"Ai gok di Ho do ale Jahowa hatimbulon dohot hagogoon dohot hamuliaon dohot hatongamon dohot pujipujian; gok di Ho tahe nang saluhut na di banua ginjang dohot na di tano on. Gok di Ho do ale Jahowa harajaon, jala dipatimbul Ho diriM di atas ni saluhut na marjujungan.

Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala."

1 Kronika 29 : 11

79 KK Warga Jemaat HKBP Pansur Napitu Bersukacita Rayakan MBO

HKBP.or.id - Setelah 100 tahun Injil masuk ke Desa Bayu Bagasan, 79 KK warga Jemaat HKBP Pansur Napitu Resort Tanah Jawa rayakan Pesta Mameakhon Baju Ojahan (MBO). 



Perayaan yang dipimpin langsung oleh Ephorus HKBP ini sekaligus mensyukuri rampungnya renovasi gereja yang ditopang oleh Keluarga Besar Bapak Maringan Manurung. 


Menurut Tim Sejarah, pada tahun 1921 seorang Guru Zending bernama J. Lumbantobing masuk dan melayani ke desa ini. Beliau diutus oleh lembaga zending Belanda ketika itu. 


Gereja ini pernah mengalami kebakaran pada tahun 1960. Namun kendati demikian, warga jemaat sangat antusias dan penuh haru menyambut kehadiran Ephorus di desa sekaligus gereja mereka. 

Dalam khotbah beliau yang tertulis di Filemon 1: 8-17, Ephorus menekankan pentingnya hidup bersama sebagai keluarga Allah. 



Acara syukuran ini menciptakan kebersamaan. Seperti khotbah Ompu i Ephorus pada hari ini, tampak nyata dalam kehadiran warga masyarakat sekitar yang beragama Islam. Mereka turut hadir dan menikmati acara dengan penuh sukacita. Bahkan, mereka juga membawa silua (bahasa indonesia: partisipasi dalam bentuk uang) untuk perayaan ini. 


Saat ini, HKBP Pansur Napitu, yang adalah pagaran dari Resort Tanah Jawa  Distrik 24 Tanah Jawa ini dilayani oleh C.Pdt. Agustina Rahayu Pangaribuan, dengan Pendeta Resort, Pdt. Patar Napitupulu, serta Praeses Pdt. Gading Simamora. (JFS_SKE)