"Alai didok ma tu ibana: Dipalua haporseaonmi do ho, inang! Mardame ma ho laho! Sai malua ma ho sian parniaeanmi!

Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!""

Markus 5 : 34

Menghadiri Ibadah Pemberangkatan Jenazah Pdt. B. M. Siagian dari HKBP Duren Sawit


Kamis, 29 April 2021, Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, menghadiri ibadah pemberangkatan jenazah Pdt. B.M. Siagian dari HKBP Duren Sawit, Ressort Duren Sawit, Distrik VIII DKI Jakarta Raya. Ibadah tersebut dipimpin oleh Pdt. Dr. Bonar Napitupulu, Ephorus HKBP (periode 2004-2012). Pdt. Dr. Deonal Sinaga mewakili pimpinan HKBP menyampaikan ucapan turut berduka cita, mengingat almarhum adalah Kepala Departemen Koinonia HKBP pertama pada periode 2004-2008. Dalam sambutannya, Pdt. Deonal Sinaga mengungkapkan kedekatan mereka secara personal dengan almarhum, Pdt. B.M. Siagian. Beberapa kesan yang diungkapkan Pdt. Deonal Sinaga tentang almarhum, bahwa Pdt. B.M. Siagian adalah sosok pendeta panutan karena keteladanannya yang rendah hati, jujur dan berintegritas, peduli terhadap sesama. Dedikasinya sebagai pendeta HKBP terlihat dari jabatan yang pernah diembannya, yakni selama dua periode dipercaya menjadi Bendahara umum HKBP. Kesan-kesan yang baik ini juga disampaikan beberapa pendeta yang menyampaikan kata-kata penghiburan, seperti Pdt. Martunas Manullang, Pdt. Ridoi Batubara, maupun beberapa undangan dan warga jemaat yang hadir.

 


Sebelumnya, setelah Pdt. Deonal Sinaga mendarat di bandara Soekarno Hatta pukul 08.15 WIB dari Kualanamu Deli Serdang, bersama beberapa rekan pendeta HKBP, menyempatkan diri ke RS Gatot Subroto, Jakarta Pusat, menjenguk Inang Dewi Susanti, istri dari Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Raya, Pdt. Bernat Manik, yang sedang sakit. Dalam kesempatan itu mendoakan Inang Dewi Susanti kiranya segera pulih dan sehat, dan memotivasi Pdt. Bernard Manik agar tetap semangat dalam menjalankan tugas-tugas dan tanggung jawab sebagai praeses sembari mendampingi istri yang sedang sakit. (DK-NXC)