"Nunga mangungkor ahu sahat tu bona ni angka dolok, ransangransang ni tano on pe nunga tarsordak humaliang ahu ro di salelenglelengna. Alai dipanangkok Ho ngolungku sian godung ale Jahowa Debatangku.

Di dasar gunung-gunung, Aku tenggelam ke dasar bumi; pintunya terpalang di belakangku untuk selama-lamanya. Ketika itulah Engkau naikkan nyawaku dari dalam liang kubur, ya TUHAN, Allahku."

Jona 2:7

"Teachable Servant" Bergema di Distrik I Tabagsel-Sumbar


Bukittinggi (7/6/2021), "Pelayan yang tetap terbuka, selalu bersedia belajar, berbuah, dan bertumbuh (Teachable Servant) adalah bentuk transformasi dalam pelayanan di HKBP," terang Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Victor Tinambunan dalam Pembinaan Pelayan Penuh Waktu Distrik I Tabagsel-Sumbar. Seorang pelayan sangat perlu untuk selalu membekali diri dengan membaca buku baik buku teologi maupun buku dari keilmuan lain. 


"Sedikitnya seorang pelayan harus membaca satu buku dalam satu bulan," kata Pdt. Tinambunan menegaskan perlunya para pelayan membekali diri.Pdt. Tinambunan meyakini, pelayanan akan berkembang lebih baik dan kepercayaan warga jemaat akan meningkat apabila para pelayan mau selalu membekali diri, sungguh-sungguh, tulus, dan tidak selalu menuntut. 


Selain dari talenta dan skill, sangat penting meningkatkan karakter seorang pelayanan seperti khotbah Pdt. Dr. J. Warneck yang dikutip oleh Pdt. Tinambunan "Parangenta i do hatorangan ni jamitanta."  Karakter yang baik dari seorang pelayanan sangat penting terutama dalam hal relasi dengan orang lain di ruang publik. Sesi dari Sekretaris Jenderal HKBP dimoderasi oleh Pdt. Marikon Simbolon dalam bagian diskusi. 

Untuk memacu semangat Resort dalam menggunakan fasilitas Virtual Account HKBP di Distrik I Tabagsel-Sumbar, Pdt. Tinambunan bersama Praeses, Pdt. Ebsan Hutabarat memberikan Piagam Penghargaan kepada HKBP Resort Padang Sidempuan sebagai pengguna pertama Virtual Account BRI untuk pengiriman Pelean II/Namarboho. 


Korespondensi: Kantor Sekjend HKBP