Ephorus Pimpin Syukuran Awal Tahun HKBP Distrik Kepri, Donasikan 500 juta bagi Korban Bencana Ekologis

Dokumentasi Foto

Batam (12/1) – “Di tengah dinamika zaman yang kian menantang, institusi gereja dituntut untuk tidak hanya menjadi menara doa, tetapi juga menjadi jangkar bagi ketahanan keluarga demi dunia yang lebih baik.” Pesan inilah yang mengemuka dalam Ibadah Syukuran Awal Tahun 2026 HKBP Distrik XX Kepulauan Riau yang digelar di HKBP Batam Resort Batam, Senin (12/1/2026).

Hadir langsung memimpin ibadah Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, menekankan bahwa fondasi masa depan gereja terletak pada kemampuan generasi saat ini mentransfer nilai-nilai iman kepada generasi mendatang. Berdasarkan Kitab Ulangan 6:4–7, Ephorus mengingatkan bahwa Allah adalah pribadi yang setia mengikatkan diri-Nya lintas generasi.

“Tuhan itu Allah kita. Kalimat ini bukan sekadar pengakuan, melainkan sebuah penegasan bahwa Allah hadir dan terus berkarya di tengah kehidupan kita. Tugas kita adalah memastikan anak-anak kita bertumbuh dalam iman yang teguh di tengah arus tantangan zaman yang tidak menentu,” ujar Ephorus Victor Tinambunan di hadapan anggota jemaat dan para pelayan.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, HKBP Distrik XX Kepulauan Riau menunjukkan komitmen sosialnya melalui aksi solidaritas kemanusiaan. Dalam kesempatan tersebut, disalurkan bantuan sebesar Rp 500 juta melalui Kantor Pusat HKBP. Dana tersebut dikumpulkan secara gotong royong oleh jemaat di wilayah Kepulauan Riau untuk membantu warga yang terdampak bencana ekologis di daratan Sumatera. Langkah ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab gereja terhadap krisis iklim dan lingkungan yang kian nyata dampaknya bagi masyarakat kecil.

“Kasih Tuhan harus mengalir melalui langkah-langkah kecil yang setia. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan memantik harapan akan kehidupan yang lebih adil,” tambah Ephorus HKBP.

Kehadiran perwakilan pemerintah daerah dalam acara ini turut mempertegas pentingnya kolaborasi antara HKBP dan pemerintah. Plt Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Sosial Bakesbangpol Kepulauan Riau, Gideon Manullang, hadir memberikan apresiasi atas peran HKBP dalam menjaga kohesi sosial.

Gideon menyatakan bahwa peran gereja sangat krusial dalam memperkuat nilai-nilai keimanan yang beriringan dengan semangat nasionalisme. “Pemerintah daerah memandang kegiatan ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap stabilitas sosial dan kerukunan umat beragama di wilayah Kepulauan Riau. Kami berharap semangat kedamaian ini terus terjaga sepanjang tahun 2026,” tuturnya.

Menjelang sore, seusai ibadah dan perayaan, Ephorus HKBP menjadi narasumber pada agenda sesi diskusi dan sharing pelayanan yang diikuti oleh seluruh pelayan penuh waktu (fulltimer) HKBP se-Distrik XX Kepri. Pertemuan ini menjadi ruang refleksi bagi para pendeta, diakoness, bibelvrouw, dan guru jemaat untuk memetakan tantangan pelayanan di wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik geografis unik.

Para pelayan gereja saling menguatkan komitmen untuk terus mendampingi jemaat, baik dalam aspek spiritual maupun penguatan ekonomi dan sosial. Syukuran awal tahun ini pun ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun di mana iman yang hidup diwujudkan dalam kerja nyata bagi sesama, utamanya melalui keluarga. Seluruh rangkaian kegiatan juga diikuti Praeses HKBP Distrik Kepulauan Riau Pdt. Henry Banuareah, para perangkat distrik, panitia, dan pelayan penuh waktu.

Scroll to Top