"Ai gok di Ho do ale Jahowa hatimbulon dohot hagogoon dohot hamuliaon dohot hatongamon dohot pujipujian; gok di Ho tahe nang saluhut na di banua ginjang dohot na di tano on. Gok di Ho do ale Jahowa harajaon, jala dipatimbul Ho diriM di atas ni saluhut na marjujungan.

Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala."

1 Kronika 29 : 11

Memperingati & Menyadari Kematian Yesus untuk Membawa Semangat & Peneguhan Iman Terhadap Sesama Manusia

Jumat Agung (15/4/2022) dirayakan oleh seluruh umat manusia yang beriman kepada Kristus, di seluruh dunia; untuk memperingati Kematian Yesus Kristus dalam rangka pembebasan dan penyelamatan manusia dari dosa.

Pelaksanaan ibadah perayaan Jumat Agung di HKBP Bandar Setia - Resort Medan Timur - Distrik X Medan Aceh berjalan dengan penuh hikmat dengan kehadiran jemaat yang luar biasa, dan Firman TUHAN disampaikan oleh Bapak Pdt. Dr. Benny Hutabarat.

Pdt. Dr. Benny Hutabarat dalam khotbahnya yang diambil dari nats Alkitab Jesaya 52 : 13 - 15, berpesan: melalui kematian Tuhan Yesus, jemaat harus dapat mengambil hikmat dan pembelajaran, yakni menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat yang tetap hidup, jemaat juga harus menyadari kematian Tuhan Yesus adalah untuk menyelamatkan manusia dari dosa, sehingga dengan lahirnya kesadaran tersebut “agar tidak lagi menyalibkan Yesus yang kedua kalinya dengan menciptakan ruang-ruang dosa kepada orang lain, baik itu di dalam rumah tangga, lingkungan dan negara; melainkan untuk melahirkan dan membawa semangat dan peneguhan iman terhadap sesama manusia.”



Dan setelah penyampaian Firman TUHAN, dilaksanakan pelayanan Perjamuan Kudus yang diikuti oleh ratusan jemaat dan seluruh penatua gereja HKBP Bandar Setia. (St. Bonagres Siallagan, S.Si)