"Minggu Septuagesima
Topik: GABE SIULAHON HATA I (HIDUP BENAR SESUAI DENGAN HUKUM TUHAN)"

Ev: Jakobus 1 : 22-25/Ep: Jesaya 58 : 1-9a

Ephorus: Terobosan Berkelanjutan jadi Kunci Sukses Seminar Ketahanan Pangan

Senin, 09 Agustus 2021  |  10.35-11.05

HKBP.or.id – “Pemberdayaan yang diawali dengan seminar seperti ini, harus diikuti dengan terobosan yang berkelanjutan. Sekali lagi, harus ditindak lanjuti, jangan hanya berhenti di seminar saja,” tegas Ephorus di seminar sehari bertajuk Ketahanan Pangan bagi Perempuan dan Pemuda.


Seminar ini dilaksanakan oleh Departemen Diakonia HKBP yang bekerjasama dengan Lutheran World Federation (LWF). Berlangsung virtual, seminar ini berangkat dari kenyataan bahwa pandemi Covid-19 yang terus berkepanjangan dan berdampak luas. Badan Pusat Statistik mencatat, jumlah warga miskin di Indonesia meningkat lebih dari 2,7 juta orang. 

HKBP yang visi-nya menjadi berkat bagi dunia, terpanggil untuk hidup bersama masyarakat terdampak, dengan melakukan pemberdayaan masyarakat. Tujuan dari seminar ini adalah terbentuknya kelompok masyarakat yang terlatih dalam budidaya ikan air tawar.


Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar didaulat menjadi Keynote Speaker dalam seminar sehari ini. Beliau memulai pokok pikiranya dari 3 kenyataan. Pertama, paceklik akibat pandemi ini masih berkepanjangan, dan kehadirannya tidak terprediksi sebelumnya. Seandainya terprediksi, cadangan pangan tentu sudah dipersiapkan terlebih dahulu, seperti zaman Yusuf di Perjanjian Lama. Kedua, bantuan sosial yang diberikan pemerintah sifatnya terbatas. Dan yang ketiga, kenyataan bahwa lahan pertanian rakyat dibatasi oleh meluasnya perkebunan.


Ketiga kenyataan di atas, diperparah dengan tergerusnya kreativitas, inovasi dan etos kerja warga. Dalam kondisi yang demikian, Ephorus mengajak dan mendesak semua pihak, khususnya Departemen Diakonia HKBP, yang secara khusus membidangi pengembangan masyarakat, untuk terus adakan pemberdayaan. Ia mencontohkan progress Pusat Agrowisata di Jetun Silangit. Diawali dengan pemberdayaan, dilanjutkan MoU dengan berbagai pihak, kemudian terus ditindak lanjuti, seperti yang dikerjankan oleh Biro Pembinaan HKBP di Perkampungan Pemuda Jetun Silangit. (SKE_JFS)