Kepala Departemen Marturia HKBP Kunjungi Sinode PCK Korea Selatan, Mantapkan Rencana Pengutusan Misionaris bagi WNI di Korea Selatan

Dokumentasi Foto

Seoul, Korea Selatan (9/4) – Dalam upaya nyata menjawab kebutuhan spiritual warga jemaat dan masyarakat Indonesia di perantauan, Kepala Departemen (Kadep) Marturia HKBP, Pdt. Bernard Manik, M.Th., melakukan kunjungan kerja resmi ke kantor Sinode Presbyterian Church of Korea (PCK) di Korea Selatan pada Kamis (9/4/2026). Kunjungan ini merupakan langkah strategis pimpinan gereja dalam menjajaki kerja sama pelayanan lintas negara, yang secara khusus difokuskan pada persiapan pengutusan misionaris HKBP untuk melayani ribuan warga diaspora Indonesia di negeri gingseng tersebut.

Kehadiran Pdt. Bernard Manik disambut dengan penuh kehangatan dan rasa persaudaraan ekumenis oleh pimpinan pusat PCK, Rev. Sangdhoi Choi. Dalam pertemuan dialogis tersebut, Rev. Choi menyatakan apresiasi mendalam dan dukungan penuhnya terhadap inisiatif HKBP. Ia mengakui bahwa upaya pelayanan pastoral dan pendampingan bagi komunitas perantau, baik pekerja migran maupun pelajar asal Indonesia, di Korea Selatan adalah sebuah langkah kemanusiaan dan keimanan yang sangat krusial. Dukungan strategis dari PCK ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh untuk membuka jalan bagi kolaborasi pelayanan gerejawi yang berkesinambungan antara HKBP dan PCK di masa yang akan datang.

Rencana pengutusan misionaris lintas budaya ini diinisiasi bukan tanpa alasan. Hal ini tidak terlepas dari tingginya dinamika dan tekanan kehidupan para perantau di Korea Selatan. Banyak warga negara Indonesia yang harus berhadapan dengan tantangan adaptasi budaya, beban kerja yang berat, kesepian, hingga kerinduan akan persekutuan ibadah yang menggunakan bahasa ibu mereka. Oleh karena itu, HKBP menyadari bahwa gereja tidak boleh absen, gereja harus hadir menyapa dan merangkul mereka secara langsung. Kehadiran seorang misionaris utusan dinilai sangat esensial untuk memberikan pendampingan pastoral, bimbingan rohani, serta menjadi rumah spiritual yang memulihkan bagi para jemaat yang tengah berjuang di negeri orang.

Selain itu, pertemuan ini tidak hanya sebatas urusan penempatan tenaga pelayan, melainkan menjadi langkah penting bagi HKBP untuk terus membangun sinergi dalam misi global gereja. Melalui Departemen Marturia, HKBP terus berkomitmen memperluas jangkauan pekabaran Injil dan pelayanan kasih melampaui batas-batas geografis. Dengan adanya dukungan kemitraan penuh dari Sinode PCK, Pdt. Bernard Manik optimis bahwa proses persiapan hingga pengutusan misionaris ini dapat segera direalisasikan. Kehadiran gereja ke depannya diharapkan dapat memberikan dampak transformasi yang nyata bagi pembinaan iman warga Indonesia di sana. Seluruh warga jemaat HKBP di manapun berada diharapkan turut menopang rencana agung ini di dalam doa.

Scroll to Top