"Alai borngin i diida si Paulus di bagasan tondina ma Tuhan i na mandok tu ibana: Unang ma ho mabiar; hatahon ma, unang ma ho mauhom!

Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan kepada Paulus di dalam suatu penglihatan: "Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam!"

Ulaon ni Apostel 18:9

Ephorus: Membangun GSG di Masa Pandemi Langkah Gila Namun Bervisi

Sabtu, 26 Juni 2021, 13.00-14.30

-----------------------

“Membangun gedung serba guna di masa pandemi itu langkah gila,” sebut Ephorus mengawali bimbingan pastoralnya dalam peletakan batu pertama Gedung Serba Guna (GSG) HKBP Surabaya.


Ungkapan tersebut disampaikan Ephorus karena melihat visi dan semangat yang luar biasa hebat dari warga jemaat. Bagaimana tidak, ketika pandemi masih belum terkendali, ekonomi masih goncang, tapi visi HKBP Surabaya tak tergoncangkan.


Lebih lanjut, dalam menyemangati jemaat, Ephorus menegaskan bahwa dalam perjalanan sejarah umat Tuhan, seringkali kesulitan justru membuat iman bertumbuh. “Langkah iman yang harus hidupi oleh warga jemaat adalah harus tetap mengandalkan Tuhan. Juga terus melihat ke depan, jangan sampai ada keretakan-keretakan."


Pendeta setempat, Pdt. Albenar Silaen menyebutkan pembangunan GSG yang memakan biaya Rp33 miliar itu, kelak akan dipakai bersama untuk semua kegiatan kebudayaan, kemasyarakatan di Surabaya. Sehingga visi merawat toleransi dan persahabatan dengan semua kalangan dapat terejawantahkan. 


Hebatnya pembangunan GSG ini, semua kalangan masyarakat lintas suku dan agama sekitar gereja mendukung. Ini semua karena keharmonisan yang dijaga sejak lama. Khususnya sejak Pdt. Abednego Sitompul, Praeses HKBP Distrik 17 Indonesia Bagian Timur ini, melayani sebagai pendeta di gereja ini pada tahun 2010-2013. Bahkan Pak Yono, pimpinan Kuda Putih, suatu komunitas pecinta catur, menjamin bahwa persahabatan lintas suku agama tersebut di kota Surabaya akan terus terjalin mesra.

Kehadiran Ephorus pada peletakan batu pertama ini tak lepas dari usaha panitia pembangunan memanfaatkan momentum kehadiran Pdt. Dr. Robinson Butarbutar dalam kapasitasnya sebagai Ketua Rapat Pendeta yang akan memimpin Rapat Pendeta Distrik XVII Indonesia Bagian Timur. 


Panitia pembangunan meminta Ephorus mendoakan peletakan batu pertama pembangunan gedung yang direncanakan selesai 5 tahun ke depan.


Usai kebaktian peletakan batu pertama GSG yang terletak di komplek gereja HKBP Surabaya ini, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan malam nada dan dana. (SKE_JFS)