"Alai borngin i diida si Paulus di bagasan tondina ma Tuhan i na mandok tu ibana: Unang ma ho mabiar; hatahon ma, unang ma ho mauhom!

Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan kepada Paulus di dalam suatu penglihatan: "Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam!"

Ulaon ni Apostel 18:9

Ephorus Tutup Rapat Praeses HKBP


Rapat Praeses telah berlangsung mulai pagi tadi setelah dibuka resmi oleh Ephorus hingga malam ini. Dalam repat tersebut telah dibahas tentang Pelayanan Pimpinan, Laporan Praeses, Anggaran dan Program tahun 2020, Orientasi Tahun 2020, dan menerima Notulen Rapat Praeses di Bandung, 19-22 Februari 2019) dengan catatan. Ephorus dalam pemaparannya tentang Orientasi Tahun 2020 mengajak seluruh Praeses agar berperan aktif dalam mendukung Orientasi tahun Pekabaran Injil/Zending dengan merivatilasi kembali dan mereposisi Pekabaran Injil. Adapun Tema Tahun 2020 adalah “Reposisi Pekabaran Injil” (Ibrani 1:1-3) dan Subtema: Bagaimana Kita Menyanyikan Nyanyian Tuhan di Negeri  Asing? (Mazmur 137:4) Ephorus menyampaikan rangkaian kegiatan Orientasi Pekabaran Injil/Zending akan diadakan Ibadah Raya (5/1/2020) dan Seminar (6-7/1/2020) di Sipirok, Pesta Sarune dan Pesta Buku Ende dan kegiatan yang lain setelah terlebih dahulu diadakan Ibadah Syukur awal tahun 2020 di Kantor Pust HKBP. Usai pembahasan, maka Ephorus HKBP menutup Rapat Praeses ini.


Usi rapat, acara ditutup dengan Ibadah Penutup yang dipimpin oleh Pdt Jefrin Sipahutar STh dan Doa Syafaat oleh Pdt Hantus Hutapea STh. Dalam kotbahnya yang diambil dari Galatia 5:1-6, Pdt Jefrin Sipahutar menyampaikan bahwa kebebasan adalah bagian yang kita dapat di dalam nama Kristus. Iman itu ada dalam Kristus sendiri. Orang kristen adalah orang yang bebas secara rohani, dari kutuk maut dn kuasa Iblis. Melalui kebebasan yang kita terima kita diantarkan untuk tidak terbawa-bawa dengan keinginan daging, tidak bebas merugikan orang lain, tidak berbuat sesuka-suka kita, tetapi menjadi bagian yang membawa kebebasan itu kepada semua orang agar orang lain juga dapat dibebaskan. Kita akan kembali ke Distrik kita masing-masing, kita diantarkan kepada buah iman kita, membawa dan memampukan pelayanan kita sehingga itu menjadi kemuliaan Tuhan sesuai dengan karakter Kristus. Itulah tandanya kita sudah dimerdekakan oleh Kristus. 

Usai Ibadah penutup, para peserta bersalam-slaaman dan kemudian menikmati hidagan makan malam sebelum kembali ke tempat masing-masing.