"Tarehon hamu ma pinggolmuna, jala ro ma hamu tu Ahu! Tangihon hamu ma, asa mangolu tondimuna i! Jadi bahenonHu ma tu hamu padan salelenglelengna: I ma padan parasian na sintong i tu si David na so tupa muba.

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud."

Jesaya 55 : 3

Memelihara Firman Allah Yaitu Mendengar Juga Merenungkannya

DURI, hkbp.or.id - Rangkaian kegiatan dilaksanakan oleh HKBP Resort Pardomuan, Duri dalam rangka menyambut Jubelium 50 tahun pada Maret 2022 mendatang. Berbagai kegiatan diadakan sebagai ungkapan sukacita mengingat penyertaan Tuhan selama 50 tahun dan rencana pembangunan kompleks gereja guna menunjang pelayanan di tengah-tengah jemaat HKBP Pardomuan (17/10/2021). 

Rangkaian kegiatan prajubelium bermuara pada Ibadah Minggu yang dilayani oleh Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Victor Tinambunan sebagai Pelayan Firman dan Praeses Distrik XXX Riau Pesisir, Pdt. Sarlen Lumbantobing sebagai Liturgis. 


Khotbah yang disampaikan Pdt. Tinambunan didasarkan kepada teks Lukas 11:27-28 (TB)  Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau." Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya." 

Ada banyak hal yang dianggap menjadi alasan seseorang berbahagia namun Tuhan Yesus menunjukkan suatu alasan berbahagia yang berbeda dari konsep masyarakat pada umumnya. "Tuhan Yesus menunjukkan yang disebut berbahagia tetapi berbeda dari konsep yang umumnya kita pahami, yaitu berbahagia mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya," terang Pdt. Tinambunan. 


Mendengar dan memelihara firman Tuhan terutama berbicara tentang sikap aktif merenungkan dan mengimani firman Tuhan. Pdt. Tinambunan mengambil contoh Maria yang mendengar firman Tuhan yang dibawa oleh Malaikat. "Yang memelihara bukan hanya mendengar tetapi juga, seperti si Maria, merenungkannya dan dari pendengeran timbullah iman (Rm. 10:17)." 

Dalam khotbahnya Pdt. Tinambunan juga mendorong warga jemaat untuk merefleksikan kebahagiaan dalam kehidupan setiap hari sebagai umat Tuhan yang telah mendengar dan memelihara firman Tuhan serta memeliharanya. "Sebagai umat Tuhan yang berbahagia karena mendengar dan memelihara firman Tuhan, nampak dampaknya dalam kehidupan sehari-hari; di kantor, sekolah, lingkungan, dan rumah tangga, sehingga dunia melihat dan merasakan kebahagiaan melalui kita" terangnya. 


HKBP Resort Pardomuan memiliki 1 jemaat induk dengan jumlah jemaat sebanyak 780 keluarga, 11 jemaat filial, dan 2 pos pelayanan. Jemaat Pardomuan Resort Pardomuan dilayani oleh Pdt. Halomoan Hutagaol, Pdt. F. Purba, dan Bvr. H. Sitorus. 

Sampai berita ini diturunkan acara masih berlanjut. 


SKS-NS