"Tarehon hamu ma pinggolmuna, jala ro ma hamu tu Ahu! Tangihon hamu ma, asa mangolu tondimuna i! Jadi bahenonHu ma tu hamu padan salelenglelengna: I ma padan parasian na sintong i tu si David na so tupa muba.

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud."

Jesaya 55 : 3

Kadep Marturia: Silahkan Briefing Saya untuk Mengenal Biro Pekabaran Injil (PI) dan Pelayanannya


Bertempat di Kantor Biro Pekabaran Injil (PI) HKBP di Pematangsiantar, Kepala Departemen Marturia HKBP adakan pertemuan bersama seluruh pelayan, staf dan pegawai yang melayani di Kantor Biro PI HKBP. "Silahkan briefing saya untuk mengenal Biro PI dan pelayanannya", ujar Kepala Departeman Marturia HKBP Pdt. Daniel T. A. Harahap, M.Th. Pertemuan ini adalah upaya untuk mengenal "Apa dan bagaimana Pekabaran Injil HKBP?" dalam bentuk sharing dan berdiskusi bersama. Dalam hal ini Kabag Administrasi Biro PI, Pdt. Freddy Limbong, M.Th lebih banyak menjelaskan keadaan pelayanan PI saat ini mulai dari daerah pelayanan yang meliputi Pulau Rupat, Jambi, Bengkalis, Meranti, Pulau Enggano, Meranti, Panamean, dan daerah PI lainnya. 


Seturut dengan itu Pdt. Hotman Nababan, S.Th selaku Kepala Biro PI menjelaskan tentang keadaan para pelayan di lapangan yang butuh perhatian guna menyemangati mereka dalam menunaikan tugas misi di daerah pelayanan masing-masing. Tidak hanya itu, Pdt. Em. Busmin Simanjuntak, M.Min yang secara volunteer melayani Suku Anak Dalam di daerah Ulu Sumay, Pemayungan, dan Sungai Pompang yang berada di Provinsi Jambi itu mengutarakan bahwa "Selain mengajarkan nilai-nilai kekristenan, menulis dan membaca, anak-anak muda dari Suku Anak Dalam perlu pelatihan keterampilan yang lebih spesifik, seperti montir, menjahit, beternak, dll. Demikian juga dengan keadaan sekolah-sekolah zending HKBP yang membutuhkan perhatian yang serius seperti di Pulau Rupat.



Di akhir pertemuan yang menghabiskan waktu 2 jam tersebut, Kadep Marturia HKBP merespon seluruh yang diutarakan oleh personil bahwa "semuanya itu adalah PR kita bersama. Mari kita menghidupkan semangat misi dari hal yang kecil. Jangan menganggap zending ini adalah buangan, tetapi mari kita rawat, dan kita jaga misi ini dengan gembira". Seiring dengan itu, Kadep Marturia meminta dan mengagendakan pertemuan dengan seluruh pelayan di daerah zending di akhir April tahun ini, untuk mendengar lebih spesifik tentang misi PI dan langkah apa yang akan dilkukan kemudian. (SKM_ERHS)