"Alai didok ma tu ibana: Dipalua haporseaonmi do ho, inang! Mardame ma ho laho! Sai malua ma ho sian parniaeanmi!

Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!""

Markus 5 : 34

Ephorus: Dengan Kesehatian, HKBP Siap Wujudkan Visinya

Duri, hkbp.or.id - Tahun 2022 telah ditetapkan menjadi Tahun Kesehatian, setelah sebelumnya pada tahun 2021 orientasi tahun pelayanan adalah pemberdayaan. Penetapan tersebut dalam rangka mewujudkan visi HKBP, menjadi berkat bagi dunia.

Guna memahami orientasi pelayanan tersebut, HKBP Distrik XXX Riau Pesisir yang dipimpin oleh Praeses Pdt. Sarlen Lumbantobing adakan pemberdayaan pelayan dan warga jemaat. Hebatnya, pemberdayaan yang berlangsung di gedung serba guna HKBP Simpang Padang ini melibatkan Ephorus, Sekretaris Jenderal, dan Kepala Departemen Diakonia, yang sedang mempersiapkan diri menuju pelayanan 50 tahun pekabaran Injil di Pulau Rupat, sebagai pembicara.

"Dengan Tahun Kesehatian, HKBP terpanggil menjadi berkat bagi dunia untuk wujudkan visinya, melalui kebersamaan dan kolaborasi," tegas Ephorus pada sesinya.


Pada sesi tersebut, Ephorus HKBP memaparkan latar belakang, tujuan, dan program-program stategis pada tahun 2022. Ia menyebutkan bahwa pemberdayaan kepada pelayan dan warga yang sudah terlaksana pada tahun 2021 harus terus dilanjutkan pada tahun kesehatian. Tidak hanya itu, penuntasan utang terhadap dana pensiun yang hanya tersisa Rp36,63 miliar lagi, dari sebelumnya Rp144,7 miliar.

Ephorus menegaskan bahwa dalam tahun kesehatian, HKBP menfokuskan pelayanannya wujudkan sentralisasi keuangan, pelayanan kepada kaum difabel, pelayanan zending ke luar, serta kesiapan HKBP menopang pelayanan bencana alam.

Dalam perberdayaan ini, peserta pemberdayaan yang didominasi oleh para sintua mengapresiasi dan siap mendukung Tahun Kesehatian HKBP.


Sampai berita ini diterbitkan, Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan sedang menyampaikan paparannya mengenai transformasi penatalayanan, yang kemudian akan dilanjutkan oleh Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Debora Sinaga, M.Th. (SKE_JFS)