"Ai gok di Ho do ale Jahowa hatimbulon dohot hagogoon dohot hamuliaon dohot hatongamon dohot pujipujian; gok di Ho tahe nang saluhut na di banua ginjang dohot na di tano on. Gok di Ho do ale Jahowa harajaon, jala dipatimbul Ho diriM di atas ni saluhut na marjujungan.

Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala."

1 Kronika 29 : 11

Pemberdayaan Kepala Bidang Koinonia, Marturia, dan Diakonia HKBP

Kepala Bidang Koinonia, Marturia, dan Diakonia dari 32 Distrik HKBP berkumpul mengikuti pemberdayaan di Gedung Raja Pontas Lumbantobing, Kantor Pusat, Pearaja Tarutung. Pemberdayaan diadakan selama 2 hari (24-25/2/2022).



Sambutan Pimpinan HKBP atas kegiatan pemberdayaan disampaikan Sekretaris Jenderal, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST. Pada sambutannya, Pdt. Victor meminta agar semua kepala bidang di setiap distrik turut serta membantu penyelesaian database jemaat yang diperkirakan berjumlah 6 juta orang.

Rapat Majelis Pekerja Sinode (MPS) telah memutuskan agar penyetoran Persembahan II dan Namarboho disetorkan ke Kantor Pusat dengan virtual account. Sejak tahun 2021, sepertiga jemaat (huria) atau resort menyetorkan hak-hak pusat melalui virtual account. "Diharapkan seluruh jemaat/ resort dapat merealisasikannya pada Juni atau Juli 2022 ini. Untuk perealisasian virtual account dibutuhkan peran serta semua Kepala Bidang yang membantu Praeses di masing-masing distrik," pinta Pdt. Victor.


Kegiatan pemberdayaan dimulai pada Kamis, (24/2/2022), tepatnya pukul 15.00 Waktu Indonesia bagian Barat yang diawali dengan ibadah yang dilayankan oleh Pdt. Natalina Nababan, S. Si (Theol), seorang pendeta yang melayani di Distrik XIII Asahan Labuhan Batu. Dalam ibadah, Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga mewakili Ephorus membuka dengan resmi kegiatan pemberdayaan para Kepala Bidang yang bertugas di 32 Distrik HKBP.


Saat ini, Ompu i Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar sedang memberi wejangan kepada peserta pemberdayaan. (B-TIK)