"Alai borngin i diida si Paulus di bagasan tondina ma Tuhan i na mandok tu ibana: Unang ma ho mabiar; hatahon ma, unang ma ho mauhom!

Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan kepada Paulus di dalam suatu penglihatan: "Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam!"

Ulaon ni Apostel 18:9

Hendak Sampaikan Tahbisan Kependetaan, Ephorus: Tahaholongima HKBP!


Tim Pemimpin HKBP Pusat Beri Bimbingan Akhir bagi 22 Calon Tahbisan Pendeta di Gedung Raja Pontas (03/04/2021). “Perasaan saya saat ini campur aduh”, sebut Ephorus membuka pembinaan kepada 22 orang calon tahbisan pendeta lulusan sekolah pendeta. Pdt. Dr. Robinson Butarbutar (Ephorus HKBP) yang akan menyampaikan tahbisan kependetaan pada hari Minggu, 04 April 2021 di HKBP Pearaja Tarutung, bersukacita sekaligus bergumul. Bersukacita karena akan bertambah 22 orang pendeta yang akan mempersembahkan hidupnya untuk melayani di HKBP.  Bergumul karena HKBP saat ini mengalami begitu banyak pergumulan dari dalam dan luar dirinya.

Salah satu pergumulan itu, misalnya, dana pensiun yang perlu diselamatkan. Demikian juga kritik keras dari beberapa warga jemaat semakin banyak akhir-akhir ini kepada pendeta HKBP. Warga Jemaat HKBP merindukan sosok pendeta teladan. Ephorus menegaskan, bahwa Pendeta HKBP harus menjadi teladan dalam perkataan, perbuatan, iman dan kasih. Menutup bimbingannya, Ephorus menegaskan, “Tahaholongi ma HKBP. Ndang ise na patoguhon i, ndang ise na mandahubon i. Hita Pandita HKBP do” (Indonesia: cintailah  HKBP. Bukan orang lain yang membangun atau menjatuhkan HKBP, tapi kita pendeta HKBP)

Setelah Ephorus, bimbingan dilanjutkan oleh Kepada Departmen Diakonia, Pdt. Debora Purada Sinaga, M.Th. Beliau menekankan bahwa kependetaan adalah pelayanan, bukan kuasa atau untuk menguasai. Pendeta HKBP harus rendah hati.  Demikian Kepala Departemen Marturia, Pdt. Kardi Simanjuntak S.Th, M.Min, menekankan fungsi penggembalaan yang menjadi tanggungjawab utama dari seorang pendeta, yang didasari oleh Yohanes 21.

Menjadi pribadi yang berintegritas adalah penekanan yang disampaikan oleh Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga. Diakhir oleh Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST menegaskan bahwa pendeta HKBP adalah satu tim pelayanan. Pendeta HKBP juga harus haposan di hepeng (Indonesia: dapat dipercaya dibagian keuangan). “Kami berlima, tim pemimpin HKBP Pusat berkomitmen untuk setia dan dapat dipercaya dalam hal keuangan”, tegas Pdt. Tinambunan. (SKE_JFS)