"Minggu IX Dung Trinitatis
Topik: POLIN MANGIHUTHON JESUS (MENGIKUT YESUS SECARA TOTAL)"

Ev: Lukas 12:49-53/Ep: Psalmen 82:1-8

Sekjend HKBP Paparkan "Spiritualitas Parhalado" pada Pemberdayaan Majelis Kolaborasi 3 Resort di HKBP Distrik XXVI Labuhan Batu

BAGAN BATU, hkbp.or.id - Komitmen untuk terus melanjutkan pemberdayaan sampai ke warga jemaat terus dikerjakan oleh Pimpinan HKBP. Pada kesempatan kali ini, Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Victor Tinambunan menjadi narasumber pada pemberdayaan majelis yang tergabung dari 3 resort di Distrik Labuhan Batu (12/3/2022). Ada dua topik utama yang dipaparkan oleh Pdt. Tinambunan yaitu: Spritualitas Parhalado dan Transformasi HKBP.


Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan terlebih dahulu diawali ibadah pembuka dan berlokasi di HKBP Resort Batu Mamak Torgamba. Pemberdayaan ini merupakan kolaborasi dari HKBP Resort Batu Mamak Torgamba yang dipimpin oleh Pdt. Bernike Pardosi, Resort Emplasmen Torgamba yang dipimpin oleh Pdt. Hervin Karokaro, dan Resort Sei Daun yang dipimpin oleh Pdt. Liver Silitonga selaku moderator dalam sesi presentasi. Berdasarkan pantauan, jumlah peserta yang hadir sebanyak 65 orang.

Dalam berbagai kesempatan pemberdayaan di tingkat resort, Pdt. Tinambunan selalu mendorong resort untuk berkolaborasi dalam melaksanakan pemberdayaan supaya lebih banyak majelis dan warga jemaat yang bisa mengikuti pemberdayaan.


Menyoroti tantangan yang datang dari luar terhadap pelayanan di gereja, Pdt. Tinambunan menekankan pentingnya spiritualitas yang mengakar kepada Tuhan, artinya selalu terkait dengan Tuhan. "Di tengah banyaknya tantangan dalam pelayanan, kita harus terus terkait kepada Tuhan. Spirtualitas yang mengakar kepada Tuhan, artinya selalu terkait kepada Tuhan, seperti yang tertulis dalam Kolose 2:7," terang Pdt. Tinambunan.


Selain datang dari luar diri, tantangan terhadap pelayanan di gereja juga kerap datang dari dalam diri seorang pelayan. Menurut Pdt. Tinambunan, dalam diri seseorang pelayan ada 3 bagian yang dapat menjadi sumber tantangan dan beban, yaitu: Pengalaman masa lalu, Peristiwa masa kini, dan Harapan masa depan. Mengutip Santo Agustinus, Pdt. Tinambunan mengajak para peserta untuk menyerahkan masa lalu, masa kini, dan masa depan ke dalam tangan pengasihan Tuhan.

Mewakili semua warga jemaat dan majelis tiga resort tersebut, Pdt. Bernike Pardosi mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan pemberdayaan yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal HKBP.


Kegiatan ditutup dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Hervin Karokaro.

(SKS-NS)

Pustaka Digital