"Tarehon hamu ma pinggolmuna, jala ro ma hamu tu Ahu! Tangihon hamu ma, asa mangolu tondimuna i! Jadi bahenonHu ma tu hamu padan salelenglelengna: I ma padan parasian na sintong i tu si David na so tupa muba.

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud."

Jesaya 55 : 3

Syukuran Awal Tahun HKBP Distrik III Humbang

Senin (15/02/2021), HKBP Distrik III Humbang melaksanakan syukuran awal tahun , bertempat di gedung gereja HKBP Dolok Sanggul Kota. Ibadah  dipimpin Pdt. Tota Helsi Simanjuntak, Pendeta HKBP Ressort Hutasoit dan khotbah dilayankan Praeses HKBP Distrik III. Humbang, Pdt. Daminna Lumbansiantar. Seusai pelayanan khotbah, Pdt. Daminna Lumbansiantar selaku praeses melantik Panitia Tahun Pemberdayaan HKBP Distrik III Humbang. Panitia tersebut akan melakukan koordinasi demi kesuksesan Program Tahun Pemberdayaan yang ditetapkan HKBP di tingkat pusat, distrik, resort dan jemaat.  

Mewakili Pimpinan HKBP, Kepala Departemen Koinonia,  Pdt. Dr. Deonal Sinaga menghadiri  syukuran awal  tahun HKBP Distrik III Humbang. Kesempatan tersebut  digunakan oleh Pdt. Dr. Deonal Sinaga untuk mensosialisasikan Tahun Pemberdayaan HKBP 2021.  Bersama pemerintah daerah Kabupaten Humbang Hasundutan, Praeses HKBP Distrik III Humbang, dan pelayan yang hadiri pada acara itu, Kepala Departemen Koinonia me-launching Tahun Pemberdayaan HKBP  ditandai dengan penyingkapan Logo Tahun Pemberdayaan HKBP. Semua yang hadir menyambutnya  penuh sukacita.  

Setelah ibadah, berlanjut pada acara kata sambutan. Asisten Pemerintahan, Makden Sihombing, S..Sos, MM mewakili Bupati memberi kata sambutan. Dalam sambutannya, Makden Sihombing menyampaikan salam dan rasa terima kasih   Bupati Humbang, Dosmar Banjarnahor, S.E.,  kepada HKBP,  sebagai institusi agama yang selalu mendukung program-progam pemerintah, khususnya program pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan. Turut juga disampaikan pesan Bupati  bahwa Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan akan tetap mendukung segala kegiatan HKBP, secara khusus di daerah Humbang Hasundutan.

Makden Sihombing juga menerangkan bahwa Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menjadikan tahun 2021 ini, sebagai Tahun Pemberantasan dan penanggulangan stunting. Hal itu  seirama dengan  Tahun Pemberdayaan yang ditetapkan oleh HKBP.

Selanjutnya, Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga dalam bimbingan dan arahannya menekankan beberapa tujuan (goals) yang akan dicapai oleh para pelayan dan warga jemaat  melalui berbagai program pemberdayaan di tahun 2021 ini. Enam di antaranya adalah:

1.       Setiap pelayan di HKBP merasa aman, nyaman dan damai melayani di tempat dan wilayah pelayanannya (existing ministry).

2.       Setiap pelayan dapat bersinergi dengan rekan sepelayanan di wilayah pelayanannya (existing ministry) dan bisa menjadi mitra yang bertumbuh bersama untuk mencapai tujuan bersama.

3.       Setiap warga dapat merasakan adanya pertumbuhan dan perkembangan dalam hal pengetahuan (kognitif), kerohanian (spiritualitas), kesehatan jasmani (motorik) dan emosi (sukacita).

4.       Mayoritas warga yang dilayani mengalami perubahan sikap (attitude) terhadap pelayanan yang dilayankan dalam arti yang positif, optimis, membangkitkan semangat dan pengharapan.

5.       Setiap warga jemaat semakin bertumbuh menjadi pribadi-pribadi yang bersemangat, kuat, peduli dan ingin berpartisipasi dalam pelayanan.

6.       Pelayan dan warga jemaat semakin merasa bangga dan berharga sebagai bagian dari jemaat atau organisasi gerejawi HKBP.


Membangkitkan semangat pelayan, jemaat dan undangan untuk mensukseskan program tahun pemberdayaan,   Pdt. Dr. Deonal Sinaga memberi satu pertanyaan kepada warga yang hadir, “apakah mampu mencapai semua tujuan program tersebut?” Pdt. Dr. Deonal Sinaga mengajak semua warga  memberi jawaban atas pertanyaan tersebut. Kiranya jawaban masing-masing dapat dijadikan motivasi, harapan dan doa  dari setiap warga gereja HKBP.

Pertanyaan itu kembali  diulang  dan dijawab oleh Pdt. Dr. Deonal Sinaga, “Apakah kita mampu mencapai tujuan itu?” jawabnya, “Yes, We can!”, akhirnya warga mengikuti jawaban itu dan berkata, “Yes, We can!”  (KDK-NXC)

Pustaka Digital