"Minggu Septuagesima
Topik: GABE SIULAHON HATA I (HIDUP BENAR SESUAI DENGAN HUKUM TUHAN)"

Ev: Jakobus 1 : 22-25/Ep: Jesaya 58 : 1-9a

Rapat Virtual Pimpinan Pusat dan Praeses HKBP Bahas Masalah Keuangan Pusat HKBP


Kamis, (11/03), Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST memimpin rapat virtual Pimpinan Pusat dan Praeses HKBP untuk membahas masalah keuangan Pusat HKBP. Rapat virtual ini dimoderasi Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga dan dihadiri Kepala Departemen Diakonia, Pdt. Debora Purada Sinaga, MTh, 25 Praeses, serta diikuti  Kepala Biro Teknologi Informasi dan Komunikasi, Pdt. Fortunate SMM Siagian, S.Th, empat Sekretaris Khusus Pimpinan HKBP dan seorang staf dari Biro TIK. Rapat berlangsung selama dua setengah jam (19.00-21.30 WiB).

Rapat dimulai dengan doa oleh Pdt. Hantus Hutapea, M.Min. Selanjutnya, sebelum pembahasan, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST membuka rapat dan memberi sambutan. Pada sambutannya, Pdt. Victor menyampaikan salam dari Ompu i Ephorus HKBP kepada peserta rapat, dilanjutkan mengarahkan peserta agar fokus pada topik pembahasan sesuai  surat yang diedarkan, yaitu  “Topang Keuangan HKBP.”

Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST menekankan tiga bagian penting dari Topang Keuangan HKBP. Pertama, Dana Pensiun HKBP, dimana HKBP memiliki hutang sebanyak 116 miliar. Ompu i Ephorus telah mengirimkan suratnya tentang gerakan seribu rupiah melunasi Hutang HKBP ke Dana Pensiun HKBP. Sekretaris Jenderal mengajak semua Praeses HKBP mendukung gerakan tersebut. Kedua, keperluan belanja, dana program pusat HKBP di tahun 2021. Ada 640 orang pelayan dan pegawai yang dibelanjai  kantor Pusat HKBP dan biaya belanja untuk ke 640 orang ini berkisar Rp. 3,5 miliar per bulan, jika ditambahkan dengan  biaya perjalanan dan operasinal lainnya, Kantor Pusat HKBP akan mengeluarkan dana sebesar  Rp. 4 miliar. Pdt. Victor menambahkan, “dengan kondisi keuangan HKBP  saat ini, hanya program-program kecil yang dapat dilakukan oleh kantor pusat HKBP.” Ketiga, sentralisasi keuangan HKBP sesuai keputusan Sinode Godang dan Rapat MPS HKBP.

Pada sambutannya, Kepala Departemen Diakonia,  Pdt. Debora Purada Sinaga, MTh memberitahukan Kepala Departemen Marturia tidak dapat mengikuti rapat dikarenakan kesibukan beliau. Kemudian, Pdt. Debora mengapresiasi antusiasme para Praeses HKBP menyikapi kondisi keuangan HKBP saat ini yang berhubungan dengan Dana Pensiun, Belanja Kantor Pusat dan Dana Program HKBP. Pdt. Debora menyebutkan untuk memenuhi kebutuhan keuangan HKBP di masa sulit yang disebabkan pandemi covid-19,  “tidak cukup lagi hanya Pimpinan dan semua Praeses yang memikirkannya, tetapi sudah harus melibatkan warga jemaat HKBP. Gerakan bersama ini telah dimulai Pimpinan HKBP dan akan terus dilanjutkan ke depan demi terpenuhinya kebutuhan dana kantor pusat HKBP.”

Semua praeses yang hadir merespon positif pertemuan virtual yang diinisiasi oleh Pimpinan HKBP, bahkan ada praeses menyebutkan, “sangat baik dilakukan pertemuan demikian sekali sebulan.” Semua praeses yang mengikuti rapat virtual ingin menyampaikan pendapat dan pandangannya tentang “Topang Keuangan HKBP” ini. Tetapi karena keterbatasan waktu, moderator memberi kesempatan ke beberapa praeses untuk menyampaikan pandangannya.

Para praeses yang menyampaikan pendapat dan pandangannya, yaitu Pdt. Gading Simamora, M.Th, Praeses HKBP XXIV Tanah Jawa, Pdt. Abednego Sitompul, M.Th Praeses HKBP XVII IBT, Pdt. Hardi Lumbantobing Praeses HKBP XXV Jambi, Pdt. Bernad Manik, M.Th Praeses HKBP VIII DKI, Pdt. Horas Y.M. Purba, M.Th Praeses HKBP XXIX Deli Serdang, Pdt. Rhein Justin Gultom, S.Th, MA Praeses HKBP Distrik VII Samosir, Pdt. Hantus Hutapea, M.Min Praeses HKBP XXII Riau, Pdt. Sampur Manullang, S.Th Praeses HKBP Distrik VI Dairi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh, Pdt. Nekson Simanjuntak, M.Th Praeses HKBP Distrik XXVIII Deboskab, Pdt. Donda Simanjuntak, S.Th Praeses HKBP Distrik Sibolga-Tapteng-Nias, Pdt. Sarlen Lumbantobing, M.Th Praeses HKBP XXX Riau Pesisir, Pdt. Julson Pasaribu, M.Th Praeses HKBP Distrik IV Toba, Pdt. Renova Sitorus, S.Th Praeses HKBP XX Kepulauan Riau, dan Pdt. Hercules Sihotang, M.Th Praeses HKBP XXIII Binjai-Langkat.

Secara umum pendapat dan pandangan yang disampaikan para praeses memiliki muatan yang hampir sama.  Seluruh praeses menyambut baik kerja keras Ompu i Ephorus HKBP untuk menyelesaikan hutang Dana Pensiun HKBP. Demikian juga surat mengenai gerakan seribu rupiah didukung baik oleh semua praeses. Langkah pertama yang ditetapkan dan dilakukan setiap distrik untuk penyelamatan Dana Pensiun HKBP dimulai  dari pelayan penuh waktu.  Selanjutnya, para praeses menyebutkan untuk mendukung dana belanja dan program pusat telah dimulai dilakukan dengan mengadakan verivikasi keuangan di berbagai resort. Beberapa kendala yang ditemukan di resort-resort akan diselesaikan dan penyetoran pelean II/namarboho yang akan digunakan untuk belanja dan program Kantor Pusat sesegera mungkin disetorkan ke pusat.

Merespon pendapat dan pandangan para praeses, Sekretaris Jenderal berterima kasih atas langkah-langkah yang telah ditetapkan dan dilakukan oleh praeses terkait Dana Pensiun, Dana Belanja dan Dana Porgram Kantor Pusat HKBP di masing-masing distrik.  Sehubungan dengan keputusan Rapat Praeses dan Rapat MPS HKBP tentang Keuangan HKBP yang akuntabel pada bulan Januari 2021 lalu,  Sekretaris Jenderal menjelaskan nomor virtual account  setiap resort telah dikirimkan ke masing-masing distrik dan nomor virtual  ini telah aktif. Kantor pusat HKBP bersegera melakukan sosialisasi dan pelatihan ke bendahara-bendahara resort tentang pengisian nomor virtual account. Pdt. Victor menambahkan lagi, jika ada resort yang  akan mengirimkan setoran ke pusat beberapa hari ke depan, pihak bank, khususnya Bank Mandiri senantiasa bersedia untuk membantu setiap bendahara resort. Kantor Pusat HKBP menawarkan pengisian nomor virtual account pada dua pilihan bank ke masing-masing resort yaitu Bank Mandiri dan BRI.


Terkait dengan Badan Usaha HKBP, Sekretaris Jenderal menyampaikan sesuai hasil diskusi-diskusi Pimpinan HKBP dengan para ahli, Badan-badan Usaha HKBP akan dikelola secara profesional. Sehingga setiap Badan Usaha HKBP dapat membantu operasional dan keuangan pusat HKBP.

Tanggapan Sekretaris Jenderal mengakhiri rapat virtual Pimpinan Pusat dan Praeses HKBP dan ditutup dengan doa yang dibawakan Pdt. Mangido Tua Pandiangan, M.Th, Praeses HKBP Distrik XXVII Borneo.  (FS)