"Tarehon hamu ma pinggolmuna, jala ro ma hamu tu Ahu! Tangihon hamu ma, asa mangolu tondimuna i! Jadi bahenonHu ma tu hamu padan salelenglelengna: I ma padan parasian na sintong i tu si David na so tupa muba.

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud."

Jesaya 55 : 3

Seminar Pemberdayaan Perempuan Partohonan HKBP Gelombang I

Pada Kamis (2/12/2021), bertempat di Gedung Raja Pontas, Pearaja, Tarutung, HKBP bekerjasama dengan UEM menyelenggarakan Seminar Pemberdayaan Perempuan Partohonan HKBP, yang dimulai dari tanggal 2-3 Desember 2021, dengan mengangkat tema “Aku telah memilih dan menetapkan kamu supaya pergi dan menghasilkan buah” yang didasarkan pada Yohanes 15: 16.

Seminar yang dilakukan semi virtual dimulai dengan sarapan pagi, dilanjutkan dengan pemberian kata sambutan, pemaparan topik seminar, dan diskusi yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir di gedung Raja Pontas dan seluruh partohonan perempuan di setiap distrik yang tersebar di Indonesia.

Ibadah pembukaan pada hari pertama dilayankan oleh Sekretaris Jendral HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST sebagai pengkhotbah dan Bvr. Ropenti Sitorus sebagai liturgis. Acara ini dihadiri oleh Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, dan didampingi oleh Kepala Biro Pembinaan, Pdt. Dr. Enig Aritonang dan Kepala Biro lainnya.



Berdasarkan tema tahunan yang sudah ditetapkan oleh HKBP, yaitu Tahun Pemberdayaan (tema tahun 2021), maka HKBP yang bekerjasama dengan UEM mengundang beberapa narasumber mumpuni di bidangnya untuk membahas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para pelayan perempuan. Seperti yang disampaikan oleh Ompu i Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, Kadep Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Pdt. Dr. Asnath Niwa Natar, dan Steven Tanner (selaku Konsultan Konversi Program Pensiun HKBP), bahwa perempuan dalam pelayanan misi Kristen memiliki peran besar. Karena sejak masa misi penginjilan, perempuan sudah terlibat dalam elemen-elemen penting dalam bermisi. Sampai saat ini, peran perempuan dalam menyentuh pertumbuhan spiritual umat-Nya sangat penting.




Pesan menarik dari Pdt. Asnath Natar kepada para pelayan perempuan HKBP: Pelayan perempuan tidak perlu menunggu kesempatan tiba, hanya untuk mengembangkan pelayanan. Kita sebagai pelayan perempuan sebaiknya meningkatkan spiritualitas dan keahlian personal agar dapat bergerak bebas dalam melakukan pelayanan. Allah tidak pernah membiarkan pelayan-Nya menghadapi kesulitan tak terbendung dalam setiap aspek pelayanan. Maka sudah menjadi tugas kita untuk membangun keyakinan dan kualitas diri, serta spiritualitas demi kemuliaan nama-Nya.

Hari ini, Kamis (2/12/2021) merupakan Seminar Pemberdayaan Perempuan Partohonan HKBP Gelombang 1. Seminar akan dilakukan selama 2 hari, dengan pelaksanaan gelombang 2 pada hari Jumat (3/12/2021). Mari kita dukung dan doakan kegiatan agar berjalan lancar. Bersama-sama menggalakkan semangat pelayanan kepada saudara saudari para pelayan di mana pun berada, demi kemuliaan nama-Nya. 

Pustaka Digital