Capping Day STIKes Kesehatan Baru Doloksanggul


Jumat, (26/3/2021) - Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Debora Purada Sinaga, M.Th memberikan renungan di acara ibadah Capping Day T.A 2020-2021 Program Studi D-III Kebidanan dan D-III Keperawatan STIKes Kesehatan Baru Doloksanggul, Bukit Sipalakki. Dalam acara ini, Pimpinan Panti Asuhan Elim HKBP, Pdt. Evelin Sihombing, M.Th, Pdt. Margareth Sianipar, S.Th mendampingi Ribka Rahel Sikettang menerima pemasangan cap setelah belajar satu semester. Ribka merupakan seorang mahasiswi yang dahulu pernah menetap di Panti Asuhan Elim HKBP. 


Dalam khotbahnya, Pdt. Debora Purada Sinaga mengungkapkan bahwa, "Tuhan yang memilih mahasiswa STIKes Kesehatan Baru Dolok Sanggul untuk ditetapkan setelah tamat belajar nanti pergi mencari jiwa-jiwa yang sakit dan orang dalam ketakutan menghadapi kematian karena sakitnya, bukan fokus hanya mencari untung tetapi hendaknya dengan ketulusan hati melayani masyarakat. Lewat Capping Day, Tuhan memilih dan menetapkan untuk menghasilkan buah yang baik dan bertahan lama."


Mahasiswa  T.A 2020-2021 berjumlah 15 orang dijurusan kebidanan dan 20 orang di jurusan keperawatan. Salah satu mahasiswi itu ialah Ribka Sikettang. Ribka merupakan seorang putri kelahiran Panggegean, Pakpak Barat, 8 Januari 2021 yang merupakan anak dari Lukkius Sikettang dan Rosma Bancin yang tinggal Aceh.  Ribka merupakan anak kedua dari 4 bersaudara dan pernah diasuh di Panti Asuhan Elim HKBP sejak tahun 2008 - 2020, tepat ketika berusia 7 tahun. 


Atas cita-citanya ingin bersekolah di STIKes Keperawatan, Ribka Sikettang menyampaikan kerinduannya itu kepada Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Debora Purada Sinaga. Atas keinginannya itu, Kepala Departemen Diakonia HKBP mengupayakan beasiswa untuk Ribka agar dapat menempuh pendidikan sekolah tinggi. Lama waktu berselang, Ribka telah menjalani kuliah selama satu semester dan pada acara Capping Day hari ini, Kadep Diakonia, Pdt. Debora turut berbangga hati dan bersukacita atas prestasi Ribka sebagai siswi terbaik ketiga di program Studi D-III Keperawatan Angkatan ke-19.


Memotivasi lewat kata sambutan mewakili keseluruhan orang tua mahasiswa, W. Saragih mengharap kepada seluruh mahasiswa agar belajar dengan baik dan sungguh-sungguh, serta untuk tidak berputus asa. "Jangan merasa minder karena bersekolah di desa, kualitas kebaikan seorang mahasiswa ditentukan oleh diri sendiri," tegas W. Saragih. Selain itu, Ketua Yayasan STIKes, DR. Drs. Pantas H. Silaban, MBA., dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa, "Syarat utama mahasiswa dididik ialah untuk  belajar sedekat-dekatnya kepada Tuhan. Apa yang dilakukan pada masa muda, itu akan menentukan masa tua seseorang. Maka hendaklah ditanamkan semangat untuk tetap menjadi bermakna dalam kehidupan sejak usia muda."


STIKes Kesehatan Baru Doloksanggul, Bukit Sipalakki  merupakan salah satu sekolah kesehatan yang memiliki keunggulan mendidik mahasiswanya untuk siap menjadi tenaga profesional di dunia kerja. Dan atas program Indonesia - Jepang Economic Partnership Agreement, sekolah tinggi ini telah memberangkatkan tiga orang mahasiswanya bekerja di Jepang dan pada bulan Mei 2021 mendatang akan kembali memberangkat dua orang lainnya ke Jepang. (SKD_DAT)