"Jadi ro ma hata ni si Samuel tu sandok Israel songon on: Molo tung mulak hamu tu Jahowa sian nasa rohamuna, sai paholang hamu ma angka debata sileban sian tongatongamuna, ro di angka sombaon Astarot, jala marsihohot rohamuna tu Jahowa, jala sasada Ibana oloi hamu, asa dipalua hamu sian tangan ni halak Palistim.

Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: "Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.""

1 Samuel 7 : 3

HKBP Pandan, Jadilah Gereja dan Jemaat Pendoa


Pandan-Sibolga (9/5/2021). Kepala Departemen (Kadep) Marturia HKBP Pdt. Kardi Simanjuntak, S.Th, M.Min adakan kunjungan pastoral ke HKBP Pandan Ressort Tukka Distrik IX Sibolga Tapanuli Tengah – Nias. Gereja yang memiliki jemaat ± 500 kepala keluarga dipimpin oleh Pdt. Jonni D. S. Tambun, S.Th juga sebagai Pendeta HKBP Ressort Tukka. Kunjungan Kadep Marturia HKBP disambut sukacita oleh para Sintua dan warga jemaat HKBP Pandan. Sebelum ibadah dimulai, HKBP Pandan yang saat ini sedang membangun gedung Gereja yang baru melaksanakan evangelisasi koor sebagai sarana untuk mengumpulkan dana yang akan dipakai oleh panita pembangunan gereja.


Dalam kunjungan ini, Kadep Marturia HKBP menyampaikan khotbah dalam ibadah minggu pukul 10.00 Wib berbahasa Batak Toba. Sesuai dengan topik Minggu Rogate yaitu “Doa orang beriman”, Kadep Marturia menekankan dalam kutipan khotbahnya bahwa “𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑟𝑑𝑜𝑎 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑚𝑙𝑖𝑘𝑖 ℎ𝑎𝑡𝑖 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑢𝑙𝑢𝑠, 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑒𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒ℎ𝑒𝑛𝑑𝑎𝑘 𝐴𝑙𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑟𝑡𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑢𝑛𝑔𝑔𝑢ℎ-𝑠𝑢𝑛𝑔𝑔𝑢ℎ 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑖𝑚𝑎𝑛𝑛𝑦𝑎 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑢𝑛𝑗𝑢𝑘𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎𝑎𝑛𝑛𝑦𝑎 𝑘𝑒𝑝𝑎𝑑𝑎 𝐴𝑙𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑏𝑎𝑔𝑎𝑖 𝑝𝑒𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘 ℎ𝑖𝑑𝑢𝑝 𝑑𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑟ℎ𝑎𝑑𝑎𝑝 𝑠𝑒𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑚𝑎𝑛𝑢𝑠𝑖𝑎 𝑑𝑖 𝑠𝑒𝑘𝑒𝑙𝑖𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑘𝑖𝑡𝑎. 𝐷𝑒𝑚𝑖𝑘𝑖𝑎𝑛 𝑗𝑢𝑔𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ 𝑤𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑗𝑒𝑚𝑎𝑎𝑡 𝐻𝐾𝐵𝑃 𝑃𝑎𝑛𝑑𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑖 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑗𝑒𝑚𝑎𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛𝑑𝑎𝑙𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑢𝑎𝑠𝑎 𝑑𝑜𝑎, 𝑑𝑎𝑛 𝑘𝑢𝑎𝑠𝑎 𝐴𝑙𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑠𝑒𝑡𝑖𝑎𝑝 𝑝𝑟𝑜𝑠𝑒𝑠 𝑘𝑒ℎ𝑖𝑑𝑢𝑝𝑎𝑛 𝑘𝑖𝑡𝑎 𝑚𝑎𝑠𝑖𝑛𝑔-𝑚𝑎𝑠𝑖𝑛𝑔. 𝑀𝑒𝑛𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑗𝑒𝑚𝑎𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒𝑛𝑎𝑛𝑡𝑖𝑎𝑠𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑦𝑢𝑘𝑢𝑟, 𝑡𝑎𝑛𝑔𝑔𝑢ℎ 𝑑𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑘𝑒𝑟𝑎𝑠". Di akhir khotbah Kadep Marturia HKBP juga mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama berdoa dan berpartisipasi untuk Gereja-Nya HKBP yang saat ini sedang bergumul dan bekerja keras untuk mengatasi masalah dana pensiun HKBP melalui berbagai usaha yang telah dilakukan oleh banyak gereja HKBP. 


Disamping itu, Kadep Marturia juga mengajak warga jemaat agar tetap berdoa untuk proses pembangunan gedung Gereja yang baru, agar proses pembangunan ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kehendak Tuhan. Kadep Marturia menyemangati para Panitia bahwa tidak semua orang berkesempatan dan dipercayakan oleh gereja sebagai penanggungjawab dalam suatu proses pembangunan gereja. Kiranya seluruh panitia bekerja keras dan memakai sumber daya yang ada untuk mencari dan mencukupkan dana yang dibutuhkan dan yang paling penting menjalankan tugas kepanitiaan dengan tulus, menjaga kepercayaan jemaat dan takut akan Tuhan. Sehingga target yang diharapkan bahwa bulan Desember tahun ini, gedung Gereja yang baru sudah dapat digunakan untuk beribadah. Marilah kita bersama-sama berdoa untuk gereja HKBP Pandan ini. (SKM_erhs)



Pustaka Digital