Renungan Harian HKBP | 11 April 2024

Doa PembukaKristus Tuhan, terima kasih setiap waktu dan masa yang telah, sedang, dan akan kami lalui. Sebentar lagi kami akan membaca firman dan renungan pada hari ini, mampukankanlah kami untuk dapat menghayati dan melakukannya setiap hari. Didalam nama Yesus Kristus kami telah berdoa. Amin.

 

Yakobus 1:17

Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

 

Pemberian yang Baik dan Anugerah yang Sempurna.

 

Jika ada pertanyaan yang diajukan kepada kita, “Apakah yang menurutmu menjadipemberian Tuhan yang baik dan sempurna di dalam kehidupanmu?” Mungkin kitaakan menjawabnya dengan berbagai pernyataan yang dipenuhi dengan berbagai nilai,keinginan, kebutuhan dan cara pandang yang kita miliki tentang hal yang bagi kita baik dan sempurna. Biasanya hal baik dan sempurna cenderung digolongkan sebagai pengalaman yang menyenangkan, membawa tawa, suka cita, indah, dan tidak membawa penderitaan, rasa sedih, dan sakit. Lalu jika hal sebaliknya ditanyakan kepada kita, “Apakah buruk apa yang menurutmu pernah atau sedang terjadi di dalam kehidupanmu?” Kita juga akan memberi jawaban yang beragam, misalnya hal buruk selalu digolongkan sebagai pengalaman yang menyakitkan, tidak menyenangkan,gagal, rasa sakit, penderitaan, lara, atau duka cita. Pengalama- pengalaman buruk tersebut sering menjadi pengalaman yang tidak menguntungkan, merugikan, bahkan menyakiti kehidupan kita.

 

Ayat bacaan kita pada hari ini memberi kekuatan dan pengharapan bagi kita karenamenyatakan bahwa pemberian Tuhan itu selalu baik dan sempurna. Dengan kata lain kita diajak untuk membuka cara berpikir baru bagi kita bahwa dalam semuakesempatan, pengalaman keberhasilan bahkan penderitaan dan kegagalan perlu kitalihat melalui kacamata iman orang percaya yang mengajak kita untuk dapatmemahami bahwa semuanya adalah pemberian yang membawa kebaikan dansempurna di hadapan Allah Bapa. Cara pandang ini mungkin sulit kita pahami apalagi lakukan. Namun, melalui iman dalam Roh-Nya, Allah Bapa selalu memberikanyang terbaik, tepat, dan benar bagi setiap manusia yang dikenal, diciptakan, dandipelihara-Nya. Karya Allah ini akan memimpin dan memulihkan setiap manusiayang menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan agar dilepaskan dari kegelapan dalam rancangan-Nya yang penuh kekuatan, pengharapan, kasih karunia, dan damaisejahtera.

 

Ayat yang menjadi bacaan pada hari ini juga mengajarkan kepada kita bahwa di dalam iman “Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang” (Yak. 1:17). Ayat ini mengajak danmengingatkan kita untuk:

1. Menyadari bahwa pemberian hidup yang bermakna, terindah, termahal, dansempurna itu ada dalam keselamatan hidup yang datang dari Allah Bapa. Hal inisesungguhnya dapat mendorong gairah dalam kehidupan kita.
2. Sepenuhnya memiliki pengharapan akan janji dan penyertaan hidup dari Tuhansekalipun kita tetap harus berhadapan dengan berbagai pergumulan danperjuangan hidup yang datang silih berganti. Di dalam hal ini Tuhan tidakberjanji untuk selalu memberi awan yang cerah sebagai tanda akan berkat danpenyertaan-Nya, karena ada kalanya kita merasakan hidup yang seolah ada didalam awan yang begitu mendung, bahkan mungkin hujan dan badai yang keras.Dalam setiap masa, kondisi, dan keadaan yang kita alami, kita perlu mengingat,bahwa janji Tuhan untuk menyertai dan memberkati kita adalah, ya dan amin.
3. Memperlihatkan bahwa Yakobus mengajarkan sukacita dan kebahagiaan bagikehidupan kita karena pemberian dan anugerah sempurna yang Tuhan berikanbagi kita. Namun sukacita tersebut akan senantisa menyertai kehidupan jika kitasenantiasa merawatnya dalam spiritualitas iman yang kita bangun dalamkeseharian hidup kita. Itu sebabnya Yakobus ayat 18 yang menjadi kelajutan dariayat bacaan kita pada hari ini memanggil setiap orang percaya untuk mengalamiproses pertumbuhan iman yang semakin matang dalam keseharian hidup. Itusebabnya kita perlu selalu menjaga hati dan menjauhkannya dari kuasa dosa.
4. Memahami bahwa kegagalan, penderitaan, dan rasa sakit yang kita alami jugaadalah bentuk kebaikan Tuhan yang menumbuhkan dan menyempurnakankehidupan kita 

Pustaka Digital