Renungan Harian HKBP | 16 April 2024

Bapak, ibu, dan saudara-saudara yang terkasih, mari kita membekali diri kita terlebih dahulu pagi ini dengan FirmanTuhan. Mari kita berdoa!

 

Doa Pembuka: Tuhan Yesus Pelindung kami. Kami bersyukur atas berkat hari baru yang Engkau berikan untuk kami. Bekali kami dengan Firman-Mu yang kami nantikan setiap harinya, agar kami mampu menjalani hari baru ini dengan baik. Ajarlah kami mengerti dan menghidupi firman-Mu dalam kehidupan kami. Demi Kristus, kami berdoa. Amin.

 

Bapak, ibu, dan saudara-saudara yang terkasih, renungan bagi kita pada hari ini tertulis dalam Kisah Para Rasul 4:31 beginilah firman Tuhan:

Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

demikianlah firman Tuhan.

Bapak, ibu, dan saudara-saudara yang dikasih Tuhan Yesus,pernahkah kita merasa takut menghadapi sesuatu? Entah karena pobia, masalah, atau situasi yang menekan, hal tersebut membuat kita takut melakukan apa yang seharusnya. Terkadang ada banyak hal yang menekan keberanian kita melakukan sesuatu. Muncul banyak kekuatiran yang mengganggu kita, padahal kita ingin melakukan hal baik. Mungkin juga saat kita sedang menghadapi proyek baru di tempat kita bekerja. Atau mungkin saat kita mendapat tanggung jawab baru berupa jabatan yang lebih tinggi dengan tanggung jawab dan komitmen yang lebih berat. Kita juga mungkin akan ragu dan takut menghadapinya. Ketakutan tersebut akan menghambat kita melakukan hal baik yang seharusnya kita kerjakan.

Ketakutan dan keraguan mungkin baik jika kita berhadapan dengan hal yang salah. Takut dan ragu saat melakukan hal yang salah mungkin justru adalah berkat bagi kita sehingga kita menghindari diri dari kesalahan.Namun, bagaimana kita menghadapi ketakutan melakukan hal baik dan tanggung jawab yang seharusnya kita kerjakan? Mengandalkan sesuatu yang lebih besar dan lebih kuat adalah hal yang biasanya akan kita lakukan. Meminta tolong kepada orang yang mampu dan belajar darinya, mengajak kerja sama orang-orang yang handal dan kompeten di bidang yang sulit kita kuasai, serta mencari penguatan agar lebih semangat dalam menjalankan setiap hal baik dan tanggung jawab yang kita hadapi.

Para murid Tuhan Yesus ketika ditinggalkan oleh Sang Guru pun mengalami ketakutan dan keraguan yang bahkan mungkin lebih dari yang kita rasakan. Meskipun mereka telah diyakinkan melalui kebangkitan Kristus yang nyata di depan mata mereka, mereka tetap belum memiliki keberanian yang sangat besar, cukup besar untuk meyakinkan orang bahwa ada sebuah Jalan Keselamatan yang diberikan melalui pengorbanan Tuhan Yesus Kristus.Tugas dan tanggung jawab sebagai murid Tuhan Yesus yang disampaikan oleh Sang Guru ketika hari kenaikan, yang akan kita peringati bulan depan, membutuhkan kekuatan ekstra besar agar mereka dimampukan melaksanakan tugas mereka.

Tuhan tidak hanya memberikan perintah, tetapi juga memampukan kita menjalankan tugas yang Tuhan beri dengan kekuatan yang di luar nalar kita. Para murid dikuatkan oleh Roh Kudus untuk menjalankan setiap tanggung jawab yang diembankan kepada mereka. Begitu juga dengan kita yang sudah menerima Roh Kudus dan Janji Keselamatan tersebut melalui baptisan kita. Dan kita aminkan itu semua melalui pengakuan iman dan peneguhan sidi. Sudah bisa dipastikan bahwa kita memiliki kekuatan di luar nalar manusia untuk menyelesaikan tugas, tanggung jawab, bahkan masalah yang kita emban. Namun, terkadang kita lupa bahwa kekuatan yang luar biasa tersebut selalu Tuhan limpahkan kepada kita setiap waktunya. Muncullah ketakutan yang mengganggu kita melakukan hal-hal luar biasa yang sudah Tuhan mampukan untuk kita lakukan. 

Ayat hari ini mengingatkan kita kembali, bahwa ada kekuatan di luar akal pikiran kita yang membuat kita memiliki kemampuan mengatasi segala hal buruk, dan melakukan apa yang baik dengan cara terbaik. Mari kita pilah kembali rasa takut dan ragu kita. Apakah kita hanya ragu dan takut melakukan hal yang buruk? Atau ketakutan dan keraguan kita sudah menjalar bahkan dalam hal-hal baik? Jika iya, maka mari mengingat bahwa ada kekuatan yang luar biasa yang Tuhan beri agar memampukan kita melakukan hal baik dengan cara terbaik. Melalui pengorbanan Kristus, kita dibuat menjadi baik. Dan melalui penguatan Roh Kudus, kita dimampukan melakukan yang terbaik. Amin.


Doa Penutup: Bapa di dalam Sorga, terima kasih karena Engkau telah hadir dan menyelamatkan kami, melalui pengorbanan-Mu di dalam Yesus Kristus. Hari ini Engkau mengingatkan kami bahwa ada kekuatan luar biasa yang Tuhan beri kepada kami, agar kami mampu berbuat baik dengan cara yang terbaik. Kami bersyukur Engkau memampukan kami menjadi murid-Mu. Namun, ketakutan dan keraguan terkadang menyelimuti akal budi kami, sehingga kami tidak berani menyatakan buah iman kami. Ajar kami untuk mampu mengatur rasa takut dan ragu kami. Ingatkan kami selalu bahwa Engkau, di dalam Roh Kudus, sudah hadir untuk menguatkan kami. Bersama Engkau ya Roh Kudus, kuatkan kami melakukan yang baik dengan cara yang terbaik.

Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kita sekalian. Amin.


C.Pdt. Maranata Nainggolan, S.Si (Teol)- LPP I di Biro SMIRNA HKBP

Pustaka Digital