"Dungi ninna Jahowa ma: “Ingkon bohingKu donganmu mardalan, asa Hutogihon ho tu hasonangan.”

Lalu Ia berfirman: “Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketenteraman kepadamu.”"

Musa 33 : 14

PELATIHAN BUDIDAYA TERNAK PINAHANLOBU (PILO) DI PILO HOUSE HKBP

Pilo House HKBP merupakan wadah yang disediakan oleh HKBP untuk mensejahterakan serta mendidik warga jemaat HKBP khususnya berkaitan dengan peternakan. Pada kesempatan ini, melalui adanya Pilo House HKBP, Departemen Koinonia-Biro Pembinaan bekerja sama dengan United Evangelical Mission (UEM), Bapak Mindo Sianipar, dan Balai Pembibitan Ternak Unggul, Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Siborongborong mengadakan kegiatan Pelatihan Budidaya Ternak Pinahanlobu (Pilo) yang diadakan pada hari Senin-Rabu, 17-19 Oktober 2022.


Kegiatan ini dilaksanakan di Pilo House HKBP, Pohan Tonga, Siborongborong. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 29 orang yang berasal dari gereja HKBP serta gereja-gereja lain yang merupakan anggota dari UEM seperti, Huria Kristen Indonesia (HKI) dan Gereja Kristen Protestan Mentawai (GKPM). 


Pada hari pertama ini, kegiatan dimulai dengan pendaftaran ulang peserta lalu dibuka dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Manatar David Naibaho, S.Th (Pimpinan Jemaat HKBP Sipintupintu Resort Parik Sabungan) dan kegiatan ini dibuka oleh Kepala Biro Pembinaan Pdt. Dr. Enig Sonatha Aritonang. 



Setelah ibadah pembukaan, kata sambutan diberikan oleh Bapak Mindo Sianipar (Anggota DPR RI) yang merupakan pemilik dari tempat yang digunakan oleh Pilo House HKBP saat ini, dilanjutkan oleh perwakilan dari BPTUHPT, dan Kepala Biro Pembinaan Pdt. Dr. Enig Sonatha Aritonang sebagai ketua dari penyelenggara kegiatan ini. Sesi pertama untuk kegiatan pada hari ini diberikan oleh Dr. Parsaoran Silalahi. Beliau adalah seorang dosen yang mengajar di Fakultas Peternakan di Universitas HKBP Nommensen, Medan. Beliau menyampaikan materi mengenai pembuatan kandang ternak yang baik dan sesuai dengan jenis serta kebutuhan dari pinahanlobu, yang ternyata banyak memberikan informasi serta bekal kepada para peserta. Kemudian di sesi yang kedua, disampaikan oleh drh. Nometta Sembiring mengenai kesehatan ternak. Beliau menyampaikan bahwa pinahanlobu memiliki metode merawatnya yang bisa saja berbeda, sesuai dengan jenis dan kebutuhannya. Beliau juga memberikan informasi mengenai penyakit dan kelainan yang bisa saja dimiliki dan dialami oleh pinahanlobu yang dipelihara. Bukan hanya itu, beliau juga memberikan solusi dari penyakit ternak yang ada.



Dengan begitu, para peserta yang memelihara pinahanlobu dapat memeriksa apakah pinahanlobu yang dipelihara dalam keadaan yang sehat atau tidak. Kegiatan hari ini ditutup dengan ibadah malam yang dipimpin oleh Pdt. Lawrence Nadapdap, S.Si (Teol). (Biro pembinaan) 

Pustaka Digital