"Jadi ro ma hata ni si Samuel tu sandok Israel songon on: Molo tung mulak hamu tu Jahowa sian nasa rohamuna, sai paholang hamu ma angka debata sileban sian tongatongamuna, ro di angka sombaon Astarot, jala marsihohot rohamuna tu Jahowa, jala sasada Ibana oloi hamu, asa dipalua hamu sian tangan ni halak Palistim.

Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: "Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.""

1 Samuel 7 : 3

Panitia Konferensi Perempuan HKBP Tahun 2021 Dilantik


Panitia Konferensi HKBP Tahun 2021 dilantik  Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga di Ruang Oval Kantor Pusat HKBP, Pearaja Tarutung, Tapanuli Utara (10/3). Sebelumnya, Surat Keputusan Ephorus HKBP dibacakan Kabiro Kategorial Perempuan, Biv. Risma Sinaga, M.Hum, Pelantikan dilaksanakan dalam ibadah yang dipimpin oleh Kabiro Ibadah dan Musik, Pdt. Eden Ramses Siahaan, S.Th, MM.

Adapun Panitia Konferensi HKBP yang dilantik adalah sebagai berikut:

Ketua                          : dr. Riana Sibarani

Wakil Ketua                : St. Ev. drg. Riani Samosir

Sekretaris                    : Dra. Lisbeth Malau

Wakil Sekretaris          : Bangun Manurung, S.Pd, MM

Bendahara                   : Pdt. Adventus Lumbantobing, S.Th, M.Si (Bendahara Umum HKBP)

Wakil Bendahara        : Syamsinar Pangaribuan

Kordinator Seksi         :

-            Acara dan Ibadah             : Pdt. Eden Ramses Siahaan, S.Th, MM

-            Persidangan / Tim IT       : Pdt. Dr. Enig S Aritonang

-            Kredensi                           : Pdt. Resmina Sihombing, S.Th

-            Sekretariat                        : Pdt. Nixcon Simanungkalit, M. Ars, M.Th

-            Publikasi                           : Pdt. Fortunate SMM Siagian, S.Th

-            Tim Kreatif                      : Pdt. Toho Sinaga, M.I.Kom

-            Notulis/Perumus               : Pdt. Herwin Simarmata, M.Th

-            Kebersihan/Dekorasi        : Diak. Rita Dewi Sihombing

-            Peralatan/perlengkapan    : Pdt. Freddy Tinambunan, S.Th, MM

-            Konsumsi                         : Pdt. Sondang Napitupulu, M.Th

Ketua Panitia Konferensi Peremmpuan, dr. Riana Sibarani menyebutkan “waktu panitia sangat singkat untuk mempersiapkan konferensi ini. Jika pun demikian sebagai ketua yang dipercayakan Pimpinan HKBP akan bergegas bekerja bersama dengan panitia lainnya dan memberi yang terbaik. Sebagai ketua, saya mengajak seluruh panitia bersatu padu, tetap bekerjasama, jujur, dan semangat dan yang kita lakukan ini adalah untuk gereja dan untuk kemuliaan Tuhan.


Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ompu i Ephorus, Kabiro Kategorial Parompuan dan semua panitia yang hadir. Kemudian, Pdt. Deonal memberi motivasi pada panitia dengan mengutip ungkapan di akhir film spiderman: “With our great power there are great responsibility (dengan kekuatan yang besar ada tanggung jawab besar). Ini tanggung jawab besar, jangan takut, jangan kuatir, Tuhan akan memberikan kekuatan besar kepada kita untuk mengemban tanggung jawab ini. Seperti kata inang ketua, kita harus sukses untuk membantu pimpinan HKBP bergerak dalam arak-arakan transformasi, berdasar Pedoman Pelayanan Parompuan HKBP.” Diharapkan juga, panitia dapat mempersiapkan pra konferensi dengan menstreaming isu-isu perempuan, termasuk kasus-kasus tertentu yang menyangkut perempuan dan anak.


Sedangkan Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar  menyebutkan beberapa hal dalam bimbingan arahannya. Pertama, HKBP merencanakan sesuatu yang luar biasa yaitu melakukan konstitusinya  secara online atau semi virtual. Ini telah dimulai di tahun lalu pada Rapat Bibelvrow HKBP, Rapat Praeses dan  Rapat MPS yang jumlahnya lebih kecil. Sedangkan peserta Konferensi Perempuan HKBP di tahun 2021 ini berjumlah 400 orang. HKBP harus menampakkan dirinya sebagai gereja besar yang berani melakukan suatu proses konstitusional secara semi virtual. Proses ini dapat juga meminimalkan pembiayaan. Kedua, Konferensi ini juga harus digaungkan dengan berbagai media. Jika pun dilakukan secara semi virtual, bukan berarti konferensi ini kecil. Konferensi ini besar, HKBP juga mengundang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, tokoh Perempuan HKBP dan tokoh Gerakan Perempuan Internasional untuk hadir pada konferensi ini.  Ketiga, konferensi perempuan ini harus berjalan dengan lancar dan baik. Maka persiapan panitia dari segi teknis harus matang.  Keempat, Pra-konferensi ini wajib dilakukan oleh panitia.  Maka Tim Perumus telah dapat menayangkan hal-hal yang dilakukan ke depan oleh pengurus konferensi perempuan HKBP terpilih, dua hari setelah konferensi. Rumusan itu diperoleh dari beberapa narasumber pra-konferensi dan saat konferensi berlangsung.

Seusai pemberian kata sambutan dan bimbingan arahan Ompu i Ephorus, dilanjutkan dengan rapat panitia yang dipimpin oleh Ketua Panitia, dr. Riana Sibarani.(B-TIK)



Pustaka Digital