"Ai gok di Ho do ale Jahowa hatimbulon dohot hagogoon dohot hamuliaon dohot hatongamon dohot pujipujian; gok di Ho tahe nang saluhut na di banua ginjang dohot na di tano on. Gok di Ho do ale Jahowa harajaon, jala dipatimbul Ho diriM di atas ni saluhut na marjujungan.

Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala."

1 Kronika 29 : 11

103 Calon Pelayan HKBP Mengikuti Ujian Gerejawi


Selama tiga hari ini (31 Mei - 2 Juni 2021), 103 orang Calon Pelayan HKBP mengikuti ujian gerejawi di Seminarium Sipoholon, Tapanuli Utara, terdiri dari 79 Calon Pendeta, 4 Calon Bibelvrow, 3 Calon Guru Huria, dan 17 Calon Diakones. 

Dua bentuk Ujian Gerejawi yang diadakan bagi Calon Pelayan. Ujian tertulis dilakukan pada 31 Mei 2021 dan ujian lisan (wawancara) diadakan tanggal 1-2 Juni 2021. Saat berita ini dituliskan, ujian lisan sedang berlangsung. 


Penguji ujian lisan bagi 103 Calon Pelayan adalah kelima Pimpinan HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Pdt. Kardi Simanjuntak, M.Min, Pdt. Debora Purada Sinaga, M.Th dan Lima Praeses, Pdt. Ebsan Hutabarat, M.Th, Pdt. Hasudungan Manalu, S.Th, Pdt. Daminna Lumbansiantar, S.Th, Pdt. Julson Pasaribu, M.Th, Pdt. Same Siahaan, S.Th.

Zaman akan terus berkembang yang dibarengi dengan kemajuan teknologi. Kemajuan tersebut diperhadapkan kepada peserta ujian gerejawi. Para penguji menggali motivasi, panggilan, dan komitmen calon pelayan.


 Di era digitalisasi saat ini, pelayan-pelayan HKBP diharapkan mampu memahami zaman dan memiliki ketrampilan serta menguasai perangkat pelayanan atau dokumen teologi HKBP. Hingga pelayanan yang dilakukan para pelayan HKBP membawa dampak positif pada keberimanan, kehidupan jemaat dan masyarakat.


Seluruh peserta nampak antusias dan semangat mengikuti ujian gerejawi sebagaimana ditetapkan panitia. (B-TIK)