"Tarehon hamu ma pinggolmuna, jala ro ma hamu tu Ahu! Tangihon hamu ma, asa mangolu tondimuna i! Jadi bahenonHu ma tu hamu padan salelenglelengna: I ma padan parasian na sintong i tu si David na so tupa muba.

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud."

Jesaya 55 : 3

Mantap! Perkampungan Pemuda Jetun Silangit Siap Jadi Pusat Pemberdayaan


Sabtu, 20 Maret 2021 | 14.55 WIB

-------------------------------------


π‘‡π‘Žπ‘˜ 𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛 π‘šπ‘Žπ‘›π‘”π‘˜π‘Ÿπ‘Žπ‘˜ π‘π‘’π‘Ÿπ‘˜π‘’π‘™π‘Žπ‘›π‘—π‘’π‘‘π‘Žπ‘›, πΈπ‘β„Žπ‘œπ‘Ÿπ‘’π‘  π‘˜π‘’π‘›π‘—π‘’π‘›π‘”π‘– π‘‘π‘Žπ‘› π‘šπ‘–π‘›π‘‘π‘Ž π‘π‘’π‘šπ‘π‘Žπ‘›π‘”π‘’π‘›π‘Žπ‘› π‘˜π‘œπ‘šπ‘π‘™π‘’π‘˜π‘  𝐽𝑒𝑑𝑒𝑛 π‘ π‘’π‘”π‘’π‘Ÿπ‘Ž π‘‘π‘–π‘ π‘’π‘™π‘’π‘ π‘Žπ‘–π‘˜π‘Žπ‘›.


Dalam perjalanan menuju Pematangsiantar, Ompui Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar menyempatkan diri meninjau langsung pembenahan Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Kompleks ini direncanakan menjadi pusat pemberdayaan yang berkelas, asri dan inspiratif.




Saat ini, pembenahan di kompleks Jetun Silangit berada di tahap penyelesaian. Conference hall yang cukup ikonik itu akan digunakan menjadi tempat pelatihan, ibadah rutin hingga kebaktian kebangunan rohani. Tak main-main, pengerjaan hall ini dipimpin langsung oleh Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan.




Tak hanya Conference Hall, nantinya akan dilakukan pembangunan stand ekspo sebagai tempat pemasaran hasil pertanian warga, penataan kebun bunga mini, tempat outbound, walking path dan homestay. Kolam renang dan lapangan futsal yang sempat terbengkalai puluhan tahun juga akan ditata kembali sehingga dapat menarik minat para pengunjung kompleks ini. 




Narasumber yang lahir di Jetun Silangit pada tahun 1987, SDS, melalui percakapan media whatsapp, menceritakan bahwa pendiri dan penggagas tempat ini adalah warga Jerman yang bernama Berghausser. Beliau ketika itu bercita-cita agar pemuda HKBP dapat dilatih dan terampil dalam bertani serta sektor lainnya, sehingga sumber daya manusia pemuda HKBP mumpuni dan berkualitas. 




SDS melanjutkan, pada tahun 1980-an, kegiatan akbar untuk pemuda HKBP pernah diselenggarakan dengan nama Jetun Games. Kala itu, Jetun Games menjadi ajang kompetisi seni dan olahraga, seperti paduan suara, berenang, volly, sepak bola, bulutangkis, catur, bahkan menyelam Batak: marungkor (menyelam gaya batu) dan marhonong (menyelam jarak jauh). Kesaksian SDS turut dipertegas oleh Pdt. Nelson Siregar (Kepala Departemen Diakonia HKBP 2004 – 2012). Beliau yang kebetulan sedang berada di Perkampungan Pemuda lantas mengajak Ephorus untuk meninjau fasilitas yang sudah lama terbengkalai bersama Pdt. Agus Manullang (Kepala Pengelola Jetun Silangit).  Ephorus pun meminta agar pembangunan dan penataan kembali Jetun Silangit harus selesai. Sehingga dapat dimaksimalkan penggunaannya demi transformasi pemuda HKBP dan warga sekitar. (SKE_JFS)