"Ala molo jongjong hamu martangiang, sai sesa hamu ma molo adong panghurangi ni rohamu di halak, anggiat disesa nang Amamuna na di banua ginjang i salamuna.

Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."

Markus 11:25

Pemberdayaan Pelayan dan Pegawai Kantor Pusat HKBP

Departemen Koinonia HKBP melalui Biro Pembinaan HKBP mengadakan Pemberdayaan Pelayan dan Pegawai Kantor Pusat HKBP (29/04/2022) di Ruang Ibadah-Kantor Pusat HKBP. Kegiatan ini diikuti oleh 49 peserta dengan pembicara Ir. Marihot Hutahayan, M.Psi. Pemberdayaan dibuka oleh Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga.

Manang na aha pe posisita di Kantor Pusat on, pimpinan, kepala biro, staf, pegawai torus do tafokuskan meningkatkan kualitas pelayanan. Ingkon tanikmati do marhobas di posisi dia pe hita ditempatkan.” ujar Ka. Dep. Koinonia dalam kata sambutannya.


Pelayan dan pegawai di Kantor Pusat sudah seharusnya bersinergi dalam menyelesaikan setiap tugas dan tanggung jawab yang ada di kantornya masing-masing. Sehingga tidak perlu ada persaingan yang tidak sehat karena pelayanan yang diberikan seharusnya kepada Tuhan Yesus Kristus bukan kepada manusia.

Marihot membuka pembicaraan dengan mengatakan bahwa setiap orang seharusnya memiliki visi dalam menjalani hidupnya. Visi harus selalu didoakan dengan sungguh-sungguh serta dilaksanakan dengan keyakinan dengan teguh sehingga visi tersebut dapat terwujud.


Beliau melanjutkan pembicaraannya dengan mengutip Mochtar Lubis mengenai 7 Karakter Manusia Indonesia: munafik, enggan bertanggungjawab, berjiwa feodal, percaya takhyul, berwatak lemah, malas, dan suka KKN. Serta menjelaskan mengenai karakter manusia berdasarkan analogi ikan mulai dari lele (bulus - egois, serakah), patin (fulus - transaksional, materialis), bawal (mulus - ada maunya, pencitraan), tuna (lulus - professional, kompeten), salmon (tulus - kemitraan, berkorban).

Dengan memahami sudah sampai ditahap mana karakter masing-masing para pelayan dan pegawai serta berusaha meningkatkan karakternya sampai menjadi lulus (tuna) bahkan tulus (salmon) maka kualitas pelayanan di Kantor Pusat HKBP akan menjadi semakin baik kedepannya. (BP-LTN)