Renungan Harian Senin, 19 Januari 2026

“Allahmulah Allahku”

Salam sejahtera bagi kita semuanya….

Kita Berdoa:

Bapa di surga! Kami bersyukur atas kasihMu yang menyertai kehidupan kami hingga saat ini.  Sebentar kami akan mendengarkan FirmanMu; Tuntunlah kami untuk memahami dan Melakukan Firman-Mu dalam kehidupan kami. Hanya di dalam Nama Yesus Kristus kami berdoa, Amin!

 

Bapak, Ibu, saudara sekalian yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus…

Firman Tuhan hari ini tertulis di kitab Rut 1:16  ”Tetapi kata Rut: Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam; bangsamulah bangsaku, dan Allahmulah Allahku.”

              

Jemaat yang dikasihi Kristus

Kitab Rut sangat menarik dan disukai oleh kaum ibu pada umumnya. Kenapa? Karena kitab Rut mengisahkan hubungan kekeluargaan yang luar biasa antara seorang menantu terhadap mertuanya perempuan, yaitu Rut dan Naomi. Hubungan kekeluargaan ini mengajarkan tentang pemulihan hubungan, komitmen dan kesetiaan iman.

Naomi adalah seorang Yahudi dari suku Yehuda, sedangkan Rut adalah orang Moab, yang secara sosial politik kedua suku ini sering terlibat konflik dan permusuhan, padahal kedua suku ini masih memiliki hubungan keluarga, yaitu dari Lot dan Abraham. Akibat dari permusuhan itu menyebabkan adanya larangan kawin campur di antara kedua suku. Namun, anak-anak Naomi justru menikah dengan perempuan Moab, Orpa dan Rut (Rut 1:4).

Dari sini kita lihat, sejak awal Kitab Rut mengajarkan adanya upaya pemulihan hubungan kekeluargaan. Akan tetapi, sangat disayangkan karena kedua anak Naomi pun mati, yang menyebabkan Naomi harus berpisah dengan kedua menantunya. Naomi akan kembali ke Betlehem dan kedua menantunya akan kembali kepada orangtuanya masing-masing seperti adat istiadat yang berlaku.

Namun, apa yang terjadi selanjutnya? Di sinilah poin penting dari Firman Tuhan hari ini. Memang, si Orpa dengan berat hati, dia berpisah dengan Naomi, sedangkan Rut membuat keputusan spektakuler: dia setia kepada Naomi, tapi bukan sekedar setia pada ibu mertua, lebih dari itu dia setia pada Allah Israel. Dengan tegas dia berkata: “ke mana engkau pergi, ke situ juga aku pergi; di mana engkau bermalam di situ juga aku bermalam, bangsamulah bangsaku, Allahmulah Allahku”. Perkataan Rut ini adalah komitmen iman yang luar biasa, melampaui batas-batas budaya, sosial, dan nilai-nilai politik yang sedang terjadi pada saat itu.

 

Jemaat yang dikasihi Kristus….

Keputusan Rut ini pantas untuk kita renungkan dan teladani di masa kini. Bukan sekadar soal pindah adat, budaya, sosial dan agama; sebab secara materi tidak ada keuntungan yang didapatkan oleh Rut, bukankah lebih baik baginya kembali pada keluarganya dan menikah lagi dengan laki-laki lain orang Moab demi masa depannya? Namun, dia tulus untuk mengabdi pada Naomi dan Allah Naomi. Rut telah melakukan pemulihan hubungan kekeluargaan, perdamaian dan kesetiaan iman, sehingga dia memperoleh lebih dari segala materi. Pada akhirnya, Rut menikah dengan Boas, dan dari merekalah keturunan Daud sampai kepada Yesus Kristus.

Tanpa menepikan faktor Naomi, tentulah Allah yang berperan dalam hidup Rut untuk mengambil keputusan dalam hidupnya. Dan Allah juga yang berperan dalam hidup Naomi untuk turut membawa Rut ke Betlehem. Artinya: Mereka dipakai Tuhan untuk mewujudkan rancangan pemulihan, perdamaian dan keselamatan-Nya.

Dari kisah ini, kita patut merenungan bahwa Tuhan mempunyai rancangan-Nya dalam hidup setiap orang percaya dan setia imannya kepada Tuhan. Sebab itu, nyatakanlah komitmen imanmu di hadapan Tuhan dan setialah pada-Nya. AMIN

 

Mari kita Berdoa.

Bapa disorga… Trimakasih untuk firman-Mu yang menguatkan hati kami dan meneguhkan iman kami. Kiranya firman-Mu hari ini dapat menginpirasi dan memotivasi iman kami agar tetap setia kepada-Mu. Ajarlah  kami untuk tetap percaya, setia dan berharap hanya kepada-Mu saja, agar kami dimampukan dan dikuatkan untuk menjalani kehidupan ini. Karena itu, kami serahkan  hidup kami hanya kepada Tuhan. Dengarlah Doa kami ini Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin

Anugerah Tuhan kita Yesus Kristus. Kasih setia dari Allah Bapa dan Persekutuan Roh Kudus, kiranya menyertai kita sekalian hari ini dan selamanya. Amin.

Bvr. Sulastri Sitompul – Kantor Biro Zending HKBP

Scroll to Top