"Dungi ninna Jahowa ma: “Ingkon bohingKu donganmu mardalan, asa Hutogihon ho tu hasonangan.”

Lalu Ia berfirman: “Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketenteraman kepadamu.”"

Musa 33 : 14

“Peranan HKBP dalam Pembangunan Bangsa” Seminar Sehari HKBP Distrik V Sumatera Timur

Pdt. Dr. Deonal Sinaga selaku Kepala Departemen Koinonia HKBP, menghadiri seminar sehari yang diadakan oleh HKBP Distrik V Sumatera Timur sebagai pembicara bersama panelis lainnya, St. Prof. Dr. Albiner Siagian. Seminar yang bertajuk "Peran Budaya dan Agama dalam Pembangunan Bangsa secara khusus dalam Konteks Perwujudan Visi Kota/Kabupaten; Pematangsiantar, Simalungun, dan Batubara" ini diselenggarakan sebagai bentuk konkret HKBP Distrik V Sumatera Timur dalam menjalankan perannya sebagai motor kemajuan bangsa di tengah masyarakat. Seminar ini sendiri diselenggarakan di Sopo Godang HKBP Pematangsiantar dihadiri oleh perwakilan 120 ribu jiwa anggota HKBP yang tersebar di tiga wilayah pemerintahan dan kota.




Pdt. Dr. Deonal Sinaga, pada presentasinya, secara ringan namun lugas menjelaskan dasar teologis mengapa gereja, termasuk HKBP, perlu terus memberi jawaban atas berbagai tantangan konteks di mana ia hadir sehingga gereja tidak hanya terkungkung dalam pemahaman "membawa umat mendekat kepada surga" tetapi juga secara nyata "membawa surga ke dalam realitas kehidupan." Pemahaman ini perlu terus digaungkan agar gereja dan masyarakat bisa bersama mengupayakan yang terbaik untuk dunia, secara umum, dan kota masing-masing, secara khusus.




Untuk membuat pesan di atas menjadi semakin nyata, Pdt. Dr. Deonal Sinaga menjelaskan perang yang terjadi antara Ukraina dan Rusia sebagai contoh. Permasalahan ini haruslah kita lihat sebagai permasalahan bersama, bukan hanya permasalahan Eropa Timur. Oleh sebab itu, gereja tidak seharusnya menutup mata tetapi harus terus menyuarakan nilai-nilai keadilan dan perdamaian agar perang di sana bisa segera berakhir.




Sebagai penutup, Pdt. Dr. Deonal Sinaga kembali mengingatkan bahwa gereja sebagai perpanjangan tangan Tuhan di dunia harus terus mengupayakan terwujudnya keadilan dan perdamaian sehingga semua ciptaan bisa merasakan hidup dalam kepenuhan (Fulness of life for all).





Pustaka Digital