"Ai gok di Ho do ale Jahowa hatimbulon dohot hagogoon dohot hamuliaon dohot hatongamon dohot pujipujian; gok di Ho tahe nang saluhut na di banua ginjang dohot na di tano on. Gok di Ho do ale Jahowa harajaon, jala dipatimbul Ho diriM di atas ni saluhut na marjujungan.

Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala."

1 Kronika 29 : 11

Lokakarya Online Program Volunteer (Sukarelawan) UEM

Jumat (5/3/21), program sukarelawan (volunteer) United Evangelical Mission (UEM) mengadakan lokakarya online bagi seluruh staf dari gereja-gereja anggota UEM di Asia yang bertanggung jawab bagi pelayanan sukarelawan. 15 orang peserta mengikuti lokakarya ini dan dimoderasi oleh Lisa Bregmann.  HKBP diwakili oleh Pdt. Sondang Napitupulu, M.Th (Kepala Biro Oikumene HKBP). 

Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai berbagai isu mengenai kerangka pelayanan dan pengorganisasian program tersebut. Pertemuan ini juga diisi oleh saling tukar informasi dan saran efektifitas program selama pandemi. Untuk sementara, program pertukaran sukarelawan muda ini belum bisa dilaksanakan dikarenakan alasan keselamatan dan sulitnya pengurusan visa di berbagai negara terkait pandemi Covid-19.


Pdt. Sondang sebagai perwakilan HKBP mengapresiasi program ini dan menyatakan kesediaan HKBP dalam mendukung serta turut mempersiapkan berbagai lokasi pelayanan di HKBP bagi para sukarelawan dari Jerman. HKBP juga sangat aktif selama ini mengirimkan kaum mudanya untuk mengikuti program ini selama satu tahun di Jerman.

Dalam sambutannya Pdt. Dr. Andar Pasaribu, pimpinan departemen pelatihan dan pemberdayaan UEM, mengharapkan terus terjalinnya komunikasi antara gereja-gereja dengan staf UEM bagian sukarelawan di UEM, khususnya dalam mempersiapkan tenaga sukarelawan di masa pandemi ini.

Program ini dibagi dalam dua bagian, yakni sukarelawan dari Asia/Afrika ke Jerman dan sukarelawan dari Jerman ke Asia/Afrika. Pertukaran ini berlangsung selama satu tahun sebagai upaya pembelajaran lintas budaya dan lintas negara bagi generasi muda di berbagai gereja anggota UEM yang tersebar di Asia, Afrika dan Jerman. (AS/SN)