"Tarehon hamu ma pinggolmuna, jala ro ma hamu tu Ahu! Tangihon hamu ma, asa mangolu tondimuna i! Jadi bahenonHu ma tu hamu padan salelenglelengna: I ma padan parasian na sintong i tu si David na so tupa muba.

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud."

Jesaya 55 : 3

Kebaktian Minggu ke XXIV Setelah Trinitatis HKBP New York

Minggu, 14 November 2021, Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, melayankan khotbah dalam ibadah Minggu ke XXIV Setelah Trinitatis di HKBP New York secara virtual.

Kebaktian ini berlangsung pada pukul 10:00 AM Eastern Time (US and Canada) atau sekitar pukul 22.00 WIB. Kebaktian ini berlangsung di ruang virtual zoom. Jumlah akun yang bergabung dalam kebaktian virtual ini sebanyak 21 akun. Akun St. Kornelius Sitorus sebagai host, Pdt. Deonal Sinaga, St. Andus Marbun, St. Sabam Gultom-br Tambunan, St. Wita Sitepu-Pagan, St. Sabam Gultom-Shinta Tambunan, Santo Pasaribu, Romi Tarigan, Rebecca Margaret, Purnamawaty Simanjuntak, Pdt. Romeo Sinaga, Pdt. Robert Pandiangan, Pdt. Mangasa Saor Parlindungan, Nalom Gultom-Evelyn Silitonga, Kristina Simarmata, Kel. Tumangger, Kel. Simangunsong, Bvr. Juliani Tarihoran, Enny Pardede, Alvin Simamora, Pdt. Nixcon Simanungkalit.



Ny. St. Andus Marbun bertugas sebagai pendoa syafaat dan St. Sabam Gultom bertugas sebagai liturgis. “Tuhan menghendaki agar kita mengisi hidup ini dengan perbuatan-perbuatan terang: semua yang berkenan di hadapan Tuhan. Langit dan bumi akan berakhir – tidak ada yang abadi. Selagi masih ada kesempatan, Tuhan ingin kita hidup dalam kesalehan dan kekudusan, sehingga pada hari Tuhan, Dia mendapati kita sebagai anak-anak-Nya yang taat dan setia” ujar Pdt. Deonal Sinaga dalam khotbahnya. Kebaktian usai pada pukul 23.20 WIB atau sekitar pukul 11:20 AM Eastern Time (US and Canada). Seusai kebaktian Minggu, para warga jemaat saling bercengkrama dengan para pendeta, dan para pendeta yang bergabung dari Indonesia undur diri terlebih dahulu sedangkan warga jemaat HKBP New York masih tetap melanjutkan ramah-tamah di ruang zoom.


(DK-NXC)


Pustaka Digital