"Jadi ro ma hata ni si Samuel tu sandok Israel songon on: Molo tung mulak hamu tu Jahowa sian nasa rohamuna, sai paholang hamu ma angka debata sileban sian tongatongamuna, ro di angka sombaon Astarot, jala marsihohot rohamuna tu Jahowa, jala sasada Ibana oloi hamu, asa dipalua hamu sian tangan ni halak Palistim.

Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: "Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.""

1 Samuel 7 : 3

Distrik XVIII Jabartengdiy Berbenah Database


Pada Hari Senin (22/3), Distrik 18 Jabartengdiy secara khusus telah mengadakan pelatihan pengelolaan database HKBP. Meskipun pelatihan ini diadakan secara online, tapi tetap berlangsung cukup seru karena para peserta sangat aktif dalam bertanya dan berdiskusi mengenai database HKBP. Pelatihan Pengelolaan database yang berlangung sejak pukul 13.00 – 17.00 WIB ini pun berjalan sukses. Pasalnya, belasan huria yang selama ini belum pernah melakukan aktivasi akhirnya mengaktivasi database huria mereka. Pelatihan yang difasilitasi oleh Balitbang dan Biro Jemaat HKBP ini diikuti 91 orang, yang terdiri dari pelayan penuh waktu, Sekretaris Huria, Bendahara Huria, dan support IT huria. 




Pelatihan ini dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Sekretaris Distrik Jabartengdiy Pdt. Halomoan Marpaung, S.Th., M.Psi. Pelatihan kali ini dipandu oleh dua orang fasilitator. Fasilitator pertama, Cal. Pdt. Ferdinand Hutabarat, S.Si., S.Si (Teol.), melatih teknis pengelolaan database Huria. Sementara fasilitator keduaPdt. Herman S. Nainggolan, M.Thmenerangkan serta melatih teknis pengelolaan database Keuangan. Selain kedua fasilitator ini, ada juga Bapak Togu Sitanggang dari Biro Jemaat yang turut mendukung aktivasi database dari huria-huria peserta pelatihan.


Pelatihan ini diinisiasi oleh Praeses Distrik 18 Jabartengdiy, Pdt. Pahala Sitorus, S.Th. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa sampai saat pelatihan berlangsung, hanya delapan Resort yang secara aktif mengisi database. Jumlah ini tergolong sedikit dibanding dengan jumlah Resort yang ada di Distrik 18. Beliau mengakui ada sejumlah Resort yang data-datanya mengalami tumpang-tindih. Oleh sebab itu, beliau merasa penting untuk mengadakan pelatihan ini. Di samping untuk mendukung terpenuhinya Big Data HKBP, Pdt. Pahala Sitorus berharap agar melalui pelatihan ini para peserta punya satu pemahaman yang sama mengenai database HKBP. Dengan pemahaman yang satu, hendaknya semua pelayan full-timer, Sekretaris Huria, Bendahara Huria, atau pun admin di seluruh Huria dan Resort se-Distrik 18 Jabartengdiy bekerja melengkapi database-nya masing-masing.




Pada pelatihan ini hadir pula Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, untuk memberikan arahan dan semangat kepada seluruh peserta pelatihan. Mengapresiasi pelatihan ini, Pdt. Dr. Victor Tinambunan mengingatkan seluruh peserta bahwa penggunaan database HKBP merupakan tindak lanjut dari percakapan dan keputusan-keputusan di HKBP. Misalnya, dalam Rapat Pendeta 2017 telah diputuskan bahwa teknologi digital adalah anugerah Tuhan. Dalam Renstra HKBP pun dinyatakan bahwa teknologi digital harus dimanfaatkan. Itulah sebabnya HKBP terus mengembangkan databasenya

Pdt. Dr. Victor Tinambunan mengajak peserta untuk bersyukur kepada Tuhan atas database HKBP ini, dan sekaligus berterima kasih kepada Amang Ir. Kristofel Sirait yang telah berjerih-lelah tanpa pamrih dalam membangun dan mengembangkan database HKBP. “Sampai hari ini Amang Kristofel masih terlibat untuk menolong HKBP dalam meng-update database HKBP,” demikian dikatakan Bapak Sekjend. Bapak Sekjend juga menambahkan, bahwa beliau sangat terbantu oleh database ini dalam menjalankan tugas-tugasnya. Menurut Pdt. Dr. Victor Tinambunan, meskipun berada di luar kota, beliau tetap bisa mengakses data jemaat, personalia, keuangan, dan dana pensiun melalui gawai di tangannya. Satu hal yang ditegaskan Bapak Sekjend dalam sambutannya, bahwa kita tidak perlu ragu dengan database HKBP, sebab database ini milik HKBP, server database sudah diserah-terimakan semuanya kepada HKBP. “Jangan ada lagi keraguan pada kita seolah-olah database ini belum milik HKBP!, demikian ditegaskan Sekjend.  Karena itu, besar harapan Sekjend, agar di akhir tahun 2021 ini semua warga jemaat sudah masuk dalam database HKBP. 




Selain kata sambutan dari Sekjend HKBP, Pdt. Dr. Jhon Kristo Naibaho sebagai kepala Balitbang HKBP menyambut gembira adanya acara khusus pelatihan database se-Distrik Jabartengdiy. Beliau menginformasikan bahwa sebenarnya Balitbang dan Biro Jemaat HKBP juga mengadakan pelatihan pengelolaan database secara reguler di setiap Hari Jumat pada pukul 14.00 – 16.00 WIB. Pelatihan reguler tersebut akan memasuki seri yang ke-4 pada Jumat (26/3) yang akan datangBeliau menyarankan, peserta dapat bergabung pada pelatihan reguler jika seandainya dalam pelatihan se-Distrik tersebut didapati hal-hal teknis yang belum dimengerti. Pelatihan reguler tersebut gratis alias tidak dipungut biaya, dan dilakukan secara online. Menurut Pdt. Jhon Kristo Naibaho, pelatihan reguler secara gratis ini adalah salah satu cara Kantor Pusat HKBP melayani dan menjangkau sebanyak mungkin huria HKBP di mana pun berada.

 

Pdt. Dr. Jhon Kristo Naibaho berharap agar kita semua bersemangat dalam meng-update database HKBP sebab yang kita lakukan adalah tindak lanjut dari keputusan Rapat MPS dan Rapat Praeses, khususnya pada poin melengkapi Big Data. Sampai hari ini, database HKBP mencatatkan data 1,9 juta warga jemaat HKBP. Ada penambahan jumlah yang cukup menggembirakan setelah diadakannya pelatihan secara reguler. Jumlah ini sesungguhnya sudah melampaui data yang ada di Almanak HKBP, namun masih jauh dari jumlah riil anggota jemaat HKBP yang sesungguhnya. “Semoga di Rapat MPS bulan Oktober mendatang, data-data kita sudah benar-benar update, dan kita tahu jumlah keanggotaan jemaat HKBP yang sebenarnya, demikian ujar kepala Balitbang HKBP.




Pelatihan yang berlangsung selama empat jam lebih itu terasa cepat berlalu. Masih banyak peserta yang ingin bertanya. Pada akhir acara, Praeses Jabartengdiy Pdt. Pahala Sitorus, menekankan agar semua peserta segera mengisi dan meremajakan data hurianya masing-masing. Tidak lupa beliau menyampaikan terima kasih untuk Balitbang dan Biro Jemaat HKBP, secara khusus untuk fasilitator Pdt. Herman Nainggolan dan Cal.Pdt. Ferdinand Hutabarat. 

Pustaka Digital