"Laos didok ma tu nasida: “Boasa songon i biar rohamuna? Dia do umbahen soada haporseaon di hamu?”

Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?""

Markus 4:40

Ibadah Minggu di HKBP Pulau Mandi


Buntu Pane, (1/8/2021) Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Debora Purada Sinaga, M.Th sampaikan Firman Tuhan Ibadah Minggu di HKBP Pulau Mandi, PTPN III Buntu Pane Distrik Asahan Labuhan Batu, Prov. Sumatera Utara.


Kepala Departemen Diakonia sebelumnya  menyapa 38 anak sekolah Minggu dan 3 orang guru Sekolah Minggu. Beliau, memperkenalkan pimpinan kelima pimpinan di HKBP kemudian mengajarkan anak agar tetap  memakai masker dan tidak ketinggalan mengajarkan lagu God is so good.


Pada ibadah masuk pukul 10.30 WIB hadir sekitar  250 orang dari anak-anak hingga orang tua. Secara khusu juga dan turut hadir beribadah tim Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sedang mengikuti pelatihan sebelum ditugaskan ke daerah Papua.  Di acara ibadah, pemuda turut mengkumandangkan   lagu Somba ma Debatanta dan Jangan Lelah Bekerja di Ladang Tuhan menceritakan Penyembahan kepada Tuhan.  

Petugas dalam ibadah sebagai liturgis, Pdt. Natal Asido, S.Si (Teol). Pembaca warta jemaat dan Pembawa doa syafaat serta pemain musik, St. R. Hutahean. Pengumpulan persembahan St.H.Hutabarat dan St. D. Tampubolon dan 3 orang song leader dari pemuda. 


Pesan kotbah yang disampaikan oleh pengkhotbah tertulis dari Efesus 4:1-7. Republik Indonesia menjunjung tinggi kesatuan yang harus tetap dijaga.  Sebagaimana semboyan yang tertulis di lambang Negara Indonesia, Burung Garuda Pancasila tertulis kata Bhineka Tunggal Ika, yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Sebagai umat Kristen dapat menjunjung kesatuan dengan hidup saling mendukung satu dengan yang lain, menjaga sikap rendah hati, lemah lembut, sabar, menunjukan kasih, saling membantu. 

Perhatian jemaat HKBP Pulau Mandi untuk me dukung penyelesaian utang dana pensiun menjadi teladan, jemaat dengan sukacita memberikan Rp 207.000/keluarga. 


HKBP Pulau Mandi terletak di daerah perkebunan kelapa sawit yang memiliki jemaat 25 Kepala Keluarga dan 68 orang.  Kondisi perekonomian jemaat, 21 orang bekerja menjadi tenaga kerja di kebun dari 334 orang karyawan bekerja. HKBP Pulau Mandi dilayani oleh pimpinan jemaat, Pdt. Natal Asido, S.Si (Teol) dan 9 orang sintua. 


Setelah selesai ibadah dilaksanakan acara ramah tamah dengan pelayan di rumah dinas Pendeta Resort. Kadep Diakonia menyampaikan informasi terkait  penahbisan yang difokuskan kembali ke HKBP Pearaja, situasi HKBP saat ini prihatin karena 13.000 orang positif Covid dan 300 orang meninggal dunia. Rapat Pendeta bulan Oktober 2021 dapat kiranya berjalan dengan lancar. Dan situasi keadaan keuangan pusat untuk dana program nol, pimpinan berupaya mencari dana. Setelah itu kegiatan ramah tamah ditutup dengan doa oleh Kepala Departemen Diakonia HKBP. (SKD-DAT)

Pustaka Digital