"Minggu IX Dung Trinitatis
Topik: POLIN MANGIHUTHON JESUS (MENGIKUT YESUS SECARA TOTAL)"

Ev: Lukas 12:49-53/Ep: Psalmen 82:1-8

HKBP Hadir Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Jemaat HKBP Pokkan Baru


Minggu, (23/5/2021) Kebakaran  yang terjadi Minggu, 23/5/2021 sekitar pukul 4 pagi melalap habis 7 rumah jemaat HKBP Pokkan Baru dan 1 rumah jemaat HKI yang berlokasi di Pokan Baru, Kec. Hutabayu Raja, Kab. Simalungun, Prov. Sumatera Utara. Dan tidak ada korban jiwa.



Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Debora Purada Sinaga, M.Th bersama Kepala Biro Dikaonia Sosial, Pdt. Osten Matondang serta staff Departemen Diakonia yang hadir, Praeses Distrik XXIV Tanah Jawa, Pdt. Gading Simamora, S.Th Pdt. Pendeta Ressort HKBP Pokkan Baru, Pdt. Sabar Lubis, SmTh,MM Pemuda Distrik Tanah Jawa beserta Pemuda Distrik XIII Asahan Labuhanbatu, Pemuda Distrik V Sumatera Timur laksanakan pemberian penguatan dan memberikan bantuan kepada korban bersama masyarakat yang hadir. Serta terkumpul dana spontanitas Rp 2.080.500,-



 Data korban bencana kebakaran yaitu:

1. Keluarga Ama Yanti Manurung (6 orang yaitu Bapak,Mama,dan 4 anak)

2. Keluarga Op. Ongky Sianturi (3 orang yaitu oppung dan 2 cucu)

3. Keluarga Ama Gilbert Sibarani (3orang yaitu Bapak,Mama,dan 1 anak)

4. Keluarga Ama Helty (5 orang yaitu Bapak,Mama,dan 3 anak)

5. Keluarga Op. Marsel (1 orang)

6. Keluarga Ama Senji Ompusunggu (8 orang yaitu Bapak,Mama,dan 6 anak)

7. Keluarga Op. Paldo Sianturi (2 orang yaitu ompung dan 1 anak )

8. Kel. A. Jenri Gultom jemaat HKI 



Ibadah penguatan dilaksanakan di lokasi rumah jemaat korban kebakaran. Dipandu oleh Pendeta Resort Pokkan baru. Dan renungan singkat disampaikan oleh Prases Distrik XXIV Tanah Jawa memberikan penghiburan agar korban tidak takut, biarkan Tuhan bekerja serta berharap saudara yang tergerak hatinya dapat memberikan bantuan. 


Kepala Departemen Diakonia mewakili pimpinan HKBP, Ephorus HKBP, Sekretaris Jenderal, Kepala Departemen Koinonia dan Kepala Departemen Marturia menyampaikan turut prihatin atas kebakaran yang terjadi. Tentu tidak ada satu pun yang suka bencana terjadi pada diri sendiri. Maka hendaknya lewat penguatan Firman Tuhan dari Kitab Efesus mengatakan bahwa segala perkara dapat ku tangung yang memberikan kekuatan. Kiranya keluarga dikuatkan oleh Tuhan.



Setelah acara penguatan kepada korban, salah satu korban Bapak Manurung menyampaikan terimakasih. Ia merasa berbahagia sekalipun dalam penderitaan. Lewat kehadiran gereja HKBP telah memberikan penguatan dan berterimakasih atas dukungan spontanitas yang diberikan dan berharap tetap dibawakan dalam doa agar tidak larut dalam kesedihan. (SKD-DAT)

Pustaka Digital