"Ai gok di Ho do ale Jahowa hatimbulon dohot hagogoon dohot hamuliaon dohot hatongamon dohot pujipujian; gok di Ho tahe nang saluhut na di banua ginjang dohot na di tano on. Gok di Ho do ale Jahowa harajaon, jala dipatimbul Ho diriM di atas ni saluhut na marjujungan.

Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala."

1 Kronika 29 : 11

22 Orang Peserta Ikuti Ujian Gerejawi Calon Pendeta HKBP


Kamis (1/4/2021), diadakan ujian bagi calon pendeta yang berasal dari Sekolah Pendeta HKBP. Ujian tersebut dilaksanakan secara tertulis dan wawancara yang diikuti sebanyak 22 orang bertempat di Kantor Pusat HKBP, Pearaja,  Tarutung. Ujian tersebut diadakan di dua tempat, yaitu di Ruang Oval dan Ruang Ibadah Kantor Pusat HKBP Pearaja, Tarutung dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan. Dalam ujian tersebut hadir sebagai tim penguji: 1. Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan. MST., Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Kepala Departemen Marturia, Pdt. Kardi Simanjuntak, S.Th., M.Min., dan Kepala Departemen Diakonia Pdt. Debora Sinaga. M.Th., dan Praeses Distrik II Silindung, Pdt. Hasudungan Manalu. S.Th.


Adapun nama-nama peserta yang mengikuti ujian ialah;

1. Absalom Castel Sianipar

2. Alselsius H. Silaban

3. Anggiat Martua Tambunan

4. Donni Rikson Sidabutar

5. Ferry Pakpahan

6. Haramenak Nababan

7. Hendrad Hexon Sudirman Sinaga

8. Hermanto Hutagalung

9. Jakkon Hasudungan Sinaga

10. Manumpak Lingga

11. Marbun Hasibuan

12. Nimrot Sinaga

13. Okuli Alatas Sitohang

14. Pagar Parlindungan Tampubolon

15. Paten Sidabutar

16. Ramses Manurung

17. Ramses Siahaan

18. Ranto Simanungkalit

19. Rinto Radin Sihombing

20. Sunggul Sihombing

21. Uli Soneta Sirait

22. Vimutti L. Panjaitan.


Mengenai nama-nama peserta ini, seperti disampaikan Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar usai ibadah pagi bersama pelayan dan pegawai di Kantor Pusat tentang Calon Pendeta yang hendak mengikuti ujian wawancara, merupakan Guru Jemaat terbaik yang telah melayani lebih dari 10 tahun. Sejak belajar, tahun 2015 sampai dengan sekarang, mereka sudah hampir menjalani 7 tahun. Sementara biasanya sejak dulu, masa belajar  hingga ditahbis memakan waktu empat tahun. (B.TIK_SNS)