"Alai didok ma tu ibana: Dipalua haporseaonmi do ho, inang! Mardame ma ho laho! Sai malua ma ho sian parniaeanmi!

Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!""

Markus 5 : 34

TOP! MENTERI ATR: DARI SEGI PENGELOLAAN ASET, HKBP TERMASUK YANG TERBAIK

Jakarta, HKBP.or.id - Pimpinan HKBP bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional, Sofyan A. Djalil. Pertemuan ini berlangsung dalam rangka penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak.

"Dari segi pengelolaan dan pendaftaran aset, Gereja HKBP termasuk yang terbaik", sebut Menteri Sofyan mengawali pertemuan tersebut.


Pertemuan formal yang berlangsung ringan dan bersahaja ini, membahas upaya percepatan pengurusan dan pendaftaran (legalisasi) aset HKBP, khususnya tanah.

Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar menyampaikan beberapa sengketa tanah yang sedang dihadapi oleh HKBP, baik di tingkat pusat dan lokal.


Empat Praeses yang hadir, (DKI, Bekasi, Banten dan Deboskab) juga menyampaikan beberapa sengketa tanah yang terjadi di distrik masing-masing.

Selain pentingnya advokasi untuk percepatan, pertemuan ini juga menyepakati pentingnya edukasi oleh pihak kementerian kepada HKBP perihal prosedur pengurusan sertifikat tanah.


Pada pertemuan ini, Ephorus HKBP yang didampingi oleh Sekretaris Jenderal HKBP menyampaikan pentingnya percepatan tersebut untuk memastikan kepemilikan HKBP terhadap aset-asetnya, juga untuk mendukung pelaksanaan sentralisasi keuangan.

Turut hadir dalam pertemuan ini adalah Dr. Ronsen Pasaribu (Anggota Badan Pemulihan Aset), Ev. Anita Gizelle (Ketua Konferensi Perempuan HKBP), Pdt. Janrio F. Siagian (Sekhus Ephorus) dan Pdt. Joseph Butarbutar (Sekdis Banten)


Sementara Menteri Sofyan Djalil didampingi oleh Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Budi Situmorang, yang juga Ketua Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen. (SKE_JFS)