"Alai borngin i diida si Paulus di bagasan tondina ma Tuhan i na mandok tu ibana: Unang ma ho mabiar; hatahon ma, unang ma ho mauhom!

Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan kepada Paulus di dalam suatu penglihatan: "Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam!"

Ulaon ni Apostel 18:9

Peresmian Pos Pelayanan HKBP Palmarum Resort Sei Semayang Distrik X Medan Aceh


Minggu (28/3/2021), Pdt. Eben Ezer Siringoringo, smTh., pendeta ressort HKBP Immanuel Sei Semayang meresmikan pendirian pos parmingguon (pos pelayanan) HKBP Palmarum di bawah pelayanan HKBP Parsaulian, Resort Immanuel Sei Semayang, Distrik X Medan Aceh.

Peresmian pos pelayanan ini berawal dari kerinduan warga jemaat HKBP di sekitar daerah Hamparan Perak, Tanjung Kusta, Kecamatan Helvetia-Medan. Pembukaan pos pelayanan ini dilakukan setelah beberapa kali melakukan ibadah di rumah-rumah jemaat yang dilayani parhalado HKBP Parsaulian. Maka atas permohonan jemaat secara tertulis kepada HKBP Parsaulian, disepakatilah pendiriaan pos pelayanan ini.

Pada hari itu juga sekaligus dilakukan peletakan batu pertama pembangunan pos pelayanan HKBP Palmarum yang menjadi cikal bakal berdirinya HKBP Palmarum setelah memenuhi persyaratan menjadi huria na gok (jemaat penuh) nantinya. Jemaat HKBP yang berada di pos pelayanan ini merasa terberkati dan doanya dijawab oleh Tuhan. Tanah pertapakan pos pelayanan ini dihibahkan oleh keluarga St. Harapan Hasibuan/ br. Sinambela, seorang pengusaha dan parhalado HKBP Parsaulian, tanah yang berukuran 18x 20 m2 ini dibeli beberapa tahun yang lalu dan dipersembahkan kepada HKBP Parsaulian untuk menjadi tempat peribadahan jemaat Pos Pelayanan HKBP Palmarum.

Setelah selesai pelatakan batu pertama, acara dilanjutkan dengan ibadah Minggu di rumah keluarga Hutagaol dan peresmian Pos Pelayanan HKBP Palmarum. Pada acara peresmian terlebih dahulu dibacakan syarat-syarat mendirikan pos pelayanan yang dibacakan oleh St. Dj. Hutabarat. Selain itu, buku tingting, buku keuangan juga diberikan dalam acara ini sebagai dukungan dari HKBP Parsaulian yang disampaikan oleh St. W. Sihotang mewakili parhalao HKBP Parsaaulian. Mereka juga memberikan dukungan berupa dana untuk mendirikan tempat peribadahan ini. Selama beberapa kali kebaktian di rumah-rumah, jumlah warga jemaat yang hadir sekitar 30-39 orang dewasa.

Ibadah Minggu itu dilayani oleh Pdt. Hendra A. Silitonga, S.Th., sebagai liturgis dan petugas persembahan oleh majelis HKBP Parsaulian. Dalam khotbahnya yang dikutip dari Mazmur 31:8-16, Pdt. Eben Siringoringo mengatakan agar tetap bergantung, takut, percaya dan berseru kepada Tuhan. Dan sebagai warga jemaat HKBP harus tunduk kepada Aturan Peraturan, Konfessi dan RPP HKBP sebagai pedoman gereja. Pdt. Hendra juga menyerukan agar setiap orang tidak mencari keuntungan bagi diri sendiri, tetapi gereja hadir untuk memuliakan Allah.

Selesai acara ibadah dilanjutkan dengan makan siang dan ramah tamah serta penggalangan dana untuk pembangunan pospel ini. Masing-masing warga yang hadir memberikan sumbangan spontan sebagai dukungan. Juga dari pengurus dan anggota Persatuan Batak Bersatu (PBB) yang hadir pada acara ini dipimpin oleh A. Simanungkalit, jemaat HKBP Immanuel Sei Semayang.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Pdt. Dr. Pahala J. Simanjuntak, beliau mengajak jemaat pos pelayan ini untuk tetap bersatu jangan ada perpecahan. Dan kepada parhalado HKBP Parsaulian untuk tetap mengembangkan pelayanannya dengan membuka pos pelayanan di tempat-tempat yang bisa dijangkau. Pembangunan fisik perlu tetapi pembangunan kerohanian jemaat seperti pendirian pos pelayanan ini sangat diutamakan karena melalui itulah bisa terwujud pemberdayaan bagi seluruh jemaat HKBP.    

Hadir pada acara pembukaan pos pelayanan ini parhalado HKBP Parsaulian, Pdt. Hendra Andrew Silitonga, S.Th (Pendeta fungsional HKBP Parsaulian), Pdt. Dr. Pahala J. Simanjuntak (dosen STT HKBP, anggota jemaat/parhalado HKBP Parsaulian) dan anggota koor Ama Agape HKBP Parsaulian yang dipimpin St. T. J. Siagian, beserta seluruh warga jemaat di pos pelayanan ini baik anak-anak, remaja, pemuda, ama dan ina.


Untuk mengkoordinir  pelayanan ini dihunjuklah St. Purba (pensiun) sebagai koordinator guna memberi dan menerima informasi pelayanan dari HKBP Parsaulian sambil menunggu pengangkatan sintua learning secepatnya dari warga pos pelayanan ini. Sebab pelayanan  selanjutnya menjadi tanggung jawab dari HKBP Parsaulian  hingga berdiri menjadi jemaat penuh.

Pos pelayanan ini akan cepat berkembang mengingat lokasi ini menjadi hunian banyak orang Batak yang datang dari beberapa daerah. Mereka membeli tanah di tempat ini lalu mendirikan tempat tinggal. Dari segi lokasi juga sangat strategis untuk ditempuh melalui sepeda motor dan mobil atau angkot. Persisnya  pos pelayanan ini berada di sekitar daerah dekat  LP Tanjung Kusta dan juga dekat  HKBP Sukadono. Maka diperkirakan 3-5 tahun kedepan jemaat ini akan memiliki anggota jemaat 50-75 Kepala Keluarga mengingat pengembangan tempat ini.

(Koresponden: Pdt. Dr. Pahala J. Simanjuntak)