"Ai gok di Ho do ale Jahowa hatimbulon dohot hagogoon dohot hamuliaon dohot hatongamon dohot pujipujian; gok di Ho tahe nang saluhut na di banua ginjang dohot na di tano on. Gok di Ho do ale Jahowa harajaon, jala dipatimbul Ho diriM di atas ni saluhut na marjujungan.

Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala."

1 Kronika 29 : 11

Buah Tahun Kesehatian, HKBP Medan Teladan Bangun "Monumen Hidup" Gedung HKBP Aek Horsik

Garoga, HKBP.or.id - 25 Kepala Keluarga HKBP Aek Horsik sangat bersukacita pada kebaktian Minggu 07 Agustus 2022. Jemaat penuh sukacita karena Gedung gereja mereka dibangun seutuhnya oleh HKBP Medan Teladan. Tidak hanya itu, di saat yang bersamaan Ompu i Ephorus HKBP juga datang untuk melayani kebaktian minggu.


Pembangunan utuh satu bangunan gereja itu merupakan buah tahun kesehatian HKBP Medan Teladan. Gereja yang dilayani oleh Pdt. Robert Silaban, MTh menginginkan adanya tanda/ "monumen" hidup dari tahun kesehatian yang berdampak bagi yang lain.


Firman Tuhan pada hari minggu yang penuh sukacita ini tertulis di Mazmur 50:1-6, menekankan bahwa Tuhan Allah itu adil. Ia adil memberi penilaian-penghakiman bagi mereka yang tunduk dan bagi mereka yang tidak, bagi mereka yang benar-benar melakukan ibadah yang sejati kepada-Nya tanpa kemunafikan. Ia juga adalah Allah tidak pernah diam melihat ketidakadilan. Dalam refleksi khotbah, Ephorus menyebut, "Menghakimi ada di tangan Allah, jangan ambil itu dari tangan-Nya menjadi di tanganmu."



Seusai kebaktian, pendeta dan panitia tahun kesehatian HKBP Medan Teladan memaparkan bahwa selain membangun gereja HKBP Aek Horsik, mereka juga telah berbagi kepada warga jemaat dan warga masyarakat di sekitar gereja HKBP Medan Teladan. Tidak hanya itu, panitia tahun kesehatian juga sepakat untuk membangun satu rumah untuk guru bahasa Inggris di Pulau Rupat, dan menanggung biaya hidupnya selama satu tahun. 

Gereja HKBP Aek Horsik merupakan satu dari 23 gereja di resort Garoga Distrik II Silindung. Berjarak 80 km dari Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung. Namun waktu tempuh sekitar 3 jam melewati jalan yang berbatu dan sempit. (SKE_JFS)