"Tarehon hamu ma pinggolmuna, jala ro ma hamu tu Ahu! Tangihon hamu ma, asa mangolu tondimuna i! Jadi bahenonHu ma tu hamu padan salelenglelengna: I ma padan parasian na sintong i tu si David na so tupa muba.

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud."

Jesaya 55 : 3

Kepala Departemen Marturia Kunjugi Pos PI Kelematan


Bengkalis – Rabu (10/02/2021), Kepala Departemen Marturia HKBP, Pdt. Kardi Simanjuntak, S.Th., M.Min., berserta rombongan melakukan perjalanan kunjungan ke Pos PI HKBP Kelemantan yang terletak di Kabupaten Bengkalis. Rombongan menyebrang menggunakan Kapal Roro sekitar 40 menit dari Pelabuhan Sungai Pakning menuju Bengkalis, dan dari sana dilanjutkan kembali menggunakan mobil dengan jarak tempuh berdurasi kurang lebih dua jam.

Setibanya di Bengkalis, rombongan singgah di HKBP Bengkalis untuk beristirahat sejenak menunggu Pdt. Ginto Robinson yang dalam perjalanan menuju Bengkalis. Pdt. Kardi mengatakan kepada para pelayan yang ditemui di HKBP Bengkalis bahwa beliau akan meninjau tanah zending yang dahulu pernah diserahkan kepada Zending HKBP. Para parhalado HKBP Bengkalis sangat mendukung rencana yang sangat baik itu.


Perjalanan dilanjutkan kembali menuju Pos PI Kelamatan dengan sepeda motor yang dikendarai oleh Pdt. Ginto Robinson. Sesampainya rombongan di lokasi, salam semangat disampaikan oleh Kepala Departemen Marturia dan rombongan kepada para pelayan dan jemaat di sana. Jamuan makan yang disediakan menghantarkan diskusi mengenai pengembangan pelayanan di beberapa pos PI di daerah Bengkalis.

Diskusi berlanjut di gedung gereja Pos PI Kelemantan, Pdt. Kardi menyampaikan ucapan terima kasih atas kesetian dan kesungguhan para pelayan yang melayani di daerah Zending HKBP ini. “Akan tetapi, perencanaan ke depan akan kemandirian pos-pos PI yang ada saat ini selalu dipikirkan demi memaksimalkan pelayanan”, ujar Kadep Marturia.


“Rencana kemandirian ini akan kita mulai dari pemberdayaan para pelayan dan jemaat kita yang ada di Kelamatan ini. Kemandiran di dana, daya dan psikis. Ini adalah suatu tranformasi yang holistik ditengah-tengah pelayanan Zending kita. Semoga kita mampu memahami dan mengikti perkembangan saat ini ditengah-tengah lingkungan kita, agar kita mampu menjadi aktor, bukan penonton,” ucap Pdt. Kardi lebih lanjut kepada para pelayan di Pos PI Kelematan. (JLS)




Pustaka Digital