"Jadi ro ma hata ni si Samuel tu sandok Israel songon on: Molo tung mulak hamu tu Jahowa sian nasa rohamuna, sai paholang hamu ma angka debata sileban sian tongatongamuna, ro di angka sombaon Astarot, jala marsihohot rohamuna tu Jahowa, jala sasada Ibana oloi hamu, asa dipalua hamu sian tangan ni halak Palistim.

Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: "Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.""

1 Samuel 7 : 3

Ketokohan Pdt. Dr. (Hc) WTP Simarmata, MA Dikenang, Pemakamannya Dipimpin Ephorus HKBP

Pdt. Dr. (Hc) Willem Tumpal Pandapotan Simarmata, MA yang lahir  4 Juli 1954 di Simarmata, Kecamatan Simanindo, Kabupaten  Samosir  banyak berkiprah  di pelayanan gereja, masyarakat, bangsa dan negara. Saat menjadi mahasiswa Fakultas Teologi  Universitas HKBP Nommensen dan STT  HKBP  Pematangsiantar, di masa mudanya sangat aktif di organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen  Indonesia  (GMKI).


WTP. Simarmata, salah seorang pendeta yang menjadi  tokoh rekonsilias dalam tubuh gereja HKBP. Beliau  dipilih sinodestan  sebagai Sekretaris  Jenderal  HKBP pada Periode  1998-2004, Periode  2004-2008, Ketua  Rapat  Pendeta (KRP)  HKBP Periode 2009-2013 dan sebagai Ephorus pada Periode  2012-2016. Ia juga adalah tokoh pergerakan oikumenis di tingkat lokal, nasional dan internasional. Dua periode  memimpin Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Sumatera Utara dan menjadi Vice Moderator United Evanggelism Mission (UEM) Regional Asia hingga beliau tutup usia. Ketokohannya  di bidang Oikumene diakui oleh Ketua Umum PGI Indonesia, Pdt. Gomar  Gultom, M.Th saat ibadah pelepasan jenazah WTP Simarmata di HKBP Simarmata, Selasa (21/6/2022).


Di Sumatera Utara, WTP Simarmata dikenal sebagai tokoh masyarakat. Buah-buah  pikirannya banyak  diterjemahkan  oleh pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat, kemajuan bangsa dan negara. Beliau terpilih sebagai Senator, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Periode 2019-2024 dari Sumatera Utara.  



WTP. Simarmata meninggal dunia  pada Jumat, 17 Juni 2022 di Rumah Sakit  Columbia, Medan. Beliau meninggalkan ibu, H. Lersiany Purba, empat putri, empat  menantu, satu putra dan cucu dari putri-putrinya. 



Warga  HKBP, Gereja-gereja, masyarakat dan pemerintah berduka  kehilangan seorang  tokoh pemerhati kehidupan spritualitas dan kesejahteraan  hidup masyarakat. 

Sejak beliau meninggal dunia, silih berganti yang datang melayat dan memberi penghiburan  pada keluarga yaitu dari  Pimpinan HKBP, Mantan Pimpinan HKBP, Pelayan dan Warga  HKBP,  tokoh masyarakat, lembaga-lembaga gereja, organisasi  masyarakat, Pemerintah Daerah,  Gubernur  Sumatera Utara dan dilakukan  Upacara Kenegaraan dari DPD RI (20/6/2022).



Pihak keluarga menetapkan  Pdt. WTP. Simarmata dikebumikan  di tempat Kelahirannya di Simarmata. Ibadah pelepasan dan penguburan dihadiri  seluruh  Pimpinan  HKBP. Di HKBP Simarmata Ompu  i Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar melayankan Firman  Tuhan, memimpin pelepasan  dan penguburan  jenazah, Sekretaris  Jenderal, Pdt. Dr. Victor  Tinambunan, MST dan Kepala Departemen Marturia sebagai Liturgis, Kepala Departemen  Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga menyampaikan kata belangsungkawa  dari Pimpinan Hanil University and Theological Presbyterian Seminary Korea Selatan dan Kepala Departemen  Diakonia, Pdt. Debora Purada, M.Th mewakili Pimpinan HKBP memberi  kata penghiburan pada keluarga. 



Ompu i Ephorus menegaskan  kepiawaian  WTP  Simarmata sebagai tokoh gereja, tokoh gerakan oikumene, tokoh masyarakat,  bangsa dan negara. Beliau rindu dan berjuang untuk pembaharuan pembaharuan banyak hal. Ia sebagai hamba, pendeta yang percaya yang  telah dibenarkan oleh Kristus. Yang dibenarkan karena iman  kepada Kristus. Roh Tuhan akan membangkitkan kembali orang orang yang dibenarkan Allah. Tuhan akan mencukupkan segala kebutuhan  orang-orang yang dibenarkan  di masa hidupnya. 


"Sekalipun tubuhnya diliputi berbagai  penyakit, ia masih menyempatkan menyemangati saya sebagai Ephorus. Berjuang  terus! Beliau juga sebagai motivator dan inspirator bagi  banyak  orang. Semangatnya  begitu luar biasa. Itulah yang patut  disyukuri  dan diteladani dari beliau  ini," tegas  Ompu i Ephorus Pdt. Dr. Robinson Butarbutar.




Pelayan, warga HKBP, masyarakat dan pemerintah Daerah hadir secara  onsite dan online  mengikuti ibadah  pelepasan dan penguburan WTP Simarmata. Penguburan dilakukan di pekuburan  keluarga di Galungan, Simarmata diiringi isak tangis hadirin. (B.TIK)




Pustaka Digital