"Tarehon hamu ma pinggolmuna, jala ro ma hamu tu Ahu! Tangihon hamu ma, asa mangolu tondimuna i! Jadi bahenonHu ma tu hamu padan salelenglelengna: I ma padan parasian na sintong i tu si David na so tupa muba.

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud."

Jesaya 55 : 3

Mengawali Pelayanannya, Pdt. Daniel Taruli Harahap Adakan Rapat Koordinasi se-Departemen Marturia

Untuk mengetahui kondisi tempat pelayanan yang baru setelah terpilih dan dilantik menjadi Kepala Departemen Marturia HKBP, Pdt. Daniel Taruli Harahap, MTh mengadakan Rapat Koordinasi dengan staf dan pegawai yang berada di bawah naungan Departemen Marturia HKBP di Ruang Rapat Oval Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung, Senin (21/2/2022).



Beberapa masukan yang disampaikan pegawai dan staf diantaranya Pdt. Preddy Limbong, MTh yang menyoroti tentang tidak adanya kurikulum tentang Pelayanan Sending di LPP HKBP dan tentang tidak tersedianya dana operasional Sending di Biro Sending. Ia mengatakan bahwa yang ada selama ini hanya balanjo pelayan. Di samping itu, Pdt. Susi Hutabarat menginformasikan tentang jadwal pelayanan doa ibadah di Kantor Pusat yang sering tidak dilaksanakan oleh petugas yang telah dijadwalkan, terlebih dari kalangan pegawai.



Kepala Biro Sending, Pdt. Hotman Nababan menyampaikan masalah yang terjadi di Pulau Rupat Pasca Perayaan Jubileum 50 Tahun Sending di Pulau Rupat, tentang pengadaan penambahan lahan di Sending Station Pulau Rupat yang belum cair, sehingga pemilik 2 Hektar lahan membatalkan penjualan tanahnya untuk HKBP.



Setelah mendengar informasi pelayanan masing-masing pegawai dan staf yang ada di Departemen Marturia, untuk memetakan apa yang menjadi masalah dan apa yang harus dikerjakan ke depan, Pdt. Daniel Taruli Harahap menyampaikan lima hal: yang pertama, membangun komunikasi sesama pelayan di Departemen Marturia dengan memanfaatkan aplikasi yang ada seperti WhatsApp. Poin yang kedua menerapkan disipin setiap pegawai, poin yang ketiga menerapkan kerjasama tidak cukup hanya dengan pegawai dan staf Departemen Marturia, tetapi juga dengan melibatkan para Kepala Bidang yang ada di masing-masing distrik untuk menjangkau seluruh warga jemaat HKBP. Poin keempat, Kadep Marturia menyampaikan tentang kebersihan dengan menyampaikan kesepakatan untuk tidak merokok di dalam kantor di bawah naungan Marturia. Poin kelima, Pdt. Daniel menyampaikan tentang kesejahteraan bersama bagi pelayan yang ada di Departemen Marturia.



Untuk memastikan program pelayanan di Departemen Marturia dapat berjalan dengan baik, Kadep Marturia meminta masing-masing pegawai dan staf membuat Program 100 hari, program satu tahun, dan program sampai 2024 yang akan datang. Di akhir sambutannya, Pdt. Daniel mengatakan, "Ikkon sude do hita ber-Marturia”. (P.Sam – B’TIK HKBP).