"Alai didok ma tu ibana: Dipalua haporseaonmi do ho, inang! Mardame ma ho laho! Sai malua ma ho sian parniaeanmi!

Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!""

Markus 5 : 34

Ephorus HKBP Terima Kunjungan dari United Evangelical Mission (UEM) Regional Office For Asia


Selasa (02/02/2021), ompu i Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar didampingi Kepala Biro Informasi Pdt Fortunate Siagian, STh beserta staf menerima kunjungan dari United Evangelical Mission (UEM) Regional Office for Asia di Kantor Pusat HKBP Pearaja, Tarutung. Dalam kunjungan ini hadir Pdt. Petrus Sugito selaku Deputy Executive Secretary UEM Regional Office for Asia, Irma Riana Simanjuntak selaku JPIC Officer, Terri Lynn Smith selaku Project and Fundraising Officer, dan Julian M. Tampubolon selaku Assistant Program and Transportation UEM Regional Office for Asia.

Pada kesempatan itu, Pdt. Petrus Sugito selaku Deputy Executive Secretary mengucapkan terima kasih kepada ompu i Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar karena dapat menerima kunjungan mereka di tengah-tengah kesibukan ompu i. Pdt. Petrus menyampaikan bahwa kedatangan mereka hendak memberitahukan bahwa pada September mendatang, mereka akan mengadakan UEM General Assembly. GA ini sangat penting karena itu adalah perayaan GA UEM I nternasional ke-25 tahun yang akan diselenggarakan di Jerman, dan dalam acara itu juga hendak akan dipilih moderator yang baru. Dalam acara itu dibutuhkan perwakilan dari Asia, dan tentu saja juga dari Indonesia. “Kami berharap HKBP sebagai gereja terbesar akan mengirim 3 atau 4 delegasi untuk acara ini.” Ucap Pdt. Petrus Sugito

Selain itu, Pdt. Petrus juga menyampaikan bahwa UEM memprogramkan pengubahan terminologi partnership (kemitraan) menjadi companionship (persahabatan). UEM sudah mengirimkan surat kepada seluruh anggota untuk mendiskusikan tentang hal ini. “Kami berharap HKBP juga akan memberikan perhatian kepada hal ini karena hal ini sangat penting. Karena kami berpikir program companionship akan lebih kontekstual untuk sekarang ini dan kami juga merasa ini jauh lebih biblikal. Sejujurnya UEM berharap agar HKBP berkontribusi memberikan pemikiran tentang perubahan konsep partnership menjadi companionship di masa mendatang.

Dalam pertemuan ini, ompu i Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar mengucapkan terima kasih kepada pihak UEM Regional Asia karena sudah memberikan kunjungan ke Kantor Pusat HKBP di Pearaja, Tarutung dan meminta maaf karena belum dapat datang ke kantor UEM di Pematangsiantar karena beberapa kegiatan yang lebih superior. “Karena seperti diketahui Sinode Godang yang semula harusnya dilaksanakan pada bulan September harus bergeser ke bulan Desember, dan pada bulan Januari seharusnya kami melaksanakan Sinode Distrik, karena itu kami harus melakukan segala hal dengan cepat, mengadakan berbagai rapat untuk mengerjar itu semua, kami bekerja keras untuk itu semua di kantor ini”, ucap ompu i Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar.

“Terima kasih sudah berkunjung, sudah memberikan waktu ke sini, kunjungan kalian sangat berarti bagi kami. Kami juga akan berusaha selalu mendukung program dan kegiatan UEM yang akan datang. Akan tetapi kami mungkin baru akan mengikutinya di tahun depan karena kami sedang tidak punya cukup dana terkait dengan hal itu. Kami menyebut tahun ini adalah Tahun Pemberdayaan karena ada banyak sekali hal yang harus kami berdayakan mengingat keadaan kita sekarang, keadaan Covid-19 yang seperti kita ketahui bersama. Banyak orang berharap banyak pada kami, tetapi kami belum siap. Karena itu ada banyak hal yang harus kami siapkan. Oleh karena itu kami juga belum memberikan surat apapun kepada UEM. Akan tetapi kami berharap di tahun depan kami dapat melakukan lebih banyak hal untuk UEM”, Lanjutnya.

Pdt. Petrus juga menyampaikan, “Tentang pemberdayaan di mana UEM tidak banyak memiliki, kami masih tetap membutuhkan dukungan, kegiatan-kegiatan kecil, atau proyek inovatif. Jika memungkinkan, kami berharap ompu i Ephorus dapat memeriksa proposal-proposal yang telah diajukan oleh HKBP. Dan yang kedua, di Batam dan Jakarta, kami pernah menyelenggarakan forum di masa lalu dengan Praeses di Batam dan Jakarta. Kami berharap jika memungkinan kami dapat berkomunikasi lagi dengan Praeses di Batam dan di Jakarta untuk membuat forum seperti itu lagi karena hal itu sangat penting, HKBP juga sebagai motor untuk UEM.” 


Tentang hal itu Ephorus mengucapkan terima kasih kepada UEM dan mengatakan, “Saya akan memberikan handbook tentang Tahun Pemberdayaan yang kami jalankan. Mungkin tidak akan di kantor ini, akan tetapi juga di seluruh distrik. Dengan ini, mungkin kalian bisa melihat di mana UEM bisa terlibat. Namun yang kedua, anggota UEM di Jakarta atau Batam, mungkin kalian dapat menunggu sampai mereka siap di sana, mungkin di bulan April atau Mei. Saat itu mungkin kalian dapat mengirimi saya harapan-harapan kalian, saya berharap saya bisa mendorong mereka untuk melakukannya. Namun untuk sekarang mereka belum di sana, belum siap, karena masih dalam proses pekerjaan. Tentang companionship yang telah diprogramkan, kalian tentu akan melakukan hal yang lebih besar. Mungkin kami belum dapat mengikutinya, tapi kita masih dapat mendiskusikan tentang hal itu.” Ucapan ompu i Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar mengakhiri kunjungan UEM pagi itu.(SN-CP)