TARUTUNG, 06 Januari 2026 – Mengawali tahun pelayanan 2026 dengan semangat pembaruan, Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) melaksanakan ibadah peletakan batu pertama pembangunan dua unit Bagas Huria Kantor Pusat HKBP. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Nahum Situmorang, Sigompulon, Tarutung ini dimulai pada pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta tokoh penting gereja.
Ibadah syukur dipimpin oleh Pdt. Suwandi Sinambela, S.Th., M.Psi. (Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh) sebagai pengkhotbah, dengan Pdt. Hotlan Butarbutar, S.Th. (Pendeta HKBP Resort Pearaja) sebagai liturgis. Dalam khotbah yang didasarkan pada Roma 11:36, Pdt. Suwandi menekankan bahwa segala sesuatu berasal dari Tuhan dan harus dikembalikan untuk kemuliaan-Nya. Dihubungkan dengan tema besar HKBP tahun 2026, yakni “Transformasi HKBP: Pengajaran Iman di Tengah Keluarga.” Beliau menegaskan bahwa bangunan fisik ini harus menjadi simbol mezbah bagi kemuliaan Tuhan, di mana iman bertumbuh dari dalam keluarga sebagai fondasi utama pelayanan gereja.
Dalam sambutannya, Ompui Ephorus HKBP menyampaikan empat poin utama yang menjadi sorotan penting. Beliau mengawali dengan salam hangat kepada para undangan yang hadir, termasuk perwakilan Universitas HKBP Nommensen (UHN), pimpinan lembaga, kepala biro, staf kantor pusat, serta unsur pemerintah dan warga setempat.
Poin penting kedua adalah ungkapan syukur atas kedermawanan keluarga W. Hutahaean, yang mempersembahkan bantuan sebesar Rp10 miliar untuk mendukung pelayanan HKBP, termasuk mendanai pembangunan hunian tersebut. Sehubungan dengan hal itu, Ephorus mengimbau para hadirin untuk turut berpartisipasi dalam penyediaan inventaris rumah di masa mendatang.
Ketiga, Ephorus memberikan arahan strategis mengenai penamaan bangunan. Beliau menginstruksikan agar istilah “Rumah Dinas” diganti menjadi “Bagas Huria”. Perubahan ini bertujuan untuk menggeser sudut pandang dari sekadar hunian berdasarkan jabatan menjadi rumah yang memiliki nilai spiritualitas dan rasa memiliki bagi jemaat dan pelayan.
Pembangunan dua unit Bagas Huria ini ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Untuk menjamin standar kualitas yang prima, proyek ini dipercayakan kepada kontraktor Ibu Hana Simorangkir. Beliau dipilih karena rekam jejaknya yang mumpuni dalam proyek gedung dan perumahan, serta komitmennya terhadap ketepatan waktu.
Ephorus secara khusus berpesan kepada kontraktor agar proses pengerjaan dilakukan dengan penuh integritas. Pembangunan yang kokoh dan berkualitas diharapkan dapat menunjang kenyamanan para pelayan Tuhan dalam menjalankan tugas-tugas administratif maupun spiritual di Kantor Pusat HKBP.
Hadirnya fasilitas baru ini diharapkan mencerminkan semangat transformasi HKBP yang lebih profesional dalam pelayanan, transparan dalam administrasi, dan tetap setia pada pengajaran iman Kristiani.























