"Ai gok di Ho do ale Jahowa hatimbulon dohot hagogoon dohot hamuliaon dohot hatongamon dohot pujipujian; gok di Ho tahe nang saluhut na di banua ginjang dohot na di tano on. Gok di Ho do ale Jahowa harajaon, jala dipatimbul Ho diriM di atas ni saluhut na marjujungan.

Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala."

1 Kronika 29 : 11

Pelepasan Jenazah Diak. Schw, Nuria Dumondom Gultom


Pelayanan, pengajaran dan keteladanan yang diberikan Diak. Schwester Nuria Dumondom Gultom sungguh terpatri jemaat dan pelayan HKBP, khususnya pelayan tahbisan Diakones. Ratusan Diakones, pelayan tahbisan lainnya dari berbagai tempat pelayanannya datang  dan hadir pada ibadah pelepasan jenazah Diak. Nuria yang diadakan di Gereja HKBP Balige, Sumatera Utara (20/4/2021)

Sebelum ibadah pelepasan dimulai, secara bergantian, pelayan Diakones yang bergabung dengan Ikatan Diakonia Tidak Menikah (IKADIWA) membacakan biografi, pendidikan dan pelayanan Diak. Nuria dan diselingi koor pujian dari IKADIWA.


Ibadah dipimpin praeses HKBP Distrik XI Toba Hasundutan, Pdt. Same Siahaan, S.Th. Pelepasan Jenazah disertai doa berkat dilayankan Ompu i Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar.

Nats khotbah yang disampaikan  Ephorus tertulis di kitab Mazmur 116: 15: "Berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihiNya." Dalam khotbahnya, Ephorus menyampaikan bahwa HKBP  kehilangan seorang tokoh dengan meninggalnya Diak. Schwester Nuria Dumondom Gultom. Diakones ini adalah seorang yang taat akan firman Tuhan dan aktif di gereja di masa mudanya.


Pelayanan Diak. Nuria tidak berada di mimbar, tetapi di luar mimbar yaitu melayani orang-orang sakit dan kaum butuh. Selain itu, Diak. Nuria terus memperjuangkan pendidikan, pelayanan Diakones dan hak-hak pelayan perempuan di gereja HKBP.

Banyak jemaat dan pelayan HKBP yang telah menyaksikan  gerakan dan karya pelayanan Diak. Nuria selama 64 tahun. Kesaksian tentang kepribadian dan pelayanan yang dilakukan Diak. Nuria diterima Ephorus lewat email dari pelayan dan mantan pimpinan gereja dari luar negeri  yang telah lama mengenal  Diak. Nuria yaitu dari Pdt. Peter Demberger; Prof. Dr. Karl Wilhelm Dahm, Pdt. Detlev Nonne.


Pada acara tersebut hadir juga Kepala Departemen Diakonia, Pdt. Debora Purada Sinaga, M.Th dan menyampaikan kata penghiburan mewakili pimpinan HKBP. Sekretaris Jenderal, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST membawakan doa syafaat. (B-TIK)