"Alai borngin i diida si Paulus di bagasan tondina ma Tuhan i na mandok tu ibana: Unang ma ho mabiar; hatahon ma, unang ma ho mauhom!

Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan kepada Paulus di dalam suatu penglihatan: "Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam!"

Ulaon ni Apostel 18:9

HKBP Simatupang, Resort Muara, Distrik XVI Humbang Habinsaran


Minggu, 19 September 2021, Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, melayankan khotbah pada ibadah Minggu ke-XVI setelah trinitatis di HKBP Simatupang, Resort Muara, Distrik X VI Humbang Habinsaran.

 

Jemaat ini adalah salah satu jemaat yang unik, anggota jemaatnya berada di dua kecamatan, Kec. Paranginan dan Kec. Muara, dan tiga desa, yakni Desa Simatupang, Sihonongan, dan Desa Hutanagodang. Jumlah anggota jemaatnya mencapai 142 KK. Jemaat ini dilayani 11 orang sintua dan 4 orang calon sintua, 3 diantaranya adalah perempuan. Kapasitas gedung gereja bisa menampung 300 seat dan hampir semua seat terisi dalam kebaktian minggu kali ini dengan tetap memakai masker.

 


Kebaktian Minggu ini terasa istimewa dengan iringan musik tiup. Ternyata tim musik tiup ini merupakan salah satu dari sekian kecil tim musik di HKBP yang masih eksis sampai sekarang. “Di era tahun 1980-an sampai dengan 1990-an, tim musik tiup HKBP Simatupang merupakan salah satu tim musik tiup Departemen Musik HKBP” ujar salah seorang sintua yang ditanyai oleh Ka. Dep. Koinonia. Suasana ibadah terasa sangat khusyuk karena anggota jemaat dengan tertib mengikuti ibadah.

 

Seusai kebaktian, seluruh parhalado dengan antusias menjamu makan siang rombongan Ka. Dep. Koinonia HKBP di gedung serbaguna gereja. Pimpinan jemaat, St. Mutiha Sianturi, didampingi pendeta resort, Pdt. Leonardo Sinambela, S.Th., M.Pd.K., dan Cal. Pdt. Resna Idayanti Sipayung, S.Th., bersama-sama seluruh parhalado HKBP Simatupang dengan senang hati mendengarkan ceramah singkat dan sharing bersama Pdt. Deonal Sinaga. 



Setelah doa penutup, seluruh parhalado dan rombongan Ka. Dep. Koinonia HKBP berfoto bersama di depan gedung gereja HKBP Simatupang sebelum meninggalkan lokasi gereja. (DK-AAS)