HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN

LAGUBOTI (19/2) – Panti Karya Hephata Laguboti menerima bantuan dua unit mobil dinas (Toyota Hiace dan Mitsubishi L300) dari keluarga St. HW Hutahaean (Labersa Group) melalui Kantor Pusat HKBP. Kendaraan ini diperuntukkan guna mendukung mobilitas dan kelancaran program pelayanan panti. Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson Hutahaean, M.Th., didampingi jajaran pimpinan HKBP dan Pimpinan Panti Karya Hephata, Diak. Risma Siregar, D.Min. Dalam arahannya, Sekjen HKBP berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta menegaskan komitmen pusat untuk terus membenahi sarana dan prasarana Panti Karya Hephata secara berkelanjutan.

SILANGIT (19/2) – Di sela pemberdayaan Kepala Bidang Koinonia, Marturia, dan Diakonia di Jetun Silangit, HKBP menerima kunjungan mitra Distrik VI Dairi dan Distrik X Medan Aceh dari Distrik An Der Agger, Jerman. Delegasi yang terdiri dari Ibu Beate, Ibu Schield, dan Pdt. Pollmann ini disambut hangat oleh pimpinan tiga departemen HKBP beserta para peserta. Kunjungan ini merupakan implementasi program kemitraan berkelanjutan, dengan fokus utama pada pertukaran pemuda tahunan. Sebagai bentuk apresiasi dan kasih, HKBP memberikan cendera mata berupa Ulos kepada para mitra. Pemberian Ulos ini menjadi simbol doa penyertaan Tuhan bagi perjalanan mereka, sekaligus memperteguh ikatan persaudaraan oikumenis antara HKBP dengan mitra di Jerman.

JAKARTA (19/2) – HKBP berkolaborasi dengan PIM Pictures dan BPODT meluncurkan film layar lebar berjudul “Antara Mama, Cinta dan Surga” yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 19 Februari 2026. Film ini mengangkat pergulatan spiritual seorang pemuda Batak bernama Bernard yang memilih menempuh jalan menjadi pendeta di tengah ekspektasi keluarga yang menginginkannya menjadi PNS. Melalui sinema, HKBP berupaya menyampaikan pesan tentang keteguhan iman, panggilan hidup, dan penghormatan terhadap orang tua dalam dinamika budaya modern. Karya sutradara Agustinus Sitorus ini menjadi sarana pengajaran nilai Kristiani yang dikemas secara populer. Film berdurasi 110 menit ini dibintangi oleh Aldy Maldini, Anneth Delliecia, Novia Situmeang, Cok Simbara, dan Dharty Manullang. Inisiatif ini merupakan langkah strategis gereja dalam menjangkau generasi muda melalui media kreatif dan budaya populer.

SILANGIT (18/2) – Pelaksanaan Pemberdayaan Kepala Bidang Koinonia, Marturia, dan Diakonia se-HKBP resmi dimulai hari ini di Jetun Silangit. Pertemuan strategis yang berlangsung hingga 20 Februari 2026 ini mengumpulkan seluruh Kepala Bidang dari tiap Distrik untuk memperkuat peran mereka di wilayah masing-masing. Melalui panduan khusus dari panitia, para peserta dibagi ke dalam tiga grup bidang untuk saling berbagi program strategis serta merefleksikan berbagai hambatan pelayanan guna mencari solusi bersama bagi pelayanan masa depan. Acara dibuka dengan ibadah bersama dan kata sambutan dari ketiga Kepala Departemen HKBP. Pada sesi utama, Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, menekankan pentingnya pengajaran iman di tengah keluarga sebagai benteng menghadapi lima ancaman besar nasional: kerusakan lingkungan, korupsi, disintegrasi sosial, krisis moral generasi muda (NAPZA), hingga kejahatan siber. Pembekalan ini diharapkan mampu mempertajam arah pelayanan para Kepala Bidang dalam merespons tantangan zaman secara konkret di tingkat Distrik.

SURABAYA (18/2) – Perampungan renovasi Rumah Dinas Praeses di Rungkut menjadi salah satu capaian fisik utama dalam Tahun Transformasi HKBP Distrik XVII Indonesia Bagian Timur. Proyek yang dimulai sejak November 2025 di bawah pengawasan Panitia Tahun Transformasi ini diresmikan melalui ibadah syukur dan acara “paulak tukang” sebagai bentuk apresiasi kepada pihak kontraktor. Keberhasilan renovasi ini mencerminkan semangat gotong royong jemaat dan menjadi sarana pendukung kelancaran operasional pelayanan di wilayah Indonesia Bagian Timur. Dalam kesempatan tersebut, diberikan pula apresiasi khusus atas dukungan jemaat yang menyediakan hunian sementara bagi keluarga Praeses selama masa pengerjaan berlangsung. Kegiatan ini dihadiri oleh para pelayan penuh waktu regio Jawa Timur, PPD, serta PND. Program renovasi dipimpin oleh Praeses Pdt. Samuel Sitompul, dengan koordinasi teknis oleh Ketua Panitia Alberd Benhard Aritonang bersama tim renovasi, St. AK. Ritonga dan AK Hutahaean.

TARUTUNG (18/2) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, menyampaikan pesan penggembalaan strategis mengenai eksistensi Kerajaan Allah di tengah krisis global. Meninjau kondisi ekologis Danau Toba, beliau menekankan lima tanda pengharapan: pemeliharaan alam, perjuangan keadilan, ketekunan ibadah jemaat, pertobatan hidup, dan solidaritas kemanusiaan. Refleksi ini menjadi landasan kegiatan penguatan iman bagi warga HKBP dalam menghadapi tantangan moral dan kerusakan lingkungan. Ephorus menegaskan bahwa kehadiran gereja harus menjadi saksi nyata kedaulatan Tuhan melalui aksi kasih dan pemulihan ciptaan. Pesan ini mengajak seluruh jemaat bertransformasi menjadi agen perubahan yang membawa terang di tengah dunia yang sedang rapuh.

JAKARTA (18/2) – Persekutuan Evangelis HKBP Distrik VIII DKI Jakarta melaksanakan kunjungan pelayanan pastoral ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kriminal Umum Kelas I Cipinang. Mengusung tema “Pergilah, Aku Menyertai Kamu” (Matius 28:18-20), kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan moral dan penguatan iman bagi warga binaan. Suasana haru mewarnai persekutuan saat para penghuni Lapas mengekspresikan harapan masa depan mereka sebagai momen “pulang ke rumah” untuk memulai hidup baru. Ibadah dan pendampingan ini dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan. Melalui aksi ini, gereja menunjukkan peran aktif dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat, memastikan bahwa pesan pengharapan dan penyertaan Tuhan tetap hadir bagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.

CIPAYUNG (17/2) – Peningkatan kompetensi pengajaran Firman Tuhan dan penanaman karakter Kristiani menjadi fokus utama dalam Pembinaan Guru Sekolah Minggu (GSM) yang digelar di HKBP Resort Cipayung Cilangkap. Kegiatan intensif ini diikuti oleh 26 peserta yang berkomitmen memperkuat kualitas pelayanan bagi generasi muda gereja. Melalui pelatihan ini, para guru dibekali kemampuan pedagogi dan spiritualitas yang relevan guna mencetak generasi yang tangguh secara iman. Program ini mencerminkan semangat kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan masa depan gereja melalui pendidikan anak yang berakar pada Alkitab. Kegiatan ini diselenggarakan di bawah kepemimpinan Pdt. Rudianto Silalahi, M.Div., MA., M.Th., serta mendapat dukungan penuh dan apresiasi dari Kepala Departemen Koinonia HKBP.

PEARAJA (17/2) – Optimalisasi komunikasi digital dan tata kelola teknologi informasi telah membuka peluang besar bagi penguatan operasional gereja melalui penerimaan hibah teknologi dari Microsoft. Dukungan berupa 150 akun Office 365 Pro dan 50 lisensi Windows original ini menjadi langkah maju dalam menata sistem administrasi yang modern. Pemanfaatan platform digital ini juga memungkinkan gereja mengakses sumber donasi global dengan tingkat kecocokan mencapai 70-90%, yang diproyeksikan sebagai solusi strategis untuk mendanai berbagai program pelayanan di tengah tantangan anggaran. Inovasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian finansial serta memastikan efektivitas pelayanan di seluruh lini organisasi. Pencapaian signifikan ini dikelola langsung oleh Kantor Pusat HKBP melalui Sekretaris Jenderal HKBP bersama tim IT yang terus bergerak mendorong transformasi digital di lingkungan HKBP.

JAKARTA (17/2) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, menggelar diskusi strategis bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, guna membahas akselerasi kesejahteraan masyarakat di wilayah Bonapasogit. Fokus utama pertemuan ini mencakup pengembangan SDM dan pemulihan ekosistem Danau Toba sebagai aset warisan dunia. Dalam kolaborasi ini, direalisasikan pembangunan 103 unit rumah di Tapanuli Utara bagi keluarga terdampak bencana ekologis. Melalui program rumah subsidi kementerian, HKBP bersinergi menghadirkan solusi tempat tinggal layak bagi rakyat. Upaya ini merupakan langkah nyata gereja dan pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

JAKARTA (16/2) – Peluncuran perdana (Gala Premier) film “Antara Cinta, Mama dan Surga: Bahasa Cinta Nommensen” di XXI menjadi sarana penguatan nilai budaya dan perjalanan batin bagi jemaat. Film ini menyoroti keindahan alam Tapanuli hingga situs sejarah Kantor Pusat HKBP sebagai latar pelayanan yang kuat. Substansi karya ini menekankan pentingnya edukasi, toleransi, dan refleksi kasih terhadap ibu serta pengabdian kepada Tuhan. Selain sebagai tontonan yang menginspirasi, film ini memiliki dimensi pelayanan sosial di mana 10% dari hasil penjualan tiket akan disumbangkan untuk mendukung pelayanan gereja. Acara ini dihadiri oleh Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, Kepala Departemen Marturia dan Kepala Departemen Diakonia, bersama jajaran pelayan jemaat, para undangan, serta masyarakat luas yang memberikan apresiasi atas karya yang memadukan seni dan misi ini.

SILANGIT (16/2) – Pembinaan intensif selama tiga bulan terhadap Shemma Band, grup musik binaan Kantor Pusat HKBP, kini memasuki tahap siap tampil. Band yang beranggotakan para calon pelayan dari Biro TIK, Biro Jemaat, dan Biro Personalia ini dipersiapkan secara khusus untuk memimpin Ibadah Alternatif di Jetun Silangit setiap hari Minggu. Program ini merupakan terobosan gereja dalam menghadirkan gaya peribadatan yang relevan dan terbuka bagi masyarakat umum serta generasi muda. Melalui kreativitas musik, HKBP berupaya memperluas jangkauan pelayanan spiritual yang lebih inklusif dan dinamis. Inovasi pelayanan ini dipelopori langsung oleh Sekretaris Jenderal HKBP sebagai bagian dari pengembangan kapasitas talenta para calon pelayan di lingkungan Kantor Pusat.

SIBOLGA (16/2) – Upaya pemenuhan hunian layak bagi pegawai gereja dimulai melalui Ibadah Peletakan Batu Pertama pembangunan tiga unit rumah dinas bagi Sekretaris Distrik, Koster, dan Pegawai HKBP Distrik IX Sibolga-Tapteng-Nias. Meski diguyur hujan deras, kegiatan tetap berlangsung khidmat sebagai simbol dimulainya pengadaan fasilitas rumah tinggal yang lebih memadai guna menggantikan bangunan sebelumnya yang sudah tidak layak huni. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan menjadi landasan kuat untuk memperlengkapi para pelayan dan staf distrik agar dapat menjalankan tugas pelayanan dengan lebih optimal dan fokus. Prosesi peletakan batu pertama dipimpin oleh Praeses Pdt. Nikson Simajuntak, S.Th, didampingi Kabid Marturia Pdt. Andi Joko Limbong, Kabid Koinonia Pdt. Wilson Siahaan, S.Th, serta perwakilan MPSD, Pendeta Resort, dan staf distrik terkait.

TARAKAN (16/2) – HKBP Distrik XXVII Borneo secara resmi melaksanakan Ibadah Bona Taon 2026 sekaligus peluncuran Tahun Orientasi Pelayanan: Transformasi Pengajaran Iman di Tengah Keluarga. Bertempat di HKBP Tarakan, kegiatan ini bertujuan menyosialisasikan fokus pelayanan tahun 2026 yang menekankan peran keluarga sebagai landasan utama pertumbuhan iman sesuai amanat Ulangan 6:4-9. Melalui momentum ini, seluruh jemaat di wilayah Kalimantan Utara diajak untuk memperkuat pendampingan rohani di rumah tangga sebagai basis transformasi gereja. Antusiasme warga jemaat sebagai tuan rumah menjadi penggerak utama suksesnya implementasi program strategis ini di tingkat distrik. Ibadah syukur ini dilayani oleh Pdt. Martua Alfonso Vransisco Nainggolan, S.Th sebagai liturgis dan Pdt. Bontor I P Panggabean, S.Th sebagai pengkhotbah.

TANGERANG (16/2) – HKBP Distrik XXI Banten memantapkan rencana pelayanan tahun 2026 melalui Rapat Koordinasi Program Kerja Kepala Bidang (Kabid) Koinonia, Marturia, dan Diakonia. Rapat ini secara strategis merumuskan program yang responsif terhadap tantangan sosial kontemporer. Substansi program kerja tahun ini memberikan perhatian khusus pada pembinaan generasi muda melalui penguatan kapasitas Guru Sekolah Minggu, serta jangkauan pelayanan inklusif bagi kaum difabel dan masyarakat suku Badui. Selain itu, Distrik XXI berkomitmen menghadirkan gereja sebagai solusi nyata melalui pendampingan bagi perempuan korban KDRT serta penanggulangan dampak judi online dan narkoba di kalangan pemuda. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini dipimpin oleh Praeses HKBP Distrik XXI Banten, didampingi oleh Sekretaris Distrik Pdt. Josua M.F. Aritonang, M.Th, serta dihadiri oleh Kabid Koinonia Pdt. Lamhot Silalahi, S.Th, Kabid Marturia Pdt. Sarlen Lumbantobing, S.Th., MA, dan Kabid Diakonia St. Dra. Tiurida Hutabarat.

MEDAN (16/2) – Tim Bravo melaksanakan sosialisasi lokapasar (marketplace) DioMart dalam pertemuan Sermon Parhalado di HKBP Perum Simalingkar, Distrik X Medan Aceh. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis gereja dalam mendorong transformasi ekonomi digital bagi warga jemaat. Substansi sosialisasi difokuskan pada pemanfaatan platform DioMart sebagai wadah pemberdayaan UMKM jemaat untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Melalui semangat kesehatian, program ini diharapkan mampu membuka jalan berkat melalui sinergi ekonomi yang profesional dan terintegrasi di wilayah Medan dan Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Bravo DioMart dan dihadiri oleh para pelayan (Parhalado) HKBP Perum Simalingkar yang memberikan sambutan antusias terhadap pengembangan ekosistem digital gereja tersebut.

JAKARTA (16/2) – Ibadah Bona Taon dan Peluncuran Program Distrik VIII DKI Jakarta berlangsung khidmat sebagai penanda dimulainya tahun pelayanan 2026. Kegiatan ini menjadi momentum krusial dalam mensosialisasikan fokus orientasi Transformasi 2026 yang berpusat pada penguatan iman di lingkup rumah tangga. Substansi program tahun ini ditekankan melalui subtema pemberdayaan keluarga agar hidup di dalam Firman Tuhan, sehingga mampu membentuk karakter Kristus yang tangguh dalam menghadapi dinamika perubahan zaman. Melalui peluncuran ini, setiap keluarga jemaat diharapkan menjadi basis utama transformasi spiritual yang berdampak bagi lingkungan sekitar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, dengan pelayan khotbah Kadep Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, serta turut dihadiri oleh Kadep Marturia HKBP, Pdt. Bernard Manik.

TANAH KARO (15/2) – HKBP Simpang Opat, Resort Est. Bandar Purba, menerima kunjungan pastoral dan pelayanan ibadah Minggu dari Praeses Distrik XII Tanah Alas, Pdt. Bikwai H. Simanjuntak, M.Th. Gereja yang telah berdiri sejak tahun 1970-an di Kabupaten Karo ini melaksanakan rangkaian ibadah yang khidmat bersama 33 KK jemaat yang dipimpin oleh St. B. Sihombing. Kegiatan difokuskan pada penguatan spiritual melalui pemberitaan Firman mengenai kemuliaan Yesus Kristus. Dalam rangkaian acara tersebut, ditekankan pula pentingnya peran keluarga jemaat dalam mendengarkan serta mengajarkan Firman Tuhan sebagai fondasi hidup. Pelayanan ini menjadi momentum berharga bagi jemaat setempat untuk mempererat persekutuan dan memperkokoh komitmen iman di tengah keluarga.

AMBARITA (15/2) – Pengurus PPRN bersama Tim Pelayan Fulltimer HKBP Resort Ambarita menyelenggarakan kegiatan Kebaktian Kebersamaan Iman (KKI) bagi 120 Remaja dan Naposobulung di HKBP Janji Martahan. Mengangkat tema “Tanggalkanlah Apa yang Tidak Berguna” (Efesus 4:22-24), kegiatan rutin bulanan ini difokuskan pada pembinaan iman generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman dengan karakter MarTuhan, Marbisuk, dan Marroha. Program ini menekankan pentingnya menempatkan kaum muda sebagai subjek pelayanan melalui dukungan anggaran dan perhatian serius gereja. Melalui pendampingan spiritual ini, HKBP Resort Ambarita berkomitmen bahwa pembangunan iman pemuda jauh lebih krusial dibandingkan pembangunan fisik, demi menjaga keberlanjutan dan masa depan jemaat yang hidup.

MUSI BANYUASIN (15/2) – HKBP Letare Bayung Lencir, Resort Maranatha Betung, melaksanakan Ibadah Peletakan Batu Pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung gereja. Kegiatan ini dilaksanakan segera setelah ibadah Minggu dan dipimpin langsung oleh Pendeta HKBP Resort Maranatha Betung, Pdt. Rukun Hutagalung, M.Th. Acara ini menjadi momentum krusial bagi jemaat dalam mewujudkan sarana ibadah yang lebih representatif di wilayah Distrik XV Sumbagsel. Prosesi peletakan batu pertama dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dan landasan iman bahwa pembangunan ini berjalan di atas dasar kasih Tuhan. Melalui kegiatan ini, seluruh jemaat diajak bersatu hati dalam doa dan gotong royong agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai.

MEDAN (15/2) – Ramah Tamah Mahasiswa yang digelar di Gedung HKBP Resort Medan Estate menjadi langkah strategis gereja dalam membangun kedekatan dengan kalangan akademisi. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan relasi serta penyediaan wadah dukungan spiritual bagi mahasiswa di wilayah Medan. Melalui pertemuan ini, gereja berupaya memberikan semangat baru dan pendampingan pastoral guna memastikan para mahasiswa tetap berakar dalam iman selama menempuh pendidikan. Program ini merupakan bentuk kepedulian nyata dalam mengawal proses generasi muda meraih masa depan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pendeta Mahasiswa HKBP Distrik X Medan Aceh, Pdt. Renata Panjaitan, S.Th, berdasarkan penugasan Praeses Pdt. Suwandi Sinambela, serta didampingi oleh Pdt. Anwar Nababan.

JAMBI (15/2) – HKBP Agave Mendalo melaksanakan rangkaian kegiatan pelayanan yang berfokus pada penguatan iman dan perluasan jangkauan pastoral mahasiswa. Agenda diawali dengan ibadah Minggu Estomihi yang dilayani oleh Praeses HKBP Distrik XXV Jambi, Pdt. Kamson R.A. Pasaribu, M.Th. Substansi khotbah menekankan keteguhan iman jemaat dalam perlindungan Tuhan sesuai dengan topik Minggu Estomihi. Kegiatan berlanjut dengan sesi diskusi koordinatif antara Praeses, Parhalado, dan pimpinan jemaat. Fokus utama pembahasan adalah inisiasi pembentukan Persekutuan Mahasiswa HKBP, mengingat posisi gereja yang strategis di dekat kampus UNJA. Pertemuan ini menjadi langkah awal gereja dalam mengintegrasikan pelayanan akademik dan spiritual, guna menjadikan HKBP Agave Mendalo sebagai pusat pendampingan iman yang efektif bagi mahasiswa di lingkungan universitas.

JAKARTA (15/2) – HKBP Perumnas Klender menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Parhalado dan Keluarga dengan menghadirkan motivator nasional, Drs. Saut Sitompul, M.Si., CEM. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan materi “Transformasi Pengajaran Iman di Tengah Keluarga” sebagai upaya membekali para pelayan dan orang tua dalam mendidik generasi muda di era modern. Dalam paparannya, narasumber menekankan empat faktor kunci pertumbuhan iman: kuasa Roh Kudus, keteladanan hidup pelayan gereja, peran model orang tua di rumah, serta budaya literasi Alkitab dalam keluarga. Melalui pembekalan ini, diharapkan tercipta sinergi antara peran gereja dan rumah tangga untuk melahirkan generasi yang memiliki karakter kristiani yang kuat, tangguh, dan berintegritas.

MEDAN (15/2) – Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, melayankan khotbah Minggu Estomihi di HKBP Medan Teladan. Mengangkat topik “Yesus Dimuliakan Di Atas Gunung” (Markus 9:2-9), beliau merefleksikan peristiwa transfigurasi Kristus sebagai jaminan kemuliaan Allah di tengah pergumulan dunia. Pdt. Deonal menekankan bahwa pengalaman di “puncak gunung” bukanlah tujuan akhir, melainkan bekal untuk turun ke lembah pelayanan dan melakukan kehendak Bapa. Mengutip pesan dari awan, “Dengarkanlah Dia!”, jemaat diajak setia mengikut Yesus, memikul salib, dan menjadikan Firman Tuhan sebagai penuntun hidup agar beroleh anugerah serta keselamatan sejati.

MEDAN (15/2) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, menghadiri perayaan Jubileum 50 Tahun HKBP Maranatha, Distrik X Medan Aceh, dengan penuh sukacita. Momen bersejarah ini ditandai dengan aksi penanaman pohon di lokasi gereja sebagai simbol pertumbuhan iman. Bagi Ephorus, perayaan ini sangat berkesan karena beliau pernah bertugas sebagai Calon Pendeta di jemaat ini pada 1991. Beliau mengapresiasi pertumbuhan jemaat yang kini mencapai lebih dari 300 KK. Ephorus berharap di usia emas ini, HKBP Maranatha terus bertumbuh dalam kualitas iman dan menjadi berkat nyata bagi masyarakat sekitar. Soli Deo Gloria.

PARBULUAN (14/2) – Perayaan kasih melalui Pendalaman Alkitab (PA) Remaja Naposo (ReNa) bertema “Spread Love Nonstop” sukses digelar di HKBP Pangiringan. Kegiatan spesial ini berfokus pada pemaknaan kasih Kristus yang tulus berdasarkan Yohanes 3:16, guna mendorong generasi muda memancarkan damai sejahtera dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk ekspresi kasih persaudaraan, acara diakhiri dengan pembagian cokelat dan surat kasih kepada seluruh peserta. Program ini bertujuan mempererat ikatan persekutuan serta mengarahkan pemuda agar menjadikan kasih Allah sebagai dasar utama dalam menjalin relasi. ​Ibadah dan pendampingan pastoral ini dipimpin oleh CBiv. Gina Siallagan, S.Ag, yang melayani langsung jemaat muda di gereja tersebut.

IPUH (14/2) – Seksi Perempuan (SPP) HKBP Ipuh menyelenggarakan perayaan Bona Taon sekaligus HUT ke-1 Seksi Perempuan dengan berbagai rangkaian kegiatan luar ruang (outdoor). Acara yang berlangsung penuh sukacita ini bertujuan untuk mempererat persekutuan dan semangat kebersamaan di antara kaum perempuan jemaat. Substansi kegiatan dimeriahkan dengan berbagai perlombaan kelompok tradisional, salah satunya adalah pertandingan manghunti tandok. Melalui perlombaan ini, unsur budaya Batak dipadukan dengan kemeriahan khas ulang tahun, menciptakan suasana yang seru dan penuh tawa. Perayaan ini menjadi momentum penting bagi Seksi Perempuan HKBP Ipuh untuk mengawali tahun pelayanan dengan semangat persatuan yang lebih kuat.

BALARAJA (14/2) – Dalam rangka mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan, Tim Verifikasi HKBP Distrik XXI Banten melakukan Audit Keuangan dan Aset di HKBP Balaraja. Kegiatan ini merupakan prosedur standar pertanggungjawaban administratif menyusul adanya mutasi pelayan di gereja tersebut. Bersamaan dengan verifikasi ini, dilaksanakan pula serah terima jabatan Pendeta Fungsional dari Pdt. Rumantoh Sibarani, M.Th (pindah tugas ke HKBP Setia Mekar) kepada Pdt. Marganda Parsaoran Tampubolon, S.Th. Melalui proses audit dan transisi kepemimpinan ini, HKBP memastikan setiap aset dan dana pelayanan tetap terjaga demi keberlangsungan program jemaat di masa depan. Acara dipimpin langsung oleh Praeses Distrik XXI Banten, Pdt. Sumihar Sinaga, M.Th., D.Min, didampingi Sekretaris Distrik Pdt. Josua M.F. Aritonang, M.Th, dan Pdt. Selamat Pardomuan Hutagaol, S.Th.

MEDAN (14/2) – HKBP Maranatha Resort Maranatha menyelenggarakan Ibadah Hasuhuton Pesta Jubileum 50 Tahun pada Sabtu (14/02). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh, Pdt. Suwandi Sinambela, S.Th., M.Psi, yang bertindak sebagai pengkhotbah, didampingi Pdt. Indra Hutauruk, M.Th sebagai liturgis. Perayaan ini menjadi momentum penting bagi jemaat dan pelayan untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan selama setengah abad. Dalam rangkaian kegiatannya, ibadah ini menekankan bahwa esensi jubileum bukanlah kemegahan fisik, melainkan kematangan kualitas pelayanan. Seluruh fulltimer, parhalado, dan jemaat yang dipimpin Pdt. Togi Siregar menunjukkan kebersamaan yang solid sebagai wujud syukur. Kegiatan ini sekaligus menjadi deklarasi komitmen untuk semakin mantap dalam melayani dan memberikan makna nyata bagi sesama seiring bertambahnya usia gereja.

PANGKALAN KERINCI (14/2) – HKBP Resort Agape Pangkalan Kerinci menyelenggarakan kegiatan pembekalan bagi seluruh Parhalado (pelayan gereja). Kegiatan intensif ini dirancang untuk memperkuat kapasitas, integritas, dan semangat pelayanan para fungsionaris gereja dalam menjalankan tugas-tugas gerejawi di tengah jemaat. Sesi pembekalan menghadirkan narasumber utama, yakni Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min, bersama Praeses HKBP Distrik XXII Riau, Pdt. Hardy Lumbantobing, M.Th. Didampingi Pendeta Resort, Pdt. Budianto Sianturi, rangkaian kegiatan ini memfokuskan pada pendalaman visi pelayanan diakonia dan penguatan koordinasi organisasi, guna memastikan para pelayan siap menghadapi tantangan pelayanan yang semakin kompleks.

TANAH JAWA (14/2) – Peningkatan kualitas musik dan pemanduan nyanyian jemaat menjadi fokus utama dalam Pembekalan Song Leader dan Pemain Musik yang digelar di HKBP Sampuran Nauli. Kegiatan ini bertujuan menegaskan peran pemusik dan pemandu suara sebagai pelayan ibadah, bukan sekadar penampil. Beberapa poin teknis ditekankan, termasuk pentingnya harmonisasi volume instrumen dengan bangunan gereja serta peran song leader dalam menuntun jemaat tanpa mendominasi jalannya peribadahan. Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan suasana ibadah Minggu yang lebih khidmat dan teratur melalui keseimbangan antara musik dan partisipasi suara seluruh jemaat. Pembekalan ini dipimpin oleh Kabid Marturia Distrik XXIV, Pdt. Janry Simanjuntak, M.Th, bersama Pendeta Resort HKBP Sampuran Nauli, Pdt. Jhonson Marpaung, S.Th.

BINJAI (14/2) – HKBP Resort Tandam, Distrik XXIII Binjai Langkat, sukses menyelenggarakan Rapat Program Kerja dan Anggaran tahun 2026. Pertemuan strategis ini difokuskan pada penyusunan rencana pelayanan dan pengelolaan keuangan gereja yang transparan guna mendukung visi misi jemaat selama satu tahun ke depan. Sejalan dengan orientasi pelayanan tahun ini, rapat mengusung tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Melalui kegiatan ini, seluruh pelayan dan fungsionaris jemaat berkomitmen menyinergikan anggaran untuk program-program yang memperkuat peran keluarga sebagai basis utama pembentukan karakter dan iman, demi mewujudkan jemaat yang bertumbuh secara kualitas maupun kuantitas.

BEKASI (14/2) – Setelah menanti selama 38 tahun, HKBP Taman Wisma Asri akhirnya memulai pembangunan gedung gereja melalui ibadah peletakan batu pertama. Momen bersejarah ini terlaksana pasca terbitnya IMB dari Pemerintah Kota Bekasi pada 6 Januari 2026. Acara diawali seremoni bersama Forkopimda Kota Bekasi, dilanjutkan ibadah yang dipimpin Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th. Dalam khotbahnya (Mazmur 26:8), Praeses mengapresiasi kesetiaan jemaat serta dedikasi almarhum Ketua Pembangunan, Brigjend Pol (Purn) Saut Sinaga. Peletakan batu pertama ini menjadi simbol kepercayaan kepada Tuhan sekaligus pencapaian perdana perizinan gereja di masa kepemimpinan Pdt. Henri Napitupulu di Distrik XIX Bekasi.

TARUTUNG (14/2) – Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, menerima kunjungan 54 Remaja dan Naposobulung (RNPB) HKBP Perkembangan Resort Sidikalang III di Kantor Pusat HKBP, Pearaja. Kunjungan yang didampingi oleh Pdt. Benaya P. Sinaga, M.Th ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan pembekalan karakter bagi generasi muda gereja. Dalam arahannya, Pdt. Deonal menekankan pentingnya membangun kepribadian unggul yang disiplin, rendah hati, dan berintegritas. Menanggapi motivasi tersebut, para pemuda berkomitmen untuk membanggakan orang tua serta melayani bangsa dengan semangat “YES I CAN”. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat iman dan kepercayaan diri pemuda HKBP untuk meraih cita-cita.

PEARAJA (14/2) – Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, mengimbau seluruh warga dan pelayan jemaat untuk memanfaatkan program Tabungan BTN–HKBP. Melalui kerja sama ini, BTN memberikan kontribusi dana sebesar 1% per tahun dari saldo rata-rata gabungan nasabah kepada HKBP tanpa memotong saldo pemilik rekening. Dana yang terkumpul akan dialokasikan sebesar 70% untuk pengembangan pelayanan HKBP dan 30% untuk kemajuan Universitas HKBP Nommensen (UHN). Dengan potensi saldo mencapai triliunan rupiah, program ini diharapkan menjadi pilar finansial yang kuat untuk mendukung transformasi pelayanan dan pendidikan di lingkungan HKBP secara berkelanjutan.

TARUTUNG (14/2) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, memberikan refleksi mendalam mengenai bahaya kebencian yang dapat mengeraskan hati manusia. Beliau mengibaratkan hati yang penuh kebencian seperti tanah mengeras yang menolak benih kebenaran, sehingga fakta sejelas apa pun akan memantul sia-sia. Menurut Ephorus, kebencian bukan sekadar emosi, melainkan belenggu yang menutup pintu batin dari pemulihan. Mengutip Amsal 4:23, beliau mengingatkan jemaat untuk menjaga hati dengan segala kewaspadaan. Keikhlasan menerima kebenaran hanya mungkin terjadi jika hati dibebaskan dari kebencian, sehingga setiap pribadi mampu memancarkan kehidupan dan kesaksian iman yang tulus di tengah masyarakat.

TARUTUNG (13/2) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, menekankan pentingnya disiplin rohani dalam berkomunikasi di era digital. Beliau mengajak jemaat untuk menerapkan jeda minimal 24 jam sebelum membalas pesan yang memicu amarah. Nasihat ini bertujuan memberi ruang bagi Roh Kudus untuk menata batin agar respons yang diberikan tidak dikuasai emosi. Dalam refleksinya, Ephorus menjelaskan bahwa diam sejenak adalah bentuk tanggung jawab untuk menjaga kesaksian kasih. Beliau berharap dari setiap jemaat mengalir keteduhan sikap dan keindahan tutur kata yang memancarkan Kristus, sehingga kehadiran warga HKBP mampu menjadi penyejuk di tengah kebisingan dan pertentangan dunia saat ini.

SURABAYA (13/2) – Menyongsong perayaan HUT ke-165, HKBP melalui Panitia menggelar rangkaian Konser Road to 165. Salah satu agenda besar dilaksanakan di Surabaya pada Jumat, 13 Februari 2026 bertempat di Multi Purpose Hall. Konser ini dimeriahkan oleh deretan artis papan atas seperti Marsada Band, Osen Hutasoit, Tongam Sirait, Maria Calista, hingga Alex Hutajulu. Kegiatan ini merupakan sarana mempererat kebersamaan jemaat sekaligus menyosialisasikan visi transformasi HKBP di berbagai kota. Tiket dapat diperoleh melalui situs tiketapasaja.com. Informasi selengkapnya mengenai jadwal konser lainnya dapat diakses melalui akun Instagram resmi Panitia HUT-165 Tahun HKBP : https://www.instagram.com/huthkbp165

MEDAN (12/2) – Persekutuan Hari Depan (PHD) Lansia HKBP Distrik X Medan-Aceh menggelar Ibadah Syukur dan HUT ke-10 Lansia di HKBP Melati, Rayon III. Kegiatan ini dihadiri oleh Dameria Pangaribuan sebagai narasumber yang memberikan pembekalan mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta kebersamaan di usia senja. Dalam sesi dialog, ditekankan bahwa lansia merupakan pilar inspirasi dan sumber keteladanan yang kaya akan nilai kebijaksanaan bagi keluarga maupun jemaat. Melalui momentum ini, para lansia HKBP diharapkan terus bersemangat dalam melayani dan menjadi berkat bagi generasi penerus, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarjemaat di lingkungan Distrik X.

JAKARTA (13/2) – Menyongsong perayaan HUT ke-165, HKBP melalui Panitia menggelar rangkaian Konser Road to 165. Salah satu agenda besar akan dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari 2026 pukul 18.30 WIB bertempat di Smesco Indonesia, Jakarta. Konser ini menampilkan deretan artis ternama seperti Marsada Band, Osen Hutasoit, Amigos Band, Gok Malau, RNB, Antonio Simbolon, hingga Dorman Manik & Rani Simbolon. Kegiatan ini bertujuan mempererat kebersamaan jemaat sekaligus menyosialisasikan visi transformasi HKBP. Tiket dapat diperoleh melalui situs tiketapasaja.com. Informasi selengkapnya mengenai jadwal konser di kota-kota lain tersedia melalui akun Instagram resmi Panitia HUT-165 Tahun HKBP : https://www.instagram.com/huthkbp165

DURI (13/02) – HKBP Distrik XXX Riau Pesisir menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) strategis untuk menyusun perencanaan Pesta Perayaan HUT ke-165 HKBP. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Praeses bersama para Pendeta Resort Regional Duri guna merumuskan teknis pelaksanaan dan target pencapaian pesta besar tersebut di wilayah Riau Pesisir. Rapat ini memfokuskan pada sinkronisasi strategi antara pimpinan distrik, pendeta resort, dan Panitia Inti yang dipimpin oleh St. Johannes Tambunan. Melalui koordinasi intensif ini, seluruh tahapan pelaksanaan dirancang secara mendetail agar perayaan hari jadi ke-165 dapat berjalan sistematis dan berdampak bagi penguatan iman jemaat di Distrik XXX Riau Pesisir.

TANAH JAWA (13/2) – HKBP Distrik XXIV Tanah Jawa melaksanakan verifikasi keuangan menyeluruh di HKBP Parsaoran Nauli Resort Balimbingan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Praeses Pdt. Tonggo Sitompul, M.Th, MM ini bertujuan untuk melakukan audit dan validasi laporan posisi keuangan serta aset gereja sebelum dilakukan pergantian pimpinan. Proses verifikasi teknis dijalankan oleh Sekretaris Distrik bersama Kabid Marturia, Pdt. Janry Simanjuntak, M.Th, guna memastikan seluruh administrasi keuangan dalam kondisi akuntabel. Setelah hasil verifikasi disetujui Praeses, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Diak. Helen Friska Silaban kepada Pdt. Freddy DWP Sianturi, S.Th. Penuntasan verifikasi ini menjamin kelangsungan manajemen pelayanan yang transparan di tempat pelayanan yang baru.

MEDAN (13/2) – HKBP Distrik X Medan Aceh secara resmi memulai langkah pendirian Pos Pelayanan baru melalui peninjauan lokasi di kawasan Jalan Kelambir V, Medan. Praeses Pdt. Suwandi Sinambela bersama tim distrik turun langsung ke lapangan untuk menetapkan titik koordinat strategis guna menjangkau lebih dari 30 Kepala Keluarga yang siap bergabung menjadi bagian dari HKBP Resort Sion. Kegiatan ekspansi ini merupakan aksi nyata dari target ambisius distrik untuk mendirikan 10 Pos Pelayanan tambahan dalam rangka menyambut Jubileum ke-75. Melalui peninjauan ini, dipastikan bahwa sarana fisik dan potensi jemaat telah siap dikembangkan demi memperluas jangkauan persekutuan dan mempermudah akses ibadah bagi warga jemaat di wilayah tersebut.

BEKASI (13/2) – HKBP Resort Duta Permai menyelenggarakan rangkaian verifikasi administrasi dan serah terima jabatan (Sertijab) Pendeta Resort. Kegiatan diawali dengan audit menyeluruh oleh tim distrik yang meliputi pemeriksaan keuangan dan aset pelayanan. Acara inti dilanjutkan dengan prosesi serah terima jabatan dari Pdt. Sunggul Sihombing kepada Pdt. Santawaty Sirait, M.Th, yang dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi. Seluruh rangkaian kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pelayan dan fungsionaris dari gereja pagaran (HKBP Babelan Kota dan HKBP Prima Harapan). Sebagai puncak dari proses mutasi ini, akan dilaksanakan acara pisah sambut pada ibadah Minggu, 15 Februari 2026, sebagai momentum perpisahan sekaligus penyambutan pelayan yang baru.

TARUTUNG (13/2) – Departemen Koinonia HKBP melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan secara daring pada Kamis (13/02). Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, menjelaskan bahwa metode online dipilih guna memastikan koordinasi tetap berjalan efektif di tengah padatnya jadwal kegiatan pelayanan di berbagai daerah, termasuk agenda Asian Regional Assembly (AsRA) di Medan. Rapat tersebut fokus pada evaluasi kinerja bulan sebelumnya serta pemantapan implementasi program kerja untuk satu bulan ke depan. Melalui koordinasi ini, Departemen Koinonia berkomitmen untuk terus menjaga ritme pelayanan yang responsif dan akuntabel, memastikan seluruh program strategis di tingkat pusat hingga daerah terealisasi sesuai rencana.

TARUTUNG (13/2) – Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, menyatakan rasa syukur atas meningkatnya kepercayaan internasional terhadap HKBP. Melalui Rapat Komite Eksekutif Lutheran World Federation (LWF), Pdt. Mikhael Sihotang terpilih mewakili pemuda Lutheran sedunia dalam kelompok kerja hubungan LWF dan Gereja Katolik Roma. Posisi strategis ini berfokus pada penyusunan dokumen bersama untuk merayakan 500 tahun Konfesi Augsburg pada 2030. Dalam pertemuan perdana di Slovenia yang turut dihadiri Presiden Nataša Pirc Musar, keterlibatan pelayan muda HKBP ini menjadi bukti nyata peran aktif gereja dalam gerakan oikumene global guna merajut persaudaraan antarumat Kristiani di tingkat dunia.

TANGERANG (12/2) – HKBP Distrik XXI Banten menyelenggarakan ibadah Syukuran Awal Tahun (Bona Taon) sekaligus peluncuran resmi Orientasi Pelayanan HKBP 2026: Tahun Transformasi. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para pelayan dan perwakilan jemaat dari seluruh wilayah Banten. Dalam peluncuran tersebut, Praeses menekankan pentingnya pembaruan hati dan sistem pelayanan agar gereja semakin berdampak di tengah tantangan zaman. Momentum ini menjadi tonggak awal bagi seluruh jemaat Distrik XXI untuk bersinergi mewujudkan visi transformasi pusat melalui program-program kreatif yang menyentuh jemaat secara langsung demi kemuliaan Tuhan.

BALIKPAPAN (12/2) – Persekutuan Parompuan HKBP Distrik XXVII Borneo menggelar Ibadah Syukur Awal Tahun 2026 di HKBP Ephipanias, Resort Balikpapan Utara. Mengusung tema “Perempuan Berhikmat Membangun Keluarga dalam Iman,” kegiatan ini bertujuan membekali kaum perempuan agar menjadi pilar rohani yang kokoh dalam rumah tangga. Ibadah syukur ini dihadiri oleh utusan perempuan dari berbagai jemaat di wilayah Borneo. Melalui pertemuan ini, diharapkan kaum perempuan Distrik XXVII semakin bersinergi dan berhikmat dalam menjalankan peran mereka, sejalan dengan visi transformasi gereja untuk memperkuat pengajaran iman di tengah keluarga sebagai fondasi pelayanan yang lebih luas.

BALIKPAPAN (12/2) – Parompuan HKBP Distrik XXVII Borneo menyelenggarakan Ibadah Syukur Awal Tahun 2026 di HKBP Epiphanias Resort Balikpapan Utara. Kegiatan yang dihadiri 200 peserta ini mengusung tema “Perempuan Berhikmat Membangun Keluarga Dalam Iman” (Amsal 14:1), dengan fokus utama mendorong peran perempuan sebagai penggerak pengajaran iman di dalam keluarga. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Pardamean Doloksaribu (Liturgis) dan Pdt. Gading Simamora (Doa Syafaat), sementara khotbah dilayankan oleh Praeses HKBP Distrik XXVII Borneo, Pdt. Samuel Ambarita, S.Th. Melalui kegiatan ini, Praeses mengapresiasi semangat para perempuan Borneo dan berharap mereka semakin tangguh serta bijaksana dalam melayani keluarga, gereja, dan masyarakat luas. Saran Langkah Berikutnya:

HUTANABOLON (12/2) – Kabar duka menyelimuti jemaat HKBP Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah. Melalui informasi yang diterima Emeritus Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, banjir kembali menerjang wilayah tersebut pada dini hari tadi. Bencana ini berdampak langsung pada gedung gereja dan rumah dinas pendeta resort yang baru saja selesai diperbaiki pascabanjir bandang November 2025 lalu. Meski sebelumnya telah dibangun tanggul tinggi dengan alat berat, debit air yang besar tetap meluap ke pemukiman. Segenap pimpinan dan keluarga besar HKBP mengajak seluruh jemaat untuk bersatu dalam doa memohon kekuatan bagi masyarakat setempat serta perlindungan Tuhan di tengah ancaman cuaca ekstrem.

Renungan Harian HKBP

Renungan Terkini

Renungan Harian Jumat, 20 Februari 2026

Doa Pembuka: Terpujilah Engkau Tuhan yang senantiasa memberkati kami pribadi lepas pribadi dalam setiap aktivitas kehidupan kami. Kami akan memulai segala kegiatan kami pada pagi hari ini engkau yang memberkati kami, terlebih firmanMu yang akan menjadi pedoman bagi kehidupan kami, berkati hati dan pikiran kami supaya kami dipenuhkan oleh hanya karna FirmanMu. Di dalam nama anakMu Tuhan Yesus Kristus kami berdoa kepadaMu. Amin.

Firman Tuhan yang menjadi pedoman dalam menjalani hari ini di hari Jumat 20 Februari 2026 tertulis di Filipi 2:9 “Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepadaNya nama di atas segala nama.Demikianlah firman Tuhan.

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih dalam nama Tuhan.

Latar Belakang Teks: Paulus dari Tarsus menulis surat ini ketika ia berada dalam penjara. Jemaat di Filipi adalah jemaat yang sangat ia kasihi. Namun di tengah kasih itu, ada tantangan: perpecahan kecil, ego, dan sikap mementingkan diri sendiri (bdk. Flp 2:3-4). Pasal 2 berisi salah satu nyanyian Kristologis tertua dalam gereja mula-mula (Flp 2:6–11). Ayat 6–8 berbicara tentang kerendahan hati dan ketaatan Yesus Kristus sampai mati di kayu salib. Ayat 9 adalah respons Allah Bapa: karena ketaatan dan kerendahan-Nya, Allah meninggikan Dia. Jadi, ayat ini bukan berdiri sendiri, melainkan jawaban Allah atas pengorbanan Kristus.

Renungan:
“Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia”

Kata “itulah sebabnya” menunjukkan hubungan sebab-akibat. Karena Yesus taat sampai mati, maka Allah meninggikan Dia.

Prinsip rohaninya jelas: Jalan kemuliaan menurut Allah adalah jalan kerendahan hati dan ketaatan. Dunia berkata: naiklah dengan kekuatan.
Allah berkata: rendahkanlah dirimu, maka Aku yang akan meninggikan. Yesus tidak meninggikan diri-Nya sendiri. Allah yang meninggikan Dia.

“Mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama”

Dalam budaya Alkitab, “nama” melambangkan otoritas dan kuasa. Nama di atas segala nama menunjuk pada Tuhan (Kyrios) — pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan.

Nama Yesus lebih tinggi dari: Kuasa politik, Kekayaan, Jabatan, Roh-roh jahat, Bahkan maut sekalipun.  Karena itu, ayat berikutnya berkata bahwa setiap lutut akan bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan.

Aplikasi dalam Kehidupan

  1. Hidup dalam Kerendahan Hati

Sering kali kita ingin dihargai, diakui, dipuji. Namun firman Tuhan mengajarkan: Jangan mencari kemuliaan sendiri. Biarkan Allah yang meninggikan pada waktunya.

Dalam keluarga, pelayanan, pekerjaan: Melayani tanpa pamrih, Tidak mudah tersinggung, Tidak mencari pujian.  Kerendahan hati bukan kelemahan, tetapi jalan menuju kemuliaan Allah.

  1. Mengakui Yesus sebagai Tuhan dalam Praktik Hidup

Mengaku Yesus sebagai Tuhan bukan hanya di bibir, tetapi: Taat pada firman-Nya, Jujur dalam pekerjaan,  Setia dalam pelayanan, Mengampuni orang lain, Tidak kompromi dengan dosa,  Kalau Yesus adalah Tuhan, maka: Keputusan hidup kita tunduk pada-Nya, Prioritas kita diatur oleh-Nya.

  1. Penghiburan dalam Penderitaan

Yesus direndahkan dahulu, baru dimuliakan. Artinya, jika kita mengalami kesulitan karena kebenaran, itu bukan akhir cerita. Allah melihat. Allah tahu. Dan Allah sanggup meninggikan pada waktunya. Seperti Kristus tidak berhenti di salib, hidup kita pun tidak berhenti pada pergumulan.

Penutup

Filipi 2:9 mengajarkan kita bahwa: Jalan Allah berbeda dari jalan dunia, Kerendahan mendahului kemuliaan, Yesus adalah Tuhan atas segala sesuatu. Mari kita hidup dalam kerendahan hati, ketaatan, dan pengakuan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Kiranya nama-Nya ditinggikan bukan hanya dalam liturgi, tetapi dalam seluruh kehidupan kita.

Doa Penutup: Terima kasih Tuhan untuk FirmanMu yang memberikan pemahaman dan kekuatan untuk memenangkan hari ini di dalam kemuliaan namaMu. Berkatilah setiap pekerjaan kami, lindungi dan jaga setiap orang tua kami, keluarga kami, jemaatmu, anak-anak kami dalam menjalani kehidupannya dan pendidikannya. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan untuk selamanya kedalam tangan pengasihanMu. Di dalam Yesus Kristus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.

-Pdt. Pangihutan Hasibuan

Renungan Harian Kamis, 19 Februari 2026

 

1 Tesalonika 1:3

Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita.

Doa Pembuka

Puji serta syukur kami ucapkan kepadamu ya Tuhan Allah kami, Tuhan yang penuh kasih dan kuasa, yang kami kenal dalam Nama AnakMu Tuhan Yesus Kristus, Juruselamat kami, kami bersyukur atas segala penyertaanmu Tuhan dalam kehidupan kami sepanjang malam ini hingga pada pagi hari kami masih merasakan kebaikan Tuhan dalam kehidupan ini. Pada saat ini kami hendak merenungkan firman-Mu. Kiranya Engkau membuka hati dan pikiran kami, supaya firman yang kami renungkan dapat kami mengerti, hayati, dan lakukan dalam kehidupan kami sehari-hari.Biarlah melalui perenungan ini iman kami diteguhkan, pengharapan kami diperbaharui, dan kasih kami semakin nyata dalam setiap tindakan. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan,

Sering kali kita berpikir bahwa pertumbuhan itu identik dengan sesuatu yang besar dan terlihat. Jika gereja ramai, jika kegiatan banyak, jika pelayanan berjalan, kita merasa semuanya baik-baik saja. Tetapi firman Tuhan hari ini mengajak kita melihat pertumbuhan dari sudut yang berbeda. Pertumbuhan yang sejati bukan pertama-tama soal apa yang terlihat di luar, melainkan apa yang terjadi di dalam.

Rasul Paulus  mengawali suratnya dengan ucapan syukur kepada Allah. Surat ini ditujukan kepada jemaat di Tesalonika, sebuah jemaat yang masih muda dan hidup di tengah tekanan. Mereka bukan jemaat yang hidup nyaman. Mereka menghadapi tantangan, penolakan, bahkan penderitaan. Namun justru di situlah pertumbuhan mereka terlihat.

Paulus  dalam suratnya mengingat bahwa  iman mereka  bekerja. yang artinya, iman mereka tidak hanya menjadi pengakuan di bibir, tetapi nyata dalam tindakan. Hal ini sejalan dengan Surat Yakobus 2:17 yang menegaskan bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati.  jika iman itu hidup dan bertumbuh maka iman itu  akan bekerja dan terlihat dalam cara kita bekerja, cara kita berbicara, cara kita mengambil keputusan. Jika tidak ada perubahan, apakah itu benar-benar pertumbuhan?

Paulus juga mengingat usaha kasih mereka. Kasih ternyata membutuhkan usaha. Ada pengorbanan di dalamnya. Ada kelelahan. Ada kesabaran. Di zaman sekarang, ketika orang cenderung hidup untuk dirinya sendiri, kasih sering kali menjadi sesuatu yang bersyarat. Kita mengasihi jika dihargai. Kita peduli jika diuntungkan. Tetapi jemaat yang bertumbuh adalah jemaat yang tetap mengasihi sekalipun tidak selalu dimengerti.

Lalu Paulus menyebut ketekunan pengharapan. Pengharapan kepada Kristus membuat mereka tidak mudah menyerah. Saudara-saudara, bukankah hari-hari ini banyak orang mudah putus asa? Masalah ekonomi, persoalan keluarga, tekanan pekerjaan, bahkan tantangan iman di era digital membuat banyak orang goyah. Tetapi jemaat yang bertumbuh adalah jemaat yang tetap bertahan, bukan karena kuatnya diri sendiri, melainkan karena kuatnya pengharapan di dalam Tuhan. Seperti yang tertulis dalam Surat Roma 12:12, orang percaya dipanggil untuk bersukacita dalam pengharapan, sabar dalam kesesakan, dan bertekun dalam doa. Pengharapan kepada Kristus memberi kekuatan untuk tetap setia sekalipun keadaan tidak mudah.

Firman ini mengajak kita bercermin. Apakah kita benar-benar bertumbuh? Apakah iman kita semakin nyata dalam tindakan? Apakah kasih kita semakin dalam dan tidak mudah luntur? Apakah pengharapan kita tetap teguh ketika keadaan tidak sesuai dengan keinginan kita?

Saudara-saudara, Tuhan tidak mencari kesempurnaan, tetapi pertumbuhan. Tuhan rindu melihat kita semakin hari semakin serupa dengan Kristus. Dunia hari ini tidak hanya membutuhkan gereja yang sibuk, tetapi jemaat yang dewasa. Jemaat yang imannya hidup, kasihnya nyata, dan pengharapannya teguh. Amin.

Doa Penutup

Tuhan Allah yang setia, Kami mengucap syukur atas firman yang telah kami renungkan. Terima kasih karena Engkau berkenan menyapa dan menuntun kami melalui kebenaran-Mu. Tolonglah kami agar tidak hanya menjadi pendengar firman, tetapi juga pelaku yang setia. Mampukan kami untuk hidup sesuai dengan kehendak-Mu, menjadi terang dan berkat bagi sesama di mana pun kami berada. Sertai setiap langkah kehidupan kami, lindungi dan pimpin kami dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang Engkau percayakan. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.

 

C.Bvr. Septyana Napitupulu

 

 

RENUNGAN HARIAN RABU, 18 Februari 2026

 

Selamat pagi Bapak, Ibu dan Saudara-saudara  yang kami kasihi di dalam Kristus Yesus Tuhan kita. Semoga di pagi hari ini kita dalam keadaan sehat dan penuh sukacita. Saudara-saudara sebelum kita kembali melakukan pekerjaan kita sepanjang hari ini, terlebih dahulu kita akan merenungkan Firman Tuhan yang menjadi kekuatan bagi kita, untuk itu mari kita berdoa dalam hati kita masing-masing.

Saat teduh………

Doa Pembuka : Kami memuji dan memuliakan namaMu ya Tuhan Allah Bapa kami didalam nama AnakMu Tuhan Yesus Kristus. Di pagi hari ini kami bersyukur kepadaMu atas berkatMu kami boleh melewati malam hari dan kini Engkau bangunkan kami dalam keadaan sehat. Ya Tuhan kami selalu rindu akan kebenaran FirmanMu, untuk itu kami telah membuka hati dan pikiran kami agar FirmanMu dapat kami mengerti dan akan kami lakukan dalam kehidupan kami setiap hari. Terimalah doa dan permohonan kami, hanya didalam nama Yesus, kami berdoa dan mengucap syukur kepadaMu. Amin

 

 

Nats Renungan : Pengkhotbah 3 : 1

“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya”

 Bapak/ibu dan saudara-saudara, dalam perjalanan kehidupan kita di dunia ini,  kita akan selalu berhadapan dengan  “waktu” ada waktu lahir, ada waktu meninggal. Ada waktu menanam, dan ada waktu memanen. Ada waktu menangis dan juga ada waktu tertawa. Semua waktu  yang kita kenal tersebut, menegaskan bahwa Hidup kita berjalan dalam siklus waktu yang sudah diatur oleh Tuhan, dan kita tidak menguasai sepenuhnya waktu tersebut. Juga kita dapat melihat bahwa  ada musim yang berbeda-beda dalam kehidupan kita sebagai umat ciptaan Tuhan.

Dalam teks renungan pada pagi hari ini, penulis melihat bahwa manusia sering merasa hidupnya tidak mendapatkan keadilan dimana ada sesamanya manusia yang hidunya kaya raya, tetapi dia hidup hanya pas-pasan saja, lalu dia berkata, Tuhan tidak adil.  Dan sering juga sulit untuk memahami  kehidupannya, sebab keinginannya selalu tidak tercapai bahkan jauh dari yang dia harapkan. Kita tidak heran lagi jika banyak manusia yang berputus asa hanya karena perasaan tidak adil dan sulit memahami kehidupannya. Oleh karena itulah maka kita perlu memahami yang dimaksud oleh Pengkhotbah  Salomo.

 

  1. Allah yang mengatur waktu. Salomo ingin mengingatkan kita bahwa hidup tidak berjalan dengan sesuka hati kita, perjalanan hidup kita  diatur oleh Tuhan melalui musim dalam kehidupan. Allah berdaulat atas semua waktu yang diberikanNya untuk kita jalani, tidak ada yang kebetulan. Kalau kita makmur, Tuhan yang mengatur waktu. Kalau kita sedang mengalami penderitaan, Tuhan pasti tahu keluhan kita dan Dia akan segera memberi pertolongan kepada kita., karena Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita.
  2. Kita harus belajar menerima semua waktu kehidupan kita yang Tuhan berikan atas kasihNya yang begitu besar bagi dunia ini. Bukan berarti kita pasrah saja dan tidak berpengharapan, janganlah mencoba mempercepat sesuatu yang belum waktunya. atau menolak sesuatu yang sudah waktunya dengan demikian kita harus bersabar dalam penantian, bijaksana dan peka terhadap waktu Tuhan.

Bapak/Ibu dan saudara-saudara,  maka dengan renungan singkat ini, kita diajari memahami hidup kita ini sedang berada di musim apa. Dan kita harus yakin bahwa Tuhan tetap bekerja di saat kita menangis, juga di saat kita tertawa. Yang terutama yang harus kita lakukan adalah meminta khikmat dari Tuhan untuk menjalani setiap musim yang Tuhan berikan.  Amin

Doa Penutup

Terimakasih ya Tuhan Allah Bapa kami atas FirmanMu yang telah kami dengarkan di pagi hari ini. Kami memohon supaya Tuhan memberi kami khikmat dan kebijaksanaan untuk dapat kami pergunakan dalam memahami waktu dan musim yang Tuhan berikan untuk kami jalani. Ya Tuhan, ajar kami supaya tidak memaksakan kehendak kami untuk menjalani musim yang begitu indah saja, namun kuatkan kami jika kami sedang menjalani musim yang mungkin membuat kami bersedih. Yakinkanlah kami Tuhan, bahwa Engkau Tuhan yang memberikan waktu akan selalu bekerja di setiap waktu perjalanan hidup kami. Ya Tuhan, kiranya FirmanMu yang telah kami dengar akan menguatkan kami dalam menghadapi berbagai musim di dunia ini. Teristimewa  untuk satu hari ini dimana kami akan melanjutkan pekerjaan kami setiap harinya.  Dalam segala aktivitas dan tugas-tugas kami  , tolong Tuhan berikan kami kekuatan  dan jagailah  kami!

Ya Tuhan, kami memohon, hapuskanlah segala dosa kami,  Di dalam nama Yesus Kristus Tuhan, kami berdoa dan mengucap syukur kepadaMu. Amin  

 

Berkat : Anugerah Tuhan kita Yesus Kristus, Kasih setia dari Allah Bapa, dan Persekutuan dari Roh Kudus, itulah kiranya yang menyertaimu, hari ini sampai selama-lamanya!  Amin   

(Pdt. Samsir Hutagalung, M.Div)

Renungan Harian Selasa, 17 Februari 2026

 

  1. Doa pembuka

Bapa kami yang di Surga, Bapa yang Maha Kasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh syukur. Kami percaya bahwa setiap nafas yang kami hirup adalah anugerah dari-Mu. Saat ini, ketika kami merenungkan firman-Mu, biarlah Roh Kudus bekerja di dalam hati kami, sehingga kami mengerti, merasakan, dan mengalami kebenaran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

  1. Renungan

Kolose 1 : 15

“Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung,

lebih utama dari segala yang diciptakan”

 

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.

Banyak orang percaya bahwa Allah itu ada. Tetapi sering muncul pertanyaan sederhana: Seperti apa Allah itu? Kita tidak bisa melihat-Nya. Kita tidak bisa memotret-Nya. Kita tidak bisa menyentuh-Nya. Lalu bagaimana kita mengenal Dia?

Di sinilah firman Tuhan hari ini menjadi sangat indah. Rasul Paulus menulis kepada jemaat di Kolose: “Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan.”Artinya sederhana tetapi sangat dalam: Kalau kita ingin tahu seperti apa Allah itu, lihatlah Yesus.

Ketika Yesus mengasihi orang berdosa, itulah hati Allah.

Ketika Yesus mengampuni, itulah karakter Allah.

Ketika Yesus rela berkorban, itulah kasih Allah.

Allah yang tidak bisa kita lihat, menjadi nyata di dalam Yesus.

Lalu Paulus berkata, Yesus adalah “yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan.” Maksudnya bukan bahwa Yesus adalah ciptaan pertama, tetapi bahwa Ia adalah yang paling tinggi, yang paling berkuasa atas segala sesuatu. Ia bukan sekadar guru, bukan hanya tokoh agama, tetapi Tuhan atas seluruh hidup dan dunia ini.

Mengapa Paulus menegaskan ini? Karena jemaat waktu itu mulai mencari hal-hal lain di luar Kristus. Mereka ingin tambahan pengalaman rohani, tambahan aturan, tambahan perantara. Paulus mengingatkan: Kristus sudah cukup.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.

Bukankah kita juga sering seperti itu? Kita percaya kepada Yesus, tetapi hati kita masih menggantung pada hal lain. Kita merasa aman kalau punya jabatan. Kita merasa tenang kalau punya uang. Kita merasa berharga kalau dipuji orang. Tanpa sadar, Kristus bukan lagi pusat hidup kita.

Firman hari ini mengajak kita kembali.

Jika Yesus adalah gambar Allah, maka Dialah yang harus kita pandang setiap hari.

Jika Yesus adalah yang terutama, maka Dialah yang harus menjadi yang utama dalam keputusan, pekerjaan, keluarga, dan pelayanan kita.

Renungan ini mengajak kita agar : Jangan menjadikan Yesus hanya bagian dari hidup kita. Jadikan Dia pusat hidup kita. Biarlah melalui hidup kita, orang lain dapat melihat sedikit dari “gambar Allah” itu, melalui sikap kita, perkataan kita, dan kasih kita. Kiranya Kristus sungguh menjadi yang terutama dalam hidup kita. Amin.

  1. Doa Penutup

Ya Tuhan Allah Bapa kami, kami bersyukur karena Engkau yang tidak kelihatan telah menyatakan diri-Mu di dalam Yesus Kristus. Melalui Dia kami mengenal kasih-Mu, pengampunan-Mu, dan kebenaran-Mu. Ampuni kami jika selama ini Engkau belum sungguh menjadi yang terutama dalam hidup kami. Ajarlah kami menempatkan Kristus sebagai pusat pikiran, keputusan, pekerjaan, dan pelayanan kami setiap hari. Bentuklah hidup kami agar semakin serupa dengan Dia, sehingga melalui sikap dan perbuatan kami, orang lain dapat melihat terang-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

CPdt. Johanes Sibarani

Renungan Harian HKBP Senin, 16 Februari 2026

“Percaya kepada Tuhan dengan segenap hati”

Salam sejahtera bagi saudara sekalian di mana pun berada saat ini. Mari kita persiapkan hati dan pikiran kita untuk mendengarkan Firman Tuhan, Kita Berdoa!

Doa Pembuka: Kami puji Engkau ya Allah kami atas Anugerah dan penyertaan-Mu dalam kehidupan kami hingga saat ini. Sebentar kami akan mendengarkan FirmanMu, tuntunlah kami untuk memahami dan Melakukan Firman-Mu dalam kehidupan kami. Hanya di Dalam Nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Bapak, Ibu, saudara sekalian yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus…

Firman Tuhan hari ini, Senin, 16 Pebruari 2026 tertulis dalam Amsal 3:5-6:
“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada

pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu””.

Jemaat yang dikasihi Kristus…..

Ada syair lagu rohani yang mengatakan “Jalan hidup tak selalu, tanpa kabut yang pekat, namun Kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat”. Lagu ini menyadarkan kita bahwa dalam hidup ini ada banyak tantangan, pergumulan, kesulitan, bahkan rasa kuatir dan rasa takut. Tak henti-henti berbagai tantangan menerpa hidup kita. Tantangan hari ini berbeda dengan tantangan hari esok, beda pula di masa depan. Demikian kenyataan jalan hidup yang kita lalui, tak selalu tanpa kabut yang pekat. Namun kasih Tuhan selalu nyata dalam hidup orang percaya, itulah janji Tuhan. Apakah kita percaya akan janji Tuhan? Apakah kita selalu menantikan kasih Tuhan?

Hal inilah yang diingatkan Firman Tuhan ini. Menjalani hidup tanpa Tuhan ibarat mendaki jalan terjal tanpa alat bantu, yang akhirnya akan jatuh. Tak seorang pun manusia mampu menjalani hidupnya dengan mengandalkan kekuatan dan pengertiannya sendiri. Manusia membutuhkan petunjuk, pengertian dan pertolongan . Bagi orang percaya, Tuhan adalah satu-satunya penolong hidupnya. Dia memberi petunjuk yang mengarahkan jalan hidup kita, dan memberi kekuatan yang memampukan kita menapaki jalan hidup. Walau terkadang kita harus melewati jalan berliku-liku, licin dan terjal, namun Tuhan selalu siap menolong kita, sebab Dia berjalan bersama kita.

Apakah kita percaya akan pertolongan Tuhan? Apakah kita percaya bahwa Tuhan berjalan

bersama kita? Penulis Amsal menegaskan: “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati…” Artinya: Rasa percaya kita kepada Tuhan utuh secara batiniah dan lahiriah, segenap jiwa dan segenap hati, tidak ada keraguan sedikit pun. Bila kita percaya sepenuh hati, maka itu artinya melampaui segala akal kita, maka jangan bersandar pada pengertian kita sendiri. Kita mempercayakan keselamatan hidup kita hanya kepada Tuhan. Dan mengakui Tuhan dalam segala tindakan, perilaku dan perbuatan kita. Bila demikian, maka Tuhan akan meluruskan jalan kita menuju keselamatan abadi.

Oleh sebab itu saudara-saudaraku, marilah kita benar-benar percaya kepada Tuhan dan mengandalkan Dia dalam seluruh kehidupan kita. Walau jalan hidup tak selalu tanpa kabut yang pekat, namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat. Percayalah, Tuhan akan menolong kita. Selamat menapaki hidup bersama Tuhan. Amin.

 

Doa Penutup: Terima kasih Tuhan atas Firman-Mu yang menyapa kami saat ini untuk selalu percaya dan tetap mengandalkan Tuhan dalam segala kehidupan kami; dan kami yakin bersama Tuhan segala rencana hidup kami berjalan dengan baik dan kami dimampukan untuk menghadapi hal apapun yang kami lalui dalam perjalanan hidup didunia ini. Bapa di surga. Sepanjang hari ini, dalam segala pekerjaan dan aktivitas kami, kami serahkan hanya kepada Tuhan saja. Dengarlah Doa kami ini Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.
Anugerah Tuhan kita Yesus Kristus. Kasih setia dari Allah Bapa dan Persekutuan Roh Kudus, kiranya menyertai kita sekalian hari ini dan selamanya. Amin.

 

Bvr. Sulastri Sitompul- Melayani di Biro Sending HKBP

Evangelium Minggu Estomihi tgl. 15 Februari 2026

 

Doa Pembuka: Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin.

Bapak Ibu, saudara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan di Minggu tanggal 15 Februari 2026, di minggu Estomihi diambil dari Lukas 9 : 28-36.  Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan,

28 Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.

29 Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.

30 Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia.

31 Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.

32 Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu.

33 Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: “Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.

34 Sementara ia berkata demikian, datanglah awan menaungi mereka. Dan ketika mereka masuk ke dalam awan itu, takutlah mereka.

35 Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: “Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.”

36 Ketika suara itu terdengar, nampaklah Yesus tinggal seorang diri. Dan murid-murid itu merahasiakannya, dan pada masa itu mereka tidak menceriterakan kepada siapa pun apa yang telah mereka lihat itu.

 

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih Dalam Nama Tuhan, Dalam perjalanan iman, ada saat-saat ketika Tuhan mengizinkan kita mengalami pengalaman rohani yang mendalam dan menguatkan. Pengalaman seperti ini sering kali memberi semangat baru dan meneguhkan iman kita. Namun, pengalaman rohani bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk membawa kita semakin taat kepada kehendak Allah. Lukas 9:28–38 menceritakan peristiwa Yesus dimuliakan di atas gunung, sebuah peristiwa yang menyingkapkan kemuliaan-Nya dan mengajarkan murid-murid tentang pentingnya mendengar serta menaati suara Allah.

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Yesus membawa Petrus, Yohanes, dan Yakobus naik ke atas gunung untuk berdoa. Di tengah doa, rupa wajah Yesus berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau. Peristiwa ini menunjukkan bahwa Yesus bukan hanya seorang guru atau nabi, tetapi Anak Allah yang mulia. Kemuliaan-Nya yang sesungguhnya dinyatakan kepada murid-murid agar iman mereka diteguhkan. Kemudian, Musa dan Elia menampakkan diri dan berbicara dengan Yesus tentang kepergian-Nya yang akan digenapi di Yerusalem. Kehadiran Musa dan Elia melambangkan hukum Taurat dan para nabi, yang semuanya menunjuk kepada Yesus. Ini menegaskan bahwa penderitaan dan kematian Yesus bukanlah kegagalan, melainkan bagian dari rencana keselamatan Allah. Petrus, yang terkesan dengan pengalaman tersebut, ingin mendirikan tiga kemah agar mereka dapat tinggal lebih lama di tempat itu. Keinginan ini mencerminkan kecenderungan manusia untuk mempertahankan pengalaman rohani yang indah tanpa menyadari bahwa Tuhan memanggil kita kembali ke dunia nyata untuk menjalani misi-Nya. Pengalaman di gunung bukan untuk menetap, tetapi untuk mempersiapkan murid-murid menghadapi salib dan pelayanan. Saat Petrus berbicara, datanglah awan yang menaungi mereka, dan terdengarlah suara dari dalam awan yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.” Suara Allah menegaskan identitas Yesus dan memberikan perintah yang jelas: mendengarkan Dia. Ini menunjukkan bahwa ketaatan kepada Yesus lebih penting daripada sekadar menikmati pengalaman rohani.

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Lukas 9:28–36 mengajarkan bahwa kemuliaan Kristus dinyatakan agar iman kita diteguhkan dan kita semakin taat kepada-Nya. Tuhan boleh mengizinkan kita mengalami momen rohani yang indah, tetapi Ia juga memanggil kita untuk turun dari “gunung” dan hidup setia di tengah dunia. Panggilan utama orang percaya adalah mendengarkan Yesus dan melakukan kehendak-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Kiranya melalui peristiwa ini, kita belajar untuk tidak hanya mencari pengalaman rohani, tetapi juga hidup dalam ketaatan yang nyata kepada Kristus, Sang Anak Allah yang mulia.

 

Doa Penutup: Terima kasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya kedalam tangan pengasihanmu. Di dalam Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Pdt. Andar Panuturi Sitompul, S.Th- Pendeta Fungsional di Biro Ibadah Musik HKBP

 

HKBP Channel

Video Terkait Lainnya

7 Videos
Scroll to Top