"Tarehon hamu ma pinggolmuna, jala ro ma hamu tu Ahu! Tangihon hamu ma, asa mangolu tondimuna i! Jadi bahenonHu ma tu hamu padan salelenglelengna: I ma padan parasian na sintong i tu si David na so tupa muba.

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud."

Jesaya 55 : 3

Diproyeksikan jadi Percontohan di bidang Pariwisata, Ephorus Berdayakan Parhalado se-Ressort Muara

Jumat, 14 Mei 2021  |  10.00 – 14.00 WIB

---------------------

MUARA, HKBP.or.id – sadar gerejanya berada di sekitar Danau Toba – destinasi wisata super prioritas – majelis gereja (batak: Parhalado) HKBP se-Ressort Muara beri diri diberdayakan Ephorus.


Sebagai destinasi wisata super prioritas, Danau Toba menjadi magnet bagi wisatawan lokal dan internasional. Muara, sebagai salah satu kecamatan di sekitar Danau Toba akan menerima peluang sekaligus tantangan baru. Sadari peluang dan tantangan di depan mata, maka gereja HKBP se-Ressort Muara, yang terdiri dari 12 gereja serius membenahi diri. Tentu peningkatan status Danau Toba menjadi destinasi super prioritas oleh pemerintah RI ini akan meningkatkan kehidupan ekonomi dan taraf hidup. Namun disaat yang bersamaan, bukan tidak mungkin pergeseran budaya, dan degradasi iman juga menjadi tantangan yang serius, terutama bagi generasi muda gereja.

Meresponi hal tersebut, Pdt. Leonardo R. Sinambela, S.Th, M.Pd.K, Pendeta HKBP Ressort Muara, bersama para pelayan penuh waktu, dan seluruh majelis jemaat sepakat mengundang Ephorus HKBP untuk memberdayakan 110 majelis jemaat HKBP se-Ressort Muara, bertempat di HKBP Lobutangga. Respon tersebut tentu senada dengan Renstra HKBP, yang menetapkan tahun 2021 sebagai Tahun Pemberdayaan. 


Menyambut undangan dengan penuh semangat, Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar menegaskan pentingnya majelis jemaat mengenal seluruh dokumen HKBP. Dan yang tidak kalah penting dari itu, majelis jemaat harus menguatkan spiritualitas diri dengan terus meneladani Yesus dan Paulus. Ephorus berharap seluruh majelis jemaat semakin terampil melaksanakan tugas intinya sebagaimana tertulis dalam agenda HKBP. Juga tugas advisory, yakni memberi pikiran, saran dan nasehat kepada warga jemaat, juga masyarakat sekitar. Dengan demikian, peluang dan tantangan yang telah dan akan dihadapi oleh warga jemaat di Ressort Muara akan berhasil dijawab oleh majelis dengan tetap berpedoman kepada Firman Tuhan. 

Memulai kegiatan ini, terlebih dahulu Praeses HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran, Pdt. Darna br. Lumbantobing, S.Th memberi semangat dan penguatan melalui khotbahnya kepada seluruh peserta pemberdayaan ini. Hadirnya seluruh pelayan penuh waktu se-HKBP Ressort Muara memberi kegembiraan tersendiri kepada seluruh peserta. Mereka ialah Pdt. Joki Manalu, S.Th, Pdt. Desy Sibarani, S.Th (HKBP Lobutangga), Pdt. Patar Imun Situmorang, S.Th (HKBP Hutanagodang), Cal. Pdt. Resna Sipayung, S.Th (HKBP Simatupang). Kegembiaraan semakin bertambah, dengan kehadiran Pdt. Nelson F. Siregar, S.Th (Pendeta Pensiun, yang pernah menjadi Kepala Departemen Diakonia HKBP); Edward Tigor Siahaan, Owner Piltik Coffee yang tersohor itu, dan Dr. Dimpos Manalu. Menyempurnakan kegembiraan kegiatan yang sangat menaati protokol kesehatan ini, seluruh peserta sepakat mengumpulkan persembahan untuk menopang dana pensiun HKBP. 

Mengakhiri sajiannya, sekaligus wujud keseriusan mempersiapan seluruh peserta hadapi peluang dan tantangan pariwisata, Ephorus mengundang perwakilan majelis jemaat untuk datang ke Kantor Pusat HKBP, Pearaja-Tarutung membahas rencana tindak lanjut. (SKE_JFS)


Pustaka Digital