"Jadi ro ma hata ni si Samuel tu sandok Israel songon on: Molo tung mulak hamu tu Jahowa sian nasa rohamuna, sai paholang hamu ma angka debata sileban sian tongatongamuna, ro di angka sombaon Astarot, jala marsihohot rohamuna tu Jahowa, jala sasada Ibana oloi hamu, asa dipalua hamu sian tangan ni halak Palistim.

Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: "Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.""

1 Samuel 7 : 3

Pembekalan Pemberdayaan Pertanian dan Peternakan HKBP Resort Tanjung, Medan


Sabtu (20/3/21), bertempat di HKBP Tanjung medan dilaksanakan Pemberdayaan Bidang Pertanian dan Peternakan dalam rangka mensukseskan Tahun Pemberdayan HKBP 2021, dimana HKBP Resort Tanjung membentuk beberapa program, salah satunya Perberdayaan Bidang Pertanian. 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pdt. Ebsan B. Hutabarat, M.Th., Praeses HKBP Distrik I Tabagsel – Sumbar. Pdt. Ebsan dalam sambutannya mengucapkan, “Selamat melaksanakan pemberdayaan pertanian dan peternakan, kiranya dengan pemberdayaan ini kita semua yang hadir saat dapat memeroleh lebih banyak pengetahuan pertanian dan peternakan serta mengajak umat senantiasa mau belajar meskipun kepada yang lebih muda sekalipun untuk menemukan inovasi pertanian yang inovatif.”

Diawal kegiatan, Pdt.Rudi M. Simaremare, S.Th., pendeta HKBP Resort Tanjung Medan yang juga memimpin kegiatan pembekalan ini mengucapkan selamat datang kepada para peserta yang mengikuti kegiatan Pemberdayaan Pertanian dan Peternakan ini, Pdt. Rudi berharap dengan kegiatan ini semakin bertambah pengetahuan tentang pertanian dan peternakan sehingga hasil dari bertani dan bertenak ini dapat ditingkatkan ke arah yang lebih baik.

Pembekalan Pertanian dan Peternakan ini dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB, meliputi pembekalan; 1. Cara efektif dan produktif cara bercocok tanam cabai merah, 2. Cara efektif bercocok tanam bawang merah, 3. Cara efektif berternak lele, penyuluhan dan pemasaran, 4. Membangun ekonomi pedesaan dan jejaring. Kegiatan ini diikuti jemaat HKBP se-resort Tanjung Medan, gereja tetangga, serta terbuka juga untuk masyarakat umum. 


Dalam pembakan ini juga diundang narasumber berpengengalaman dibidang masing-masing. Pembekalan budi daya cabai merah di lakukan oleh St. B. W. Situmorang, bercocok tanam bawang merah dipandu oleh Andri dari perusahaan bidang pertanian Panah Merah, pembenihan dan pembesaran lele dipandu oleh Ikatan Pemuda Karya (IPK) Tano Tombangan Hermanto Sianturi, penyalehan dan pemasaran oleh Sahat Tua Sinaga, serta ekonomi kreatif pedesaan dan jejaring (Konteks daerah Tano Tombangan) oleh Edison Rambe, S.E., yang juga anggota Dewan Perwakiran Rakyat Daerah (DPRD) Tapanuli Selatan. Serta dihadiri oleh K. Limbong, M.Pd yang merupakan satu tokoh masyarakat Tano tombangan dan juga kepala sekolah SMK Negeri Tano Tombangan. 


Lebih lanjut, Pdt. Rudi Simaremare memaparkan, “Sejauh mata memandang terlihatlah hamparan sawah nan luas, kehijauannya membangkitkan semangat bagi yang memandangnya, memulihkan dahaga bagi pemiliknya. Tak heran jika kecamatan Tano Tombangan di Tapanuli Selatan ini menjadi daerah lumbung beras. Namun luasnya tak sebanding dengan kesejahteraan ekonomi masyarakatnya, khususnya untuk desa Tanjung Medan, Desa Aek Kahombu. Oleh karena  mayoritas masyaraka adalah petani padi yang sudah bergelut selama ratusan tahun, masyarakat seolah-olah enggan hijrah ke varietas pertanian lainnya. Melihat situasi tersebut, melalui Tahun Pemberdayaan HKBP 2021, HKBP Resort Tanjung Medan kembali memotivasi umat-Nya untuk berani merubah pola dan sistem pertanian selama ini, dari pertanian homogen menjadi pertanian variatif,” tutur Pdt. Rudi Simaremare. (MSL)

Pustaka Digital