"Dungi ninna Jahowa ma: “Ingkon bohingKu donganmu mardalan, asa Hutogihon ho tu hasonangan.”

Lalu Ia berfirman: “Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketenteraman kepadamu.”"

Musa 33 : 14

Sermon dan Pemberdayaan Secara Virtual di Distrik VII Samosir

(Senin, 25 April 2021)

Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Debora Purada Sinaga, M.Th menyampaikan bahan sermon kotbah Minggu tgl. 2 Mei 2021dan pemberdayaan terkait Pelayanan HKBP AIDS Ministry (HAM) secara virtual.

Sermon yang dilakukan berlangsung pukul 10:00 - 13:00 WIB yang dimoderasi oleh Pdt. Samuel Sihombing dan hostnya Pdt. Rein Justin Gultom, MA. Penyaji Epistel, C. Diak. Adha Pratiwi Sihombing, S.Ag, staff HAM.

Sermon tersebut dihadiri 32 akun pelayan fulltimer, baik itu pendeta, Bibelvrouw, Diakones dan Guru Huria.

Setelah selesai sermon dilanjutkan dengan pemberdayaan yang disampaikan oleh Diak. Berlina Sibagariang dengan topik HIV AIDS dan Pariwisata. Dari data 2003- 2020 yang disampaikan HKBP AIDS Ministry (HAM) di Kab. Samosir terdapat 17 orang, 8 orang anak-anak, 7 orang laki-laki dewasa dan 2 orang perempuan.

Samosir sebagai satu daerah destinasi pariwisata rentan untuk penularan HIV. Oleh karena itu keseriusan Distrik VII Samosir telah membentuk pengurus HAM Distrik untuk aktif melakukan sosialisasi dan pendampingan bagi jemaat HKBP yang tertular.

Kepala Departemen Diakonia, Pdt. Debora Purada Sinaga juga menyampaikan beberapa informasi terkait pergumulan dan program yang dapat dilakukan secara bersama.

Pertama sekali, Pdt. Debora Purada Sinaga menyampaikan apresiasi kepada Distrik VII Samosir yang telah memulai melakukan pembinaan pertama secara virtual. Dan bersyukur karena Distrik VII Samosir turut peduli mempertahankan house of love untuk pelayan kepada dampingan Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).

Salah satu pergumulan ODHA yang didampingi HAM bahwa anak-anak masih sulit diterima masyarakat dan mendapatkan pendidikan. Maka salah satu sekolah di Samosir yang menerima mereka memberikan harapan kepada anak-anak bersekolah walau jaraknya cukup jauh. Oleh karena itu, salah satu gereja dari Ander Agger, Jerman memberikan bantuan fasilitasi transportasi bagi anak yang akan bersekolah.

HKBP AIDS Ministry juga dalam rangka kemandirian dana berupaya untuk memikirkan kelanjutan pelayanan karena selama ini HAM didukung dari ELCA. Maka strategi upaya dilakukan dengan memandirikan dampingan lewat pembinaan dan pelatihan peningkatan ekonomi sebagai mana telah dilaksakan dengan bekerja sama dengan Menteri Sosial. Gerakan memberikan persembahan sekali sebulan dari Distrik VII Samosir dan berharap Distrik lainnya juga dapat menopang lewat persembahan sekalipun dalam sekali setahun di peringatan hari AIDS International, HKBP memberikan persembahan ke depan di ibadah Minggu. Dan lewat anggaran program yang diajukan ke Kantor Pusat dapat mendukung. Serta tahap demi tahap balanjo (gaji) staff di HAM dapat ditanggung oleh dana dari Kantor Pusat HKBP. Proyek pengembangan ekonomi dan Badan Usaha juga kiranya bisa menopang.

Perayaan Ulang tahun HAM yang 18 tahun telah melaunching bank donor darah oleh Ephorus HKBP, Pdt. Robinson Butarbutar. Lewat aksi donor darah diharapkan setiap distrik memiliki pengurus dan data pendonor darah. Maka sekali sebulan atau 3 kali sebulan tetap dilanjutkan aksi donor darah. Selain untuk mendeteksi penyebaran HIV AIDS, pendonor juga telah melakukan aksi sosial membantu saudara kita yang sangat membutuhkan darah.

HKBP AIDS Ministry juga berharap untuk menunjang pelayanan di RS HKBP Balige terhadap dampingan ODHA untuk segera mempersiapkan kantor HAM yang menjadi rujukan ODHA. Kantor yang akan dipersiapkan yang terdiri dari adanya ruang pertemuan dan rumah singgah.

Masukan dari peserta sermon menyampaikan kerinduan kembali untuk pembinaan secara langsung kepada pengurus sekaligus pelantikan pengurus HAM Distrik VII Samosir secara langsung.

Ending AIDS 2030, jauhi virusnya bukan orangnya. Bersama kita pasti bisa

(SKD-DAT)


Pustaka Digital