"Dungi ninna Jahowa ma: “Ingkon bohingKu donganmu mardalan, asa Hutogihon ho tu hasonangan.”

Lalu Ia berfirman: “Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketenteraman kepadamu.”"

Musa 33 : 14

Press Release Banjir di Parapat : Penyelamatan Hutan dan Lingkungan Hidup di Sekitar Danau Toba


Kamis, (13/5/2021),  sekitar jam 17.00 WIB terjadi banjir bandang di Desa Sualan, Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Banjir bandang menyeret berbagai material ke bahu jalan lintas Sumatera, seperti lumpur, bebatuan dan kayu-kayu. Beberapa jam lalu lintas terganggu, kendaraan tidak dapat melalui bahu jalan yang diselimuti gundukan tanah, bebatuan dan kayu-kayu.

Peristiwa yang demikian bukanlah pertama kalinya, tetapi sudah berungkali terjadi di sekitaran Parapat, daerah Danau Toba. Menurut pengamatan dan penelitian HKBP, peristiwa banjir bandang dan tanah longsor merupakan dampak perambahan hutan yang tidak terkendali di bukit-bukit sekitaran Danau Toba.

Dengan peristiwa banjir bandang yang terjadi kemarin sore, Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar menyerukan kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan swasta, dan masyarakat tentang   Penyelamatan hutan dan lingkungan di sekitar Danau Toba, seperti berikut ini:

Silahkan download file Pdf-nya di sini.




Pustaka Digital